Real Madrid kembali meraih kemenangan di laga lanjutan La Liga Spanyol. Kali ini menghadapi Leganes, Los Blancos menang dengan skor akhir 4-1.
Dalam laga yang dihelat di Santiago Bernabeu, Minggu (2/9/2018) dinihari WIB, Real Madrid bermain dengan kekuatan terbagusnya. Manajer Julen Lopetegui untuk perdana kali di musim ini menurunkan kiper barunya, Thibaut Courtois, menjadi kiper utama di laga ini. Gareth Bale membawa El Real unggul lebih dulu pada menit ke-17. Akan tetapi, Leganes bisa menyamakan kedudukan lewat penalti Guido Carrillo. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Madrid bermain lebih efektiv di paruh kedua dengan menciptakan tiga gol tambahan. Karim Benzema dua kali merobek jala Leganes, sedangkan gol terakhir dicetak oleh Sergio Ramos lewat sebuah penalti. Berkat kemenangan ini membawa Los Blancos memuncaki klasemen sementara La Liga Spanyol dengan mengoleksi sembilan angka. Akan tetapi, mereka masih saja bisa digusur lantaran Barcelona belum bermain. Sedangkan Leganes berada di peringkat ke-19 klasemen usai kalah dua kali dan satu kali bermain seri.
Kronologi Laga
Pertandingan baru berlangsung lima menit kala Madrid memperoleh kans perdananya. Marco Asensio melakukan operan jitu kepada Marcelo, tapi tendangan pemain internasional Brasil itu masih belum tepat ke arah gawang. Usai beberapa kali kans disiakan, Madrid pada akhrinya bisa merobek jala Leganes pada menit ke-17.
Bale mengantarkan Madrid unggul lewat tembakan voli dari dalam kotak penalti hasil operan dari Carvajal. Namun keunggulan itu cuma bertahan tujuh menit. Wasit memberikan hadiah penalti kepada Leganes usai menilai Casemiro melakukan pelanggaran terhadap Eraso di dalam kotak penalti. Guido Carriollo yang ke depan menjadi algojo dan menjalani tugasnya dengan baik. Skor berubah menjadi 1-1 untuk kedua tim.
Sebelum paruh perdana selesai, Benzema hampir mencetak gol untuk Madrid. Memanfaatkan operan yang datang dari Bale, tendangan Benzema diantisipasi oleh penjaga gawang Cuellar dengan bagus. Madrid lantas tampil menekan di awal paruh kedua. Pertandingan baru berlangsung tiga menit mereka telah memimpin kembali lewat gol yang dilesakkan oleh Benzema. Gol sundulan Benzema sempat dianggap tidak sah oleh wasit lantaran dinilai terjadi pelanggaran penyerang asal Prancis itu kala berebut bola dengan pemain tim tamu. Akan tetapi, usai melihat tayangan ulang di VAR, wasit menilai gol itu sah.
Tidak perlu waktu lama untuk Benzema kembali mencatatkan namanya di papan skor. Pada menit ke-61, dia melakukan tembakan mendatar yang tepat ke arah jala Leganes. Gol tersebut lahir usai dia bekerja sama dengan baik bersama Luka Modric. Skor berubah menjadi 3-1 untuk keunggulan tim tuan rumah atas tim tamu.
Empat menit kemudian, Madrid mendapatkan hadiah penalti usai wasit menilai pemain Leganes melakukan pelanggaran terhadap Assensio di dalam kotak penalti. Sergio Ramos yang ke depan menjadi eksekusi dan menjalankan tugasnya dengan oke usai Cristiano Ronaldo hengkang. Madrid pun kini unggul jadi 4-1.
Setelah itu Madrid memiliki beberapa kans lagi untuk menambahkan keunggulannya di sisa waktu babak kedua ini. Namun upaya atau kans yang dimiliki tim tuan rumah tidak bisa dimanfaatkan menjadi gol. Hingga peluit panjang ditiupkan wasit tanda berakhirnya laga, skor tetap 4-1 untuk kemenangan Madrid atas Leganes.
Di laga lainnya, Atletico Madrid menelan pil pahit kala brtanding ke kandang Celta Vigo di giornada ketiga La Liga Spanyol. Atletico takluk 0-2 dari tim tuan rumah. Dari laga yang berlangsung di Abanca-Balaidos, Sabtu (1/9/2018) malam WIB, kedua tim tampil cukup imbang di paruh perdana dan sama-sama memiliki kans yang hampir sama. Alhasil, skor masih 0-0 bertahan hingga turun minum. Atletico sempat memperoleh kans terbagus melalui tendangan Antoine Griezmann, namun usahanya masih melenceng dari jala Celta.
Kans itu diawali dari kesalahan Stanislav Lobotka sampai Celta kehilangan bola di barisan pertahanannya. Diego Costa lalu memberikan umpan ke Griezmann yang melanjutkan dengan tendangan kaki kiri. Tapi tendangan striker asal Prancis itu masih belum tepat ke arah jala. Menginjak paruh kedua, Celta mencoba tampil lebih terbuka dan menekan. Alhasil, mereka bisa memanfaatkan kans yang diperoleh dengan bagus. Celta memecah kebuntuannya pada menit ke-46 melalui tendangan Maxi Gomez.
Gol Celta ini diawali dari kesalahan Diego Godin yang kehilangan bola di barisan belakang Atletico. Bola lalu didapatkan Maxi Gomez yang lantas membawa bola sampai ke dalam kotak terlarang. Dia lalu melakukan tendangan untuk mengalahkan Jan Oblak. 1-0 untuk keunggulan tim tuan rumah atas Atletico.
Di menit ke-52, Celta menambahkan keunggulannya menjadi 2-0 atas Atletico. Gomez memperoleh ruang lewat sisi kanan dan lalu melakukan operan silang yang lantas ditanduk oleh Iago Aspas. Usaha Atletico untuk mengejar gol ketertinggalannya menerima pukulan pada menit ke-70. Stefan Savic menerima kartu kuning kedua dari wasit usai melakukan pelanggaran terhadap pemain lawan.
Dengan unggul jumlah pemain, Celta lebih mudah membongkar pertahanan Atletico. Bahkan di menit ke-72, tim tuan rumah sempat menciptakan gol usai Cabral melanjutkan tembakan bebas Mallo. Akan tetapi, gol itu dianggap tidak sah lantaran dia terlebih dulu dalam perangkap offside.
Atletico yang kehilangan satu pemain tetap tampil menekan untuk mencari gol ketertinggalannya, tapi upaya mereka gagal. Usai laga ini, skor tetap 2-0 untuk kemenangan Celta atas Atletico. Untuk Celta, kemenangan ini untuk sementara membawa mereka ke pucuk klasemen sementara La Liga Spanyol dengan mengoleksi tujuh angka. Sedangkan Atletico berada di peringkat kesepuluh klasemen dengan raihan empat angka. (As)

