Real Madrid tampil sebagai juara Liga Champions 2017/2018, usai berhasil mengalahkan Liverpool dengan skor akhir 3-1 di partai final.
Dalam laga yang dilangsungkan di NSC Olimpiyskiy Stadium, Kiev, Minggu (27/5/2018) dini hari WIB tadi, kedudukan masih imbang 0-0 kala paruh perdana berakhir. Real Madrid memimpin terlebih dulu di babak kedua usai Karim Benzema merobek jala Liverpool yang memaksimalkan blunder Loris Karius pada menit ke-51. Sadio Mane mencetak gol untuk membawa Liverpool menyamakan kedudukan empat menit kemudian. Namun Los Blancos bisa kembali unggul di menit ke-64 lewat tendangan salto Gareth Bale. Di menit-menit akhir, Bale kembali mencetak gol keduanya dan sekaligus memastikan kemenangan El Real menjadi 3-1 atas Liverpool. Dengan begitu, Madrid pun meraih trofi juara Liga Champions untuk ketiga kalinya didapatkan secara berturut-turut.
Seperti yang sudah dikatakan di atas itu bahwa paruh perdana di laga ini keduanya bermain imbang 0-0. Namun Liverpool kehilangan pemain pilarnya di babak pertama usai Mohamed Salah mendapatkan cedera, yang tidak dapat meneruskan laga dan Adam Llalana tampil sebagai pemain pengganti. Gawang Liverpool nyaris kebobolan. Pemain Liverpool Adam Lallana terjatuh kala mengamankan bola di menit ke-48, Isco dapat melepaskan tembakan namun masih mengenai mistar gawang. Karim Benzema membawa Madrid unggul 1-0 atas Liverpool di menit ke-51. Satu operan panjang ke arah Benzema yang dapat ditangkap oleh Karius. Tapi penjaga gawang asal Jerman itu melakukan operan dengan melempar bola ke arah pemain belakang, namun bola dapat dihadang Benzema dan si kulit bundar masuk ke dalam gawang Liverpool. Gol tersebut sempat menerima protes dari pemain-pemain Liverpool, namun wasit yang memimpin jalannya laga itu menilai sah.
Para fans Liverpool bertepuk tangan pada menit ke-55 setelah melihat Sadio Mane mencetak gol ke dalam gawang Madrid. Diawali dari sepak pojok, tandukan Virgil Van Dijk dapat dilanjutkan oleh pemain internasional Senegal itu masuk ke dalam jala dari dalam kotak. Skor kini berubah menjadi 1-1 untuk kedua tim. Karius berhasil menyelamatkan gawangnya dari kebobolan di menit ke-61. Sepakan Isco dari dalam kotak bisa dihalaunya sampai hanya memberikan sepak pojok untuk Madrid. Namun tiga menit kemudian, Madrid bisa kembali unggul jadi 2-1 atas Liverpool. Kali ini giliran Gareth Bale yang mencatatkan namanya di papan skor usai tembakan saltonya tidak bisa ditepis oleh Karius. Gol kedua ini berkat operan silang dari Marcelo, sementara Bale baru bertanding selama tiga menit setelah mengisi posisi Isco yang ditarik keluar dari lapangan.
Liverpool nyaris bisa kembali bikin skor jadi imbang andaikan tendangan Mane dari luar kotak penalti pada menit ke-69 tidak mengenai tiang kanan jala Madrid. Andrew Robertson melakukan tekelan krusial untuk Liverpool pada menit ke-74. Dia berhasil menghadang kans bagus Cristiano Ronaldo yang telah siap melepaskan tembakan di muka jala Liverpool. Lagi, Karius menyelamatkan gawangnya dari ancaman Madrid pada menit ke-81. Bale melakukan operan manis ke sisi kanan kotak terlarang Liverpool, yang diterima dengan tendangan kaki kanan Benzema. Karius dengan tepat menghadangnya. Madrid memantapkan kemenangannya pada menit ke-83. Karius salah mengamankan tembakan Bale dari luar kotak penalti. Bolanya lolos dari tangkapan sampai bola masuk ke dalam jala Liverpool. Skor kini berubah menjadi 3-1 untuk keunggulan Madrid.
Liverpool yang kini tertinggal dua gol tidak pasrah begitu saja. Mereka terus mencoba bermain menekan dan menyerang. Tapi pertahanan Madrid yang cukup rapat bikin Liverpool kesulitan menciptakan kans bagus. Ronaldo sempat mendapatkan kans emas pada menit menit akhir. Namun itu semuanya sia-sia, usai ada seorang pitch invader, sampai pertandingan dihentikan. Tidak lama itu, laga berakhir. Trofi Liga Champions 2017/2018 pun diraih Madrid, yang mana sudah didapatkannya di dua musim terakhir, alias hat-trick yang merupakan gelar ketiga kalinya didapatkan secara beruntun. Usai laga ini, Zinedine Zidane selaku pelatih Real Madrid mengaku sangat senang dan puas melihat performa timnya dan juga berhasil meraih kesuksesan di Eropa. “Saya tentu merasa sangat, sangat bahagia dan gembira usai kami berhasil mempertahankan gelar Liga Champions,” senang Zidane di website resmi klub.
“Seperti yang anda tahu bahwa tidak akan mudah untuk klub mana pun dalam meraih gelar juara Liga Champions secara beruntun sebanyak tiga kali, karena banyak tim-tim lain yang ikut bertanding sudah pasti tim yang sulit dikalahkan. Namun kami bisa melakukannya dengan baik dan kami jelas sangat puas dengan kinerja kami. Saya pikir para pemain kami memang layak mendapatkan tambahan kredit dari pihak klub, lantaran mereka sudah bermain dengan sebaik-baiknya dan menjalani tugasnya dengan oke. Prestasi kami di musim 2017/2018 bisa dikatakan sangat mantap dan mulus. Kami senang dan bangga serta bahagia bisa menghibur para fans dengan juara Liga Champions,”tambahnya.
Di samping ini ada tambahan hasil partai lainnya, Fulham mendapatkan tiket pamungkas untuk berlaga di Liga Primer Inggris pada musim 2018/2019. Mereka berhasil meraih kemenangan 1-0 atas Aston Villa di final play-off Championship. Aston dan Fulham melakoni final play-off di Wembley, Sabtu (26/5) malam WIB kemarin. Kedua tim bersaing untuk memperebutkan satu tiket bermain di Premier League, usai dua tiket lainnya sudah didapatkan oleh Cardiff City dan Wolverhampton Wanderers. Laga berlangsung sengit dengan ball possession yang hampir imbang, Fulham 51 persen, sedangkan Aston 49 persen. Mengenai jumlah tendangan, Aston melepaskan 12 tembakan dan dua di antaranya mengarah ke sasaran. Sedangkan Fulham memiliki 15 tendangan dengan tiga di antaranya mengarah ke gawang.
Di sepanjang pertandingan ini, hanya tercipta satu gol saja. Gol itu dilesakkan Fulham pada menit ke-23 melalui aksi Tom Cairney. Kesalahan barisan belakang Aston bikin gawangnya kebobolan. Pemain-pemain Aston gagal mengamankan pergerakan Cairney di kanan. Cairney terlepsa dari kawalan untuk menyambut operan jitu dari Ryan Sessegnon. Cairney mengakhiri kansnya di kesempatan perdana dengan tendangan kaki kiri yang tepat ke arah gawang tanpa bisa ditepis kiper Aston Villa itu. Kedudukan 1-0 ini bertahan hingga laga selesai. Melalui hasil akhir ini. Fulham meraih tiket terakhir untuk bermain di Liga Primer Inggris musim depan. (As)

