Tampil dominasi dan memiliki sejumlah kans, Real Madrid harus mengakhiri pertandingan dengan kekalahan 0-1 dari Villarreal di lanjutan La Liga Spanyol.
Dalam laga yang dilangsungkan di Santiago Bernabeu, Sabtu (13/1/2017) malam WIB, Real Madrid yang bermain di depan pendukungnya sendiri punya sejumlah kans di sepanjang laga ini. Namun semua usaha serangan yang dilakukan Los Blancos, jumlah bikin delapan on target, tidak ada yang menemui sasaran.
Kala serangan yang dilakukan Madrid selalu dapat diredam oleh para pemain Villarreal, El Real justru dikejutkan lewat counter attack dari Villarreal. Sekitar tiga menit sebelum pertandingan selesai, jala Madrid dirobek oleh Pablo Fornals. Di sisa waktu babak kedua ini, pasukan Zinedine Zidane itu lantas tampil menyerang dan terus menekan pertahanan Villarreal, tapi mereka tetap gagal menciptakan gol penyama.
Dari hasil akhir 0-1 di laga ini maka menambah torehan kurang oke Madrid lantaran mereka sudah tidak menang di tiga laga pamungkas La Liga Spanyol. Tren ini diawali dari kala Madrid dikalahkan Barcelona pada 23 Desember dan diteruskan dengan hasil seri 2-2 kala bertandang ke markas Celta Vigo.
Ini sebagai kekalahan keempat yang didapatkan Madrid pada musim ini, yang jelasnya bikin mereka kian terpaut dari Barcelona yang di posisi pertama klasemen sementara La Liga Spanyol. Madrid sekarang ini berada di peringkat keempat klasemen dengan raihan 32 angka, sedangkan Los Cules berada di puncak klasemen dengan koleksi 48 angka.
Kronologi Laga
Madrid lantas bermain menekan di awal menit babak pertama. Serangan demi serangan yang dilakukan Madrid menemui sasaran kala Gareth Bale menyundul bola dari dalam kotak penalti di menit ke-14. Akan tetapi, wasit lantas menganulir gol itu lantaran Bale dinilai lebih dulu dalam posisi offside kala menanduk bola yang diberikan dari Cristiano Ronaldo.
Tidak hingga lima menit berselang, kans lain diperoleh Madrid. Kali ini lewat Marcelo yang tendangannya masih bisa dihadang oleh penjaga gawang Villarreal, Sergio Asenjo. Madrid mendapatkan hadiah tendangan bebas. Ronaldo yang maju mengeksekusi tendangan bebas itu dan tembakannya tepat ke arah gawang tapi bola masih mengenai mistar jala.
Kans bagus lain dimiliki Ronaldo di menit ke-30. Operan yang dilakukan Luka Modric masuk ke pertahanan Villarreal dan hingga ke kaki Ronaldo. Ronaldo langsung membawa bola ke dalam kotak terlarang dan bertemu dengan penjaga gawang. Dalam posisi satu lawan satu tidak menemui sasaran lantaran bola yang coba disepak Ronaldo masih melenceng dari gawang. Ronaldo pun terlihat frustrasi dengan kans yang diperolehnya tidak menjadikan gol.
Satu menit berselang, Ronaldo kembali menyiakan kans, kali ini tendangan yang dilakukannya masih melebar dari jala Villarreal. Madrid sempat memprotes kepada wasit untuk meminta penalti pada menit ke-35 kala melihat Gonzalez menyentuh bola memakai tangannya kala coba menghadang bola hasil umpan. Akan tetapi, wasit tak menggubrisnya dan laga diteruskan.
Sebelum paruh perdana selesai, tim tuan rumah kembali memperoleh kans lagi lewat Ronaldo. Kali ini peluang berawal dari operan yang dilakukan Isco ke arah tiang jauh. Ronaldo yang berdiri di sana bisa mengirim bola ke sasaran. Namun satu kali lagi gol tak tercipta lantaran Asenjo bisa menghadangnya untuk mengamankan gawang Villarreal dari kebobolan. Skor masih 0-0 bertahan hingga turun minum.
Villarreal coba bangkit begitu babak kedua dimulai. Setidaknya ada dua tendangan mereka lakukan dari kurun empat menit, yang perdana lewat Pablo Fornals dan diteruskan oleh Denis Cheryshev. Namun keduanya belum bisa merobek gawang Madrid yang dikawal oleh Keylor Navas.
Belum bisa merobek jala Villarreal, para pemain Madrid terlihat sedikit kecewa. Ini membuat satu kartu kuning yang didapatkan Carvajal pada menit ke-58. Bahkan Zinedine Zidane selaku pelatih Real Madrid pun mencoba melakukan pergantian pemain untuk mencari gol keunggulannya. Zidane memainkan Marco Asensio dan Lucas Vazquez untuk menggantikan Gareth Bale dan Isco.
Tapi perubahan itu belum bisa menemui sasaran. Pertahanan Villarreal yang begitu ketat, bikin para pemain Madrid gagal mencetak gol. Malah gawang Madrid kebobolan, yang berawal dari menit ke-86 kala tim tuan rumah memperoleh sepak pojok. Dari situasi itu, Villarreal melancarkan counter attack.
Menyisir lapangan sembari menggiring bola dari sisi kiri lapangan, Cherysev langsung memberikan umpan kepada Unal yang masuk dari tengah. Tendangan Unals sempat dihadang oleh Navas, namun bola muntah mengarah ke kaki Fornals. Lihai melihat Navas telah tak berdiri di posisi yang bagus, Fornals mencungkil si kulit bundar melewati Navas dan masuk ke dalam jala. Villarreal unggul 1-0 atas Madrid.
Madrid yang tertinggal satu gol lantas bermain menekan dan terus menyerang. Tapi hingga peluit panjang ditiupkan wasit tanda berakhirnya laga, Madrid tetap gagal menciptakan gol balasan. Pertandingan pun selesai dengan skor 0-1 untuk kemenangan Villarreal.
Di laga lainnya, Atletico Madrid meraih kemenangan kala bertandang ke markas Eibar di laga lanjutan Liga Spanyol. Atletico menang 1-0 berkat gol tunggal Kevin Gameiro. Bertanding diĀ Estadio Municipal de Ipurua, Minggu (14/1/2018) dini hari WIB tadi, Atletico tampil menyerang. Kans perdana diperoleh Koke di menit ke-11, yang tembakannya meneruskan operan Sime Versaljko masih melayang.
Atletico membuka keunggulannya pada menit ke-27 melalui serangan cepat. Antoine Griezmann lolos dari perangkap offside dan melakukan operan kepada Gameiro yang tidak terjaga. Gameiro dengan santai mengalahkan penjaga gawang. Skor 1-0 untuk keunggulan Atletico atas Eibar yang sekaligus bertahan sampai babak pertama selesai.
Di paruh kedua, Eibar meningkatkan serangannya. Tandukan Enrich hampir menyamakan kedudukan setelah mengenai Diego Godin. Namun Jan Oblak dengan sigap mengamankan bola. Lewat counter attack, Atletico gantian menyerang. Tendangan Griezmann meneruskan operan Yannick Carrasco diredam oleh Marko Dmitrovic.
Eibar nyaris mencetak gol balasan pada menit akhir, kala tandukan Kike Garcia masih sedikit melebar. Kemudian tendangan Enrich dari dalam kotak mengenai Augusto Fernandez dan sempat mengklaim penalti, namun wasit menilai tidak ada handball dan laga diteruskan. Hingga laga selesai, skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan Atletico.
Dengan kemenangan ini mengantarkan Atletico kini memiliki 42 angka dalam 19 pertandingannya dengan menduduki peringkat kedua. Mereka terpaut enam angka dari Barelona yang baru tampil 18 laga. Sedangkan Eibar di peringkat ketujuh dengan raihan 27 poin. (As)

