Sempat tertinggal dua gol, Prancis akhirnya bisa menyamakan kedudukan jadi 2-2 dari Islandia di laga uji coba yang dilangsungkan di Stade du Roudourou.
Menjalani pertandingan persahabatan di Stade du Roudourou, Jumat (12/10) dinihari WIB tadi. Prancis hampir menurunkan semua pemain pilarnya menjadi pemain utama, namun saja Mbappe dijadikan pemain pelapis kedua.
Islandia tampil bikin kejutan untuk Prancis dengan gol Birkir Bjarnasson pada menit ke-30, keunggulan 1-0 itu bertahan hingga babak pertama selesai. Di babak kedua, jala Prancis kembali bergetar untuk kedua kalinya. Kali ini giliran Kari Arnason yang membobolnya pada menit ke-58.
Prancis baru bisa membalasnya di lima menit pamungkas waktu normal. Prancis mendapatkan keuntungan lewat gol bunuh diri Holmar Eyholfsson sebelum bikin pertandingan skor imbang setelah Mbappe menciptakan gol lewat penalti.
Kronologi Laga
Paruh perdana berlangsung, Prancis lantas mengendalikan permainan. Mereka benar-benar tampil menekan pertahanan Islandia. Akan tetapi, Islandia terlihat telah siaga untuk menghadang segala ancaman dari Prancis. Mereka terlihat tampil bagus dalam bermain berahan. Bahkan kesempatan perdana tiba untuk Islandia pada menit keenam.
Arnor Ingvi Traustason memperoleh kans lewat counter attack. Namun tendangan si pemain masih dapat dihalau oleh Hugo Lloris.
Prancis mencoba melancarkan serangannya lewat beberapa pemainnya seperti Olivier Giroud dan Paul Pogba, namun usaha dari pemain-pemain itu masih bisa dihadang oleh pemain Islandia.
Prancis tertinggal lebih dulu pada menit ke-30. Diawali dari aksi Alfred Finnbogason dari kaki Presnel Kimpembe, si pemain masuk lewat sisi kanan lalu bikin operan datar ke Birkir Bjarnason.
Pemain yang muncul dari barisan kedua itu lantas bikin tendangan keras tepat ke pojok kiri bawah dan merobek jala Lloris. Islandia memimpin 1-0.
Prancis tetap mengendalikan permainan, namun mereka masih terlihat sulit menembus dinding pertahanan Islandia yang bermain cukup disiplin. Skor 1-0 untuk keunggulan Islandia bertahan hingga paruh perdana selesai.
Prancis lantas tampil lebih menekan di paruh kedua. Mereka tidak ingin terlalu lama terpaut. Di menit ke-55, Antoine Griezmann memperoleh kans. Namun sundulannya masih dapat diamankan dengan baik oleh Hannes Thor Halldorsson.
Tiga menit berselang, gawang Prancis kembali bergetar untuk kedua kalinya. Kali ini gol diawali dari sepak pojok yang diambil Gylfi Sigurdsson, Kari Arnason meneruskannya dengan tandukan untuk membawa Islandia unggul jadi 2-0.
Tertinggal dua gol, Prancis melakukan pergantian pemain dengan memainkan Kylian Mbappe untuk menambah daya serang di menit ke-60. Hasilnya sangat oke dan tercipta pada menit ke-86, diawali dari tendangan Mbappe, Halldorsson tidak bisa mengamankan bola dengan bagus, sampai boal mengarah Holmar Oern Eyjolfsson lalu masuk ke dalam jala timnya sendiri. Kedudukan jadi 2-1.
Empat menit berselang, Prancis memperoleh hadiah penalti lantaran Kolbeinn Sigthorsson melakukan handball di dalam kotak penalti. Mbappe yang maju ke depan menjadi algojo dan berhasil menjalani tugasnya dengan baik. Skor berubah menjadi 2-2 yang sekaligus bertahan hingga laga selesai.
Di laga lainnya, Spanyol meraih kemenangan telak 4-1 atas Wales di laga persahabatan. Bermain di Stadion Principality, Spanyol tecatat tampil dominasi jalannya laga dan memiliki kans banyak untuk cepat gol dan bahkan sudah memimpin empat gol lebih dulu. Dua gol La Furia Roja diciptakan oleh Paco Alcacer, kemudian masing-masing satu gol lewat Sergio Ramos dan Marc Bartra.
Sementara itu Wales mencetak gol hiburan pada menit akhir melalui Sam Vokes. Dalam laga berlangsung ini, Spanyol memecah kebuntuannya pada menit kedelapan. Tendangan Jose Gaya membentur Saul, bola muntah dilanjutkan Alcacer dengan tembakan melengkung dari jarak dekat yang mengarah ke sudut atas jala Wales.
Cuma 11 menit berselang, jala Wales kembali kebobolan untuk kedua kalinya. Berawal dari sepak bebas Spanyol yang diambil oleh Suso, bola disundul Ramos ke tiang jauh yang tak bisa diamankan oleh Wayne Hennessey. Spanyol unggul jadi 2-0.
Alcacer ikut mencatatkan namanya di papan skor sebelum laga berlangsung 30 menit dan sekaligus menambahkan keunggulan Spanyol jadi 3-0 atas Wales. Gol ini berawal dari perebutan duel udara di dalam kotak telarang, bola yang mengarah kepada Alcacer dituntaskan dengan tendangan kaki kanan. Usai itu tidak ada gol tercipta di sisa waktu babak pertama.
Di babak kedua, Bartra yang masuk sebagai pemain pengganti menciptakan gol keempat Spanyol pada menit ke-79 dan sekaligus mengubah kedudukan jadi 4-0 atas Wales. Lewat tendangan sudut Suso, Bartra menerima bola dengan tandukan yang lebih dulu membentur tiang dekat sebelum masuk ke dalam jala Wales.
Sepuluh menit berselang, Wales memperoleh gol hiburan. Wales sukses mendapatkan bola dari area lapangan tengah untuk melancarkan counter attack lewat sisi kanan. Operan dari David Brooks disundul Sam Vokes untuk mengalahkan penjaga gawang pengganti Kepa Arrizabalaga. (As)

