Prancis melaju ke final EURO 2016, usai sukses mengalahkan Jerman dengan skor 2-0 di babak semifinal. Dua gol Les Blues diborong oleh Antoine Griezmann.
Prancis mendapatkan tekanan dari Jerman di paruh perdana, namun mereka lalu memimpin di menit-menit akhir paruh perdana melalui sebuah penalti Griezmann. Usai itu, jalannya laga bertolak belakang.
Memasuki paruh kedua, Les Blues bermain lebih efektiv. Upaya mereka lalu diberikan dengan gol kedua yang berawal dari kesalahan bek Jerman. Dan gawang Manuel Neuer kembali dirobek oleh Griezmann.
Jerman sendiri sulit untuk menembus dinding pertahanan Prancis yang sangat rapat. Tapi ada beberapa kans dari Jerman juga bisa diredam oleh penjaga gawang Prancis, Hugo Lloris.
Prancis pun melangkah ke puncak untuk berhadapan dengan Portugal. Pertandingan final akan dilangsungkan pada hari Senin (11/7/2016) dinihhari WIB tadi yang berlangsung di Stadion Stade de France, Saint-Denis.
Kronologi Laga
Seperti yang sudah dikatakan di atas ini, laga ini digelar di Stadion Stade Velodrome, Marseille, Jumat (8/7) dinihari WIB tadi, berlangsung sengit dan menarik. Baik Prancis ataupun Jerman sama-sama bermain cepat dan menyerang. Prancis mengandalkan kelihaiannya seperti Dimitri Payet dan Antoine Griezmann, sempat punya beberapa kans bagus untuk merobek jala Jerman.
Kala laga baru berjalan lima menit di awal babak pertama, Prancis mendapatkan peluang bagus lewat aksi Griezmann. Di sisi kiri, Griezmann yang menerima umpan dari rekannya kemudian melepaskan tendangan dari dalam kotak penalti yang masih dapat dihadang oleh penjaga gawang Jerman, Manuel Neuer.
Namun usai itu Jerman benar-benar menekan pertahanan Prancis. Pemain-pemain Jerman terlihat berada di tengah lapangan, bahkan Jerome Boateng yang bermain sebagai bek tengah ikut memberikan tekanan ke pertahanan tim tuan rumah.
Beberapa kali Jerman sempat merepotkan pertahanan Prancis. Jerman melakukan tekanan lewat di berbagai arah seperti kiri, kanan dan tengah. Ini yang membuat para pemain Prancis bermain bertahan, bahkan strikernya pun hampir ikut turun membantu pertahanan tim.
Jerman memperoleh kans melalui upaya Thomas Mueller di menit ke-12. Namun upayanya masih melenceng dari sasaran. Satu menit berselang, giliran Mesut Oezil yang memiliki peluang, namun sepakan yang dilepaskannya masih dapat dihalau oleh penjaga gawang Prancis, Hugo Lloris.
Kala laga menginjak menit ke-25, giliran Bastian Schweinsteiger yang mencoba peruntungannya. Kapten timnas Der Panzer tersebut melepaskan tembakan dari jarak jauh. Namun sepakan yang dilakukannya masih dapat dihalau oleh Lloris.
Tak lama kemudian, Prancis berhasil keluar dari tekanan dan sempat memiliki beberapa kans melalui sepakan bebas. Namun sepakan bebas yang dieksekusi Dimitri Payet masih dapat dihadang oleh Neuer.
Menatap selesainya paruh perdana, Prancis terlihat lebih kerap memberikan tekanan ke Jerman. Olivier Giroud punya peluang emas kala dia mendapatkan si kulit bundar dari Boateng. Giroud kemudian membawa bola sampai ke dalam kotak terlarang lawan. Tapi sebelum melepaskan tendangan, Benedikt Howedes terlebih dulu melakukan tekelan dan mengenai bola.
Griezmann juga memiliki peluang melalui tembakan kaki kirinya dari jarak dekat. Namun sayang sekali, sepakan striker asal Atletico Madrid itu masih belum tepat ke sasaran.
Prancis membuka keunggulannya pada menit ke-45 kala Schweinsteiger kedapatan tangannya menyentuh bola di kotak penalti. Schweinsteiger pun menerima kartu kuning dari wasit yang memimpin jalannya pertandingan. Griezmann yang maju sebagai algojo berhasil menjalani tugasnya dengan baik usai tembakannya tidak bisa ditepis oleh Neuer. Skor 1-0 untuk keunggulan Prancis bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, manajer Jerman Joachim Loew melakukan pergantian pemain untuk menambah daya serang. Dia memasukkan Mario Goetze, yang akan bermain di barisan depan dan menarik keluar Emre Can dari lapangan. Akan tetapi, Jerman tetap terlihat sulit membongkar pertahanan tim tuan rumah.
Sedangkan di sisi lain, Prancis menjadi lebih agresif di paruh kedua, di mana mereka berhasil menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 atas Jerman. Tepatnya di menit ke-72, Griezmann kembali mencatatkan namanya di papan skor. Diawali dari kesalahan Joshua Kimmich yang kehilangan bola dan bola didapatkan oleh Paul Pogba. Pogba langsung melego dan memberikan operan silang ke dalam kotak terlarang. Operan Pogba masih dapat dihalau Neuer, namun bola lantas disambut Griezmann dan masuk ke dalam gawang.
Jerman sempat memperoleh beberapa kans usai itu. Seperti kans yang didapatkan Kimmich, tapi upayanya masih gagal. Bahkan Shkodran Mustafi juga punya peluang bagus, namun belum mengarah ke gawang.
Di sisa waktu babak kedua, Jerman terus menekan dan mendominasi jalannya pertandingan. Akan tetapi, pertahanan Prancis yang sangat rapat membuat Jerman sulit menciptakan gol.
Hingga peluit panjang ditiupkan wasit tanda berakhirnya pertandingan, tak ada perubahan skor lagi. 2-0 untuk kemenangan Prancis atas Jerman. Dan berkat hasil akhir ini, Prancis meraih tiket ke final Piala Eropa 2016 dan akan menghadapi Portugal yang ke final usai menaklukkan Wales dengan skor akhir 2-0.
Seusai laga, Joachim Loew menyebut bahwa Prancis pantas melaju ke final Piala Eropa 2016. Dia pun menilai Prancis bisa menang dari Portugal di laga puncak nanti.
Jerman boleh bermain mendominasi di laga babak empat besar Piala Eropa 2016 dinihari WIB tadi. Namun Prancis yang berhasil memenangi pertandingan ini. Melalui dua gol Antoine Griezmann, tim Ayam Jantan mengalahkan Der Panzer dengan skor akhir 2-0.
Meski mendominasi, Jerman tak bisa membongkar pertahanan Prancis yang bermain bertahan sangat oke. Ini bikin dominasi mereka tidak berfungsi. Penyebab lainnya, tak ada striker murni, yang biasanya dimainkan Mario Gomez, juga bikin Jerman tak punya on shoat man di lini depan.
Dua kesalahan dari pemain Jerman yang mengakibatkan kekalahan. Perdana, Bastian Schweinsteiger melakukan handball di kotak penalti. Kedua, Joshua Kimmich kehilangan bola di kotak terlarang sendiri.
“Prancis berhasil melangkah ke final Piala Eropa 2016. Dan mereka memang pantas lolos,” ungkap Loew seusai laga.
“Saya lihat mereka bisa menang dari Portugal di laga final mendatang. Hingga kini Portugal belum tampil mengesankan. Sedangkan Prancis sudah menunjukkan performa terbaik,” lanjutnya.
Pertandingan final akan dilangsungkan pada hari Senin (11/7/2016) dinihari pukul 02.00 WIB yang berlangsung di Stadion Stade de France, Saint-Denis. (As)

