Portugal memiliki rekor yang baik kala bertemu dengan Wales. Portugal selalu sukses menciptakan gol kala menghadapi Wales.
Laga babak empat besar EURO 2016 yang mempertemukan Portugal menghadapi Wales akan digelar pada hari Kamis (7/7/2016) dinihari WIB nanti. Pertandingan ini akan dilangsungkan di Parc Olympiue Lyonnais.
Wales dan Portugal sebelumnya telah pernah tiga kali berjumpa. Hasilnya, Cristiano Ronaldo dkk. mencatatkan dua kemenangan dan satu kali kalah. Dari tiga perjumpaan kedua tim ini ada tercipta 11 gol, Portugal mencetak tujuh gol, sedangkan Wales menciptakan empat gol.
Kemenangan terbagus Portugal diraih kala menjalani laga ujicoba pada bulan Juni 2000 lalu. Ketika itu, mereka berhasil meraih kemenangan 3-0 atas The Dragons. Ini adalah torehan clean sheet perdana Portugal dari Wales.
Sedangkan Wales tidak pernah meraih hasil positif tanpa kemasukan kala melawan Portugal. Di laga ujicoba di tahun 1949, mereka takluk 2-3. Dua tahun berselang, Wales mengalahkan Portugal dengan skor akhir 2-1.
Semua perjumpaan kedua tim itu di pertandingan uji coba. Pertandingan di Piala Eropa 2016 adalah perdana kali Wales dan Portugal bertanding di pertandingan turnamen tinggi.
Di samping ini, Carlo Ancelotti pernah melatih Gareth Bale dan Cristiano Ronaldo kala sebagai manajer Real Madrid. Maka itu, dia tidak sabar menunggu pertarungan mereka dalam memperkuat negara masing-masing di Piala Eropa 2016.
Ancelotti menukangi Los Blancos selama dua tahun, yang mana dia berhasil membawa Madrid meraih satu trofi juara Copa del Rey dan satu trofi Liga Champions. Di masa-masa melatih Madrid, Ancelotti yang menggaet Bale ke klub yang bermarkas di Santiago Bernabeu.
Bagi Ancelotti, Bale maupun Ronaldo sama-sama punya kemampuan bermain yang sangat luar biasa. Ancelotti juga mengungkapkan bahwa kedua striker itu punya nurani yang kuat dan tidak ingin takluk kala bertanding di atas lapangan hijau.
“Saya telah sering melihat Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale bertanding kala menjalani latihan. Kedua striker itu sama-sama tampil sangat fokus dan mencari kemenangan. Saya lihat kedua pemain itu memiliki kemampuan bermain yang sangat oke,” kata Ancelotti.
“Saya sendiri jelas ingin segera melihat pertandingan sengit ini di mana Cristiano Ronaldo yang memperkuat timnas Portugal akan menghadapi Gareth Bale yang membela timnas Wales. Ini jelas laga yang akan sangat sengit dan seru. karena kedua striker itu diyakini akan membuktikan ketajaman di depan gawang,” sambungnya.
“Laga ini akan dilangsungkan pada dinihari nanti. Saya tentu tidak akan melewatkan laga itu. Saya ada sedikit penilaian tentang kedua striker itu. Menurutku, Ronaldo sedikit diunggulkan dari Bale. Tahu mengapa? selain keduanya memiliki kecepatan berlari yang sangat cepat, tapi Ronaldo memiliki skill melego pemain lebih baik dibandingkan Bale.”
“Tapi disuruh memilih siapa yang bakal lolos ke babak final Piala Eropa 2016? saya pun tidak bisa memilihnya lantaran ini pertandingan yang 50 banding 50. Kedua tim masing-masing punya skuad yang cukup bagus dan pastinya keduanya akan tampil sebagus-bagusnys demi memperebutkan sebuah tiket melaju ke partai puncak turnamen besar ini,” katanya lagi.
Di bawah ini ada tambahan berita lainnya tentang laga antara timnas Prancis berhadapan dengan timnas Jerman di babak semifinal EURO 2016.
Jerman akan bermain tanpa banyak pemain pilarnya di pertandingan kontra Prancis. Ini bikin pelatih tim, Oliver Bierhoff, menyatakan Prancis akan lebih diunggulkan.
Der Panzer memerlukan babak tos-tosan untuk melaju ke babak empat besar Piala Eropa 2016, yang mana mereka mengalahkan Italia dengan skor 6-5 di babak adu penalti. Sedangkan Les Parisiens lolos usai menaklukkan Islandia dengan skor akhir 5-2.
Bagi Bierhoff, skuad Prancis sekarang ini lebih mantap karena tak bermain selama 120 menit lebih di paruh delapan besar Piala Eropa 2016. Selain itu, cedera Mario Gomez dan Sami Khedira, serta disangsikan bahwa Mats Hummels dan Bastian Schweinsteiger yang tak dapat tampil karena akumulasi kartu, bikin Bierhoff mengaku bahwa Der Panzer menjadi tim unggulan.
“Prancis akan menghadapi Jerman di babak semifinal Piala Eropa 2016. Prancis lebih diunggulkan dibandingkan Jerman,” kata Bierhoff.
“Mereka tak bermain selama 120 menit di babak delapan besar, mereka juga tampil di depan pendukung sendiri sekitar 62.000 di Marseille. Selain itu, Jerman juga tidak bisa diperkuat beberapa pemain dan ini bukan termasuk pemain-pemain yang telah dibalikkan seperti Marco Reus, Antonio Rudiger dan Ilkay Guendogan.”
Meski demikian, Bierhoff tetap optimistis Jerman dapat menaklukkan Prancis. Kali pamungkas berjumpa Prancis turnamen tinggi yaitu, di Piala Dunia 2014, Jerman berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas Prancis melalui aksi Hummels.
“Jerman memiliki banyak pemain yang siap bermain kendati tidak bisa diperkuat beberapa pemain inti. Kami sudah menunjukkannya dengan cara berjuang keras untuk memenangi turnamen ini. Prancis memang merupakan tim tuan rumah, tapi bukan berarti mereka tidak bisa ditaklukkan. Dan, kami juga punya rekor pertemuan bagus dengan mereka, di mana tim kami pernah mengalahkan mereka di turnamen Piala Dunia 2014 lalu,” ucap bierhoff.
Jerman akan berhadapan dengan Prancis di Stadion Stade Velodrome, Marseille. Pertandingan ini akan dilangsungkan pada hari Jumat (8/7) dinihari.
Selain itu, Manuel Neuer menyatakan bahwa Olivier Giroud patut diantisipasi. Akan tetapi, penjaga gawang timnas Jerman tersebut juga mengungkapkan bahwa teman-temanya telah siap meredam Giroud.
Giroud telah menciptakan tiga gol di EURO 2016 hingga kini. Dua gol terbarunya dia ciptakan kala Prancis melawan Islandia di babak delapan besar. Di pertandingan itu, Prancis menang telak 5-2 atas Islandia.
Namun Giroud tak cuma bertugas menjadi pencipta gol. Banyak kali, dia dijadikan menjadi pemberi bola dan juga membantu tim dalam menyelesaikan kans ke dalam gawang lawan. Ini sudah ada bukti kala dia memberikan assist melalui tandukan ke Antoine Griezmann, ketika Prancis bertemu dengan Republik Irlandia di babak 16 besar.
Giroud pun digadang Neuer punya kualitas yang cocok. Maka itu dia patut diantisipasi oleh para pemain Jerman, hal ini diungkapkan oleh Neuer.
“Ya, kami melihat Olivier Giroud sebagai salah satu pemain yang bisa memberikan ancaman. Tapi kami tidak takut lantaran kami telah mempersiapkan semuanya untuk meredam dia. Kami yakin kami bisa mengatasi mereka,” ungkap Neuer. (As)

