Portugal bermain imbang 3-3 dengan Hongaria pada laga terakhir di fase grup F Piala Eropa 2016. Kedua tim itu sama-sama melaju ke babak perdelapan final.
Dari laga yang digelar di Parc Olympique Lyonnais, Lyon, yang selesai pada hari Kamis (23/6) dinihari WIB tadi, Portugal dan Hongaria saling balas gol di pertandingan ini.
Hongaria memimpin terlebih dulu lewat Zoltan Gera pada menit ke-19. Namun Portugal sukses mencetak gol balasan lewat Nani pada menit ke-42 dan skor berubah menjadi 1-1 yang sekaligus bertahan hingga turun minum.
Di awal paruh kedua, Balazs Dzsudzsak membawa Hongaria kembali unggul di menit ke-47. Namun tiga menit kemudian, Portugal bisa kembali menyamakan kedudukan lewat Cristiano Ronaldo. Dzsudzsak kembali mencetak gol keduanya di laga ini dan kembali membawa Hongaria unggul lagi jadi 3-2 pada menit ke-55. Ronaldo juga bisa kembali mencatatkan namanya di papan skor dan juga bikin Portugal menyamakan kedudukan jadi 3-3 dari Hongaria. Setelah itu tak ada gol tercipta lagi hingga usai laga.
Dengan begitu, Hongaria memastikan melaju ke babak 16 besar dengan status juara grup dan mengoleksi lima angka dari tiga laganya. Sedangkan Portugal yang memiliki tiga angka dalam tiga kali bermain imbang menduduki peringkat ketiga. Sementara itu Islandia finis di posisi kedua klasemen grup dengan raihan lima angka.
Tiga angka dikoleksi Portugal, ditambah dengan koleksi gol 4-4 (cetak gol-kemasukan gol) di penyisihan grup membuat Portugal dipastikan melaju ke babak perdelapan final menjadi salah satu tim peringkat ketiga terbagus. Cristiano Ronaldo dkk. akan berhadapan dengan Kroasia di babak perdelapan final Piala Eropa 2016.
Kronologi Laga
Portugal langsung tampil menekan di awal menit babak pertama dan mendapatkan peluang di menit kedua lewat Nani. Namun sayangnya, Nani gagal memanfaatkan kesempatan untuk merobek gawang Hongaria yang dikawal oleh Gabor Kiraly.
Tak lama kemudian, Portugal memperoleh sepakan bebas di sisi kiri setelah pemain Hongaria melakukan pelanggaran terhadap Ronaldo. Joao Mario meneruskan tendangan bebas dengan tendangan dari jarak jauh. Namun bola hasil tendangannya masih melayang dari sasaran.
Enam menit berselang, Nani sukses menanduk si kulit bundar di kotak terlarang lawan. Namun bola tidak tepat ke sasaran dan tak mengancam gawang Kiraly.
Joao Mario memberikan operan silang ke dalam kotak terlarang Hongaria dan Ronaldo sukses melewati pemain yang mencoba menghadangnya untuk berusaha menyundul si kulit bundar pada menit ke-16. Tapi bola sukses disundul oleh pemain lawan.
Jala Portugal bergetar pada menit ke-19. Berawal dari tendangan sudut, pemain Portugal mencoba menghadang si kulit bundar kendati hanya bola lalu megarah di luar kotak terlarang. Zoltan Gera menyambutnya dengan tendangan keras dan bola mengarah ke jala Portugal.
Empat menit berselang, Ronaldo nyaris menyamakan kedudukan Portugal andaikan tembakan kerasnya tidak bisa ditepis Kiraly.
Hongaria yang kalah dominasi kembali mengancam pada menit ke-24 usai memanfaatkan kelemahan barisan belakang Portugal. Akos Elek melepaskan tembakan tepat ke arah gawang, tapi bisa dihalau oleh penjaga gawang Rui Patricio.
Portugal memperoleh sepakan bebas pada menit ke-29 usai pelanggaran yang dilakukan pemain Hongaria. Ronado mengeksekusi tendangan bebas. Dia melepaskan sepakan keras untuk meluncurkan bola ke sasaran dan tidak terjadi gol lantaran bola tembakan striker Real Madrid itu bisa diamankan oleh Kiraly.
Lagi, Portugal kembali memperoleh sepakan bebas enam menit berselang. Ronaldo kembali mengeksekutornya, kali ini bola hasil tendangan Ronaldo melayang dari gawang Kiraly.
Jala Hongaria kebobolan pada menit ke-39 namun sebelum itu Portugal ternyata terlebih dulu dalam perangkap offside. Hongaria kemudian menyerang lewat counter attack, tapi Pepe bisa menghadang bola sebelum ditendang oleh pemain Hongaria.
Portugal akhirnya benar-benar bisa mencetak gol balasan di menit ke-42. Lewat sisi kiri, Ronaldo memberikan operan jitu kepada Nani yang lalu menuntaskannya dengan tendangan tepat ke arah gawang dan Kiraly gagal menepisnya.
Di menit-menit akhir babak pertama, masing-masing tim punya kans. Portugal lewat Andre Gomes dan Hongaria melalui Adam Szalai. Tapi kedua peluang tersebut dijinakkan penjaga gawang masing-masing.
Di awal babak kedua, tepatnya di menit ke-47, jala Portugal kembali bergetar. Diawali dari sepakan bebas Balazs Dzsudzsak yang sempat mengenai kepala pagar pemain lawan dan bola meluncur ke sasaran. Sementara Rui Patricio dalam posisi tidak ideal untuk mengamankan gawangnya dari kebobolan.
Namun Portugal bisa menyamakan kedudukan lagi pada menit ke-50. Satu operan silang yang dilepaskan Joao Mario ke depan jala dan Ronaldo yang berdiri di sana datangnya bola itu berhasil menyonteknya untu mengubah kedudukan menjadi 2-2.
Lima menit kemudian, Dzsudzsak kembali mencatatkan namanya di papan skor dan sekaligus membawa Hongaria kembali unggul jadi 3-2 atas Portugal.
Ronaldo kembali mencetak gol keduanya di pertandingan ini. Tepatnya pada menit ke-62, dia membobol gawang Hongaria usai meneruskan operan Ricardo Quaresma dengan tandukan. Skor kini imbang 3-3.
Dua menit kemudian, Hongaria hampir saja kembali unggul. Namun sayangnya, tendangan Adam Szalai masih mengenai tiang jala Portugal.
Ronaldo kembali mencoba peruntungannya pada menit ke-76. Namun tendangan volinya masih melayang tinggi dari sasaran.
Di sisa waktu laga babak kedua, kedua tim saling tekan menekan dan sama-sama punya beberapa kans bagus. Namun hingga wasit meniup peluit panjang berbunyi tanda berakhirnya pertandingan, skor tetap 3-3 bertahan hingga laga selesai.
Di laga lainnya yang berada di grup yang sama, Islandia menjadi runner-up Grup F EURO 2016. Hasil ini didapatkan Islandia usai mengalahkan Austria dengan skor akhir 2-1 di laga terakhir penyisihan grup.
Dari laga yang berlangsung di Stade de France, Austria yang hanya mengoleksi satu angka perlu menang demi menjaga peluangnya untuk melaju ke babak perdelapan final. Maka itu, mereka tampil menekan dan mendominasi atas Islandia.
Statistik mencatatkan bahwa Austria bisa unggul ball posession 63 persen dan bisa melepaskan 23 tendangan dengan enam di antaranya tepat sasaran. Sedangkan Islandia bisa melepaskan sembilan tendangan dan tiga di antaranya mengarah ke gawang.
Islandia memecah kebuntuan terlebih dulu di paruh perdana melalui tendangan Jon Dadi Bodvarsson pada menit ke-18. Skor 1-0 untuk Islandia bertahan sampai paruh perdana selesai.
Tekanan yang dilakukan Austria untuk menyamakan kedudukan baru datang kala laga menginjak menit ke-60 lewat aksi Alessandro Schopf. Kala pertandingan tampak akan selesai dengan skor seri, Arnor Traustason menciptakan gol di masa injury time dan sekaligus memastikan kemenangan Islandia menjadi 2-1 atas Austria.
Dari hasil akhir ini, maka Islandia finis menjadi runner-up Grup F Piala Eropa 2016 dengan koleksi lima angka, takluk produktivitas gol dari Hongaria yang sebagai juara grup. Islandia berikutnya akan melawan Inggris yang finis sebagai runner-up Grup B. Sedangkan Austria dipastikan terdepak.
Kronologi Laga
Islandia hampir lantas mencetak gol di awal menit babak pertama. Johann Berg Gudmundsson melepaskan tendangan dari jarak jauh dan tidak tercipta gol lantaran bola hasil tendangannya masih mengenai mistar jala.
Islandia memecah kebuntuannya pada menit ke-18. Diawali dari tendangan sudut, bola yang diberikan Arnason mengarah ke Jon Dadi Bodvarsson. Dia lalu mengendalikan bola dan melepaskan tendangan mendatar yang tidak bisa ditepis kiper.
Setelah kemasukan, Austria lantas tampil menekan. Arnautovic memiliki peluang bagus pada menit ke-29, tapi tendangannya bisa diamankan oleh Halldorsson.
Austria memperoleh kans bagus untuk mencetak gol balasan pada menit ke-36 setelah memperoleh hadiah penalti usai Skulason dinilai melakukan pelanggaran terhadap David Alaba di kotak penalti.
Namun Aleksandar Dragovic yang ke depan menjadi algojo gagal menjalani tugasnya. Sepakannya mengenai tiang jala.
Skor 1-0 untuk keunggulan Islandia bertahan sampai turun minum.
Memasuki babak kedua, Austria nyaris menyamakan kedudukan pada menit ke-47 andaikan tendangan Alaba tidak bisa dihadang oleh Arnason.
Austria akhirnya bisa menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-60. Alessandro Schopf melego beberapa pemain lawan kemudian melepaskan tendangan mendatar dan tepat ke gawang tanpa bisa ditepis kiper Islandia.
Islandia bisa kembali unggul menjadi 2-1 atas Austria lewat gol Traustason di masa injury time babak kedua. Lewat counter attack cepat, Bjarnason menggiring bola di sisi kanan kemudian memberikan umpan ke dalam kotak Austria. Traustason berhasil menerimanya dengan tendangan ke gawang. (As)

