Portugal lolos ke babak semifinal EURO 2016, usai mendepak Polandia melalui adu penalti dengan skor 5-3 di babak perempatfinal.
Kala menjalani laga yang berlangsung di Stade Velodrome, Jumat (1/7) dinihari WIB tadi, Polandia sudah memimpin kala laga baru berjalan dua menit melalui aksi Robert Lewandowski. Portugal baru dapat mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-33 lewat Renato Sanches.
Laga harus berlangsung sampai adu penalti usai tidak ada gol tambahan tercipta di sisa laga. Kedudukan seri 1-1, kendati kedua tim sama-sama memiliki banyak kans.
Statistik mencatatkan bahwa Portugal bisa melepaskan 21 tendangan dengan enam di antaranya mengarah ke gawang. Sedangkan Polandia bisa melepaskan 14 tembakan dan hanya lima yang tepat sasaran.
Di babak tos-tosan, kelima penyepak Portugal selalu berhasil mengirim si kulit bundar ke dalam jala. Sedangkan penyepak keempat Polandia, Jakub Blaszczykowski, gagal mengeksekusinya. Alhasil, Portugal tampil sebagai pemenang dengan skor akhir 5-3. Di babak selanjutnya, Cristiano Ronaldo dkk. akan berhadapan dengan Wales atau Belgia.
Kronologi Laga
Polandia memperoleh kans perdana pada menit kedua. Cedric Soares megontrol bola dengan kurang baik di sisi kanan. Kamil Grosicki menerima bola itu kemudian memberikan operan ke tengah kotak terlarang.
Lewandowski yang telah menanti di kotak terlarang, dapat melepaskan tembakan kaki kanan mendatar yang tidak bisa diredam oleh penjaga gawang Portugal Rui Patricio. Polandia pun memimpin 1-0 kala laga baru berlangsung dua menit.
Portugal memberikan tekanan pada menit kesepuluh. Tendangan keras Ronaldo masih belum mengarah ke gawang lantaran dapat dihadang bek Polandia.
Arkadiusz Milik punya kans pada menit ke-15. Namun sayangnya, sepakan yang dilakukannya masih belum menemui sasaran.
Tendangan Lewandowski dua menit berselang juga belum bisa menambahkan keunggulan Polandia lantaran bisa ditangkap oleh Patricio.
Ronaldo kembali mendapatkan peluang pada menit ke-28. Dia melepaskan tendangan keras dari luar kotak dan tepat ke sasaran. Tapi tidak terjadi gol lantaran bola tembakannya bisa dijinakkan oleh kiper Polandia, Lukasz Fabianski.
Lima menit berselang, Portugal bisa menyamakan kedudukan menjadi 1-1 dari Polandia lewat aksi Renato Sanches. Menyambut operan Nani, Renato sempat melego pemain lawan kemudian melepaskan tendangan kaki kiri. Bola tembakannya sempat mengenai Grzegorz Krychowiak, sampai tidak bisa diamankan oleh Fabianski.
Tujuh menit kemudian, giliran Nani yang mencoba peruntungannya. Namun tendangan yang dilepaskannya masih belum tepat ke sasaran. Skor masih 1-1 bertahan hingga babak pertama selesai.
Di awal babak kedua, Polandia punya kans di menit ke-49. Tapi upaya Lewandowski belum menemui sasaran. Tak lama berselang, giliran Portugal yang menyerang lewat Ronaldo. Namun sepakannya masih melenceng dari gawang.
Pada menit ke-69, Polandia memiliki peluang lewat Milik. Namun sepakannya bisa diantisipasi oleh Patricio.
Jose Fonte menekan pada menit ke-79 melalui tandukan kepalanya dan mengarah ke gawang, namun Fabianski bisa mengamankan bola sebelum gawangnya kebobolan.
Ronaldo melewati kans bagus pada menit ke-85. Telah lolos dari kawalan pemain lawan kala menyambut operan ari Joao Moutinho, tapi dia gagal menyepak bola dari dalam kotak.
Pada sisa waktu babak kedua, tidak ada gol tambahan tercipta. Laga ini pun diteruskan ke babak extra time.
Di babak extra time, Nani memperoleh kans bagus pada menit ke-98. Namun sayangnya, tendangan yang dilepaskannya masih melebar. Satu menit berselang, gantian Polandia yang menekan lewat Milik. Tapi sepakannya dari jarak jauh masih melayang.
Nani mendapatkan kans lagi pada menit ke-102. Kali ini tembakannya sudah tepat ke sasaran, tapi bisa diredam oleh Fabianski.
Setelah itu kedua tim saling tekan menekan. Namun hingga babak tambahan waktu ini selesai, juga tidak ada tambahan gol atau perubahan skor. Laga ini pun harus ditentukan lewat adu penalti.
Ronaldo sebagai penyepak perdana Portugal, dia berhasil mengalahkan Fabianski. Lewandowski lantas membalasnya dengan eksekutor yang melego Patricio.
Renato menjalani tugasnya dengan bagus menjadi penyepak kedua, bola tembakannya tepat ke sasaran. Milik juga berhasil membalas gol ke jala. Kedudukan seri 2-2.
Moutinho berhasil melego Fabianski, Portugal memimpin 3-2. Kamil Glik berhasil mengalahkan Patricio. Kedudukan kembali imbang 3-3.
Nani berhasil sebagai eksekutor, tembakannya tidak bisa ditepis oleh Fabianski. Patricio bisa menghadang eksekutor Blaszczykowski.
Ricardo Quaresma membawa Portugal melaju ke babak empat besar setelah mengalahkan Fabianski. Portugal pun tampil sebagai pemenang dengan skor 5-3 di babak adu penalti.
Di samping ini ada tambahan berita lainnya, Vincent Kompany menyatakan timnas Belgia kini tengah optimistis. Kompany pun percaya timnya bisa menyingkirkan Wales di babak delapan besar Piala Eropa 2016.
Usai ditaklukkan Italia 0-2 di pertandingan pertama di EURO 2016, Belgia tidak pernah kalah lagi di tiga pertandingan berikutnya. Tim arahan Marc Wilmots tersebut menaklukkan Republik Irlandia dengan skor akhir 3-0 dan menang tipis 1-0 atas Swedia di babak penyisihan grup, kemudian melibas Hongaria dengan skor 4-0 di babak perdelapan final.
Belgia berikutnya akan melawan Wales di pertandingan babak delapan besar yang akan berlangsung di Lille, Sabtu (2/7) dinihari WIB.
“Kami sekarang dalam kondisi on fire dan kami juga percaya diri menatap laga babak delapan besar melawan Wales. Selain itu, kami juga yakin dengan kans lolos kami di Piala Eropa 2016,” ungkap Kompany.
Dari tiga perjumpaan pamungkas melawan Wales, Belgia tidak pernah mendapatkan hasil bagus. Mereka cuma memetik satu kali hasil imbang dan satu kali takluk di kualifikasi EURO 2016.
“Kami tahu kami punya catatan kurang bagus kala menghadapi Wales. Tapi itu masa lalu dan kini kami sudah terlihat lebih baik dan yakin bisa mengalahkan mereka,” kata pemain asal Manchester City itu.
“Laga-laga kami di kualifikasi EURO 2016 sangat seru dan tim pamungkas yang bikin kesalahan merupakan skuad kami. Maka itu kami sudah mempelajarinya dan tidak ingin terulang lagi. Kami juga telah mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi laga perempatfinal dinihari ini,” tambahnya.
“Ini peluang kami untuk lolos hingga ke final dan menjadi juara. Jadi kami tidak ingin menyia-yiakan kesempatan ini. Kami semua yang ada di kubu timnas Belgia bertekad memenangi turnamen ini dan mencapai target yang kami inginkan,” tegasnya. (As)

