Harry Kane belum cetak satu gol pun di musim ini. Namun pelatih Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino tidak cemas dan optimistis Kane bakal segera cetak gol.
Harry Kane selalu tampil penuh di tiga pertandingan perdana di ajang Liga Primer Inggris musim 2017/2018 ini. Akan tetapi, penyerang berumur 24 tahun itu gagal merobek jala Newcastle United, Chelsea dan juga Burnley.
Di pertandingan kontra Burnley yang berlangsung di Wembley akhir pekan lalu atau tepatnya pada hari Minggu (27/8/2017), Kane menyiakan sejumlah kans. Dia punya peluang dalam melepaskan sepuluh tendangan tapi hanya satu yang tepat ke sasaran dan itu pun tidak berujung gol.
Banyak yang memperkirakan bahwa tidak adanya gol dari Kane memang sering di bulan Agustus. Dia tercatat tidak pernah menciptakan gol di 13 pertandingan Liga Primer Inggris di bulan Agustus dari kariernya hingga kini. Namun Pochettino yakin pemainnya itu yang menyandang top skorer Liga Primer Inggris dua musim secara beruntun akan segera mencetak gol untuk The Lilywhites.
“Apa yang dikatakan seperti di atas itu memang benar juga. Harry Kane gagal mencetak gol di bulan Agustus, tapi itu semua dapat berubah dan perlu keberuntungan. Tapi kami sangat bangga lantaran dia seorang pemain yang ingin berjuang keras dan bermain bagus di atas lapangan hijau. Dia memiliki banyak kans-kans untuk menciptakan gol, namun kurang beruntung saja. Tapi kami yakin dia bakal segera menciptakan gol untuk Tottenham Hotspur,” kata Pochettino di situs resmi klub.
“Dia punya segalanya dan cara untuk bermain bagus. Buktinya, dia sudah menjadi top skorer dua kali secara beruntun dan itu tidak mudah didapatkan oleh siapa pun, tapi dia berhasil meraihnya. Jadi tidak ada yang perlu diragukan lagi dengan ketajamannya di depan gawang lawan dan dia akan segera menunjukkannya lagi di musim ini,” lanjutnya.
Pochettino juga mengaku sedikit kecewa dengan hasil akhir yang didapatkan Spurs kala menjamu Burnley di pekan ketiga Liga Primer Inggris. “Ya, hasil akhir menghadapi Burnley itu memang sedikit mengecewakan. Padahal kami sudah tampil bagus dengan mendominasi jalannya laga dan memiliki sejumlah kans bagus, tapi kami gagal memetik kemenangan di laga tersebut, di mana laga ini berakhir imbang 1-1 usai sempat unggul terlebih dulu. Tapi laga sudah selesai dan kami tidak ingin terlarut dengan hasil akhir itu lagi, lantaran kami tahu masih banyak laga yang harus kami jalani di musim ini. Jadi kami sekarang ini harus lebih fokus lagi kala menghadapi lawan-lawan berikutnya dan bermain sebaik mungkin,” ujar Pochettino.
Di samping ini ada tambahan berita lainnya mengenai jalannya laga antara Spurs melawan Burnley, Tottenham Hotspur bermain imbang 1-1 kala menjamu Burnley di giornada ketiga Liga Primer Inggris musim ini.
Usai bermain seri tanpa gol di paruh perdana, Spurs dapat memecah kebuntuannya di awal paruh kedua lewat aksi Dele Alli. The Lilywhites lalu memiliki sejumlah kans yang bisa bikin mereka terlihat akan meraih tiga poin di laga ini. Namun kala gol kedua tidak datang, Burnley malah dapat mencetak gol balasan. Di masa injury time, tim tamu bisa menyamakan angka jadi 1-1 dan skor tersebut juga bertahan hingga usai laga.
Ini sebagai kedua kali untuk Spurs gagal meraih kemenangan di markas sementara mereka, Stadion Wembley. Minggu silam mereka dikalahkan Chelsea di tempat yang sama.
Satu kali menang, satu kali kalah dan satu kali bermain seri dari tiga laga perdana di Liga Primer Inggris musim ini, Spurs pun sekarang ini berada di peringkat kesembilan klasemen sementara dengan mengoleksi empat angka. Sedangkan Burnley berada di posisi kesepuluh dengan jumlah angka yang sama seperti Spurs.
Kronologi Laga
Spurs lantas bermain menyerang sejak awal menit babak pertama. Harry Kane sudah punya kans kala pertandingan belum genap satu menit, namun tendangan yang dilepaskannya masih bisa dihadang oleh Ben Mee.
Burnley yang digiornada perdana bikin kejutan kala mengalahkan Chelsea, bukannya bermain bertahan saja. Mereka sempat beberapa kali memberikan ancaman. Salah satu kans yang dimiliki adalah kala operan yang dilakukan Robbie Brady ternyata tepat ke sasaran, tapi bisa diantisipasi oleh kiper Tottenham Hotspur Hugo Lloris.
Spurs tampil sabar pada 10 menit perdana, melawan Burnley yang agak bermain bertahan dengan sangat kokoh. Melalui tekanan yang dibangun oleh Christian Eriksen coba melepaskan tendangan dari luar kotak penalti. Namun usahanya tidak menemui sasaran lantaran bola bisa dihalau oleh pemain Burnley.
Kans terbagus Spurs di paruh perdana diperoleh Kane. Menyambut operan yang dilakukan Davies di sisi kiri, Kane yang berada di muka jala melepaskan tendangan dengan kaki kanannya. Tapi masih belum berujung gol lantaran terhadang oleh kaki James Tarkowski.
Hingga babak pertama selesai, skor masih 0-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki paruh kedua, Spurs cuma perlu waktu empat menit untuk membuka keunggulannya. Lewat sepak pojok, bola mengarah ke dalam kotak terlarang Burnyley, Alli yang berdiri di muka jala bisa melepaskan tembakan keras yang tepat ke gawang tanpa bisa ditepis kiper Burnley Tom Heaton. Spurs unggul 1-0 atas tim tamu.
Di pertengahan paruh kedua, Burnley mendapatkan kans untuk membalas gol. Namun sepakan yang dilakukan Brady masih dapat dihadang oleh Lloris.
Dua menit berselang atau tepatnya pada menit ke-73, Kane memiliki kans bagus untuk mencetak gol. Tapi tendangan yang dilepaskannya masih dapat dihadang oleh Heaton.
Spurs memiliki beberapa kans untuk menambahkan keunggulannya. Akan tetapi, mereka tidak bisa memanfaatkan peluang-peluang yang ada untuk menciptakan gol kedua. Pada akhirnya Burnley yang bisa mencetak gol balasan di masa injury time menit kedua.
Lewat dari sisi kiri, Chris Wood tidak terkawal dari penjagaan pemain Spurs kala dia sukses menyepak operan panjang dari tengah lapangan. Tendangan dia dari jarak dekat tidak bisa dihadang oleh Lloris. Skor berubah menjadi 1-1 untuk kedua tim.
Setelah itu tidak ada gol tercipta lagi hingga peluit panjang ditiupkan wasit tanda berakhirnya laga. Skor berakhir 1-1 untuk kedua tim. (As)

