Louis Van Gaal menyatakan bahwa memenangi kompetisi Piala FA bakal lebih krusial untuk Manchester United dibandingkan melaju ke Liga Champions.
Manchester United akan menghadapi Crystal Palace di final Piala FA akhir pekan ini atau tepatnya pada hari Sabtu (21/5/2016) WIB. Pertandingan ini akan digelar di Stadion Wembley dan ini akan menjadi laga krusial untuk The Red Devils, yang mana bisa menghapus kegagalan mereka musim ini.
Seperti diketahui, United gagal mendapatkan sebuah tiket bermain di Liga Champions musim depan usai takluk produktivitas gol dari rival sekotanya, Manchester City. Tapi mereka masih memiliki kans mengakhiri musim dengan meraih satu trofi.
“Melaju ke Liga Champions bukan sebuah gelar. Piala FA merupakan sebuah trofi,” ungkap Louis van Gaal dari sesi konferensi pers menatap pertandingan itu.
“Ini krusial untuk Manchester United. Mereka dapat mengoleksi dan merengkuh trofi tersebut. Ini tentu akan membanggakan lantaran di Inggris kompetisi Piala FA merupakan ajang bergengsi,” sambungnya.
Pertandingan final Piala FA digadang-gadang akan sebagai kesempatan pamungkas Van Gaal menunjukkan kualitasnya akan bertahan lama atau tidak di klub yang bermarkas di Old Trafford. Mengenai situasi itu, pelatih Manchester United itu menyatakan bahwa situasi saat ini yang krusial adalah diraihnya gelar, bukan soal masa depan sang pelatih.
“Saya katakan sekali lagi bahwa Piala FA lebih penting dari yang lain, termasuk lolos ke Liga Champions. Klub besar seperti United jelas memerlukan trofi juara. Saya pikir saat ini tidak penting membahas masa depan sang manajer. Yang terpenting saat ini adalah kami harus memikirkan cara bagaimana mengalahkan Crystal Palace. Mengenai masa depan saya itu semua saya serahkan kepada pihak klub,” kata Van Gaal.
“Kami tidak ingin membuang kesempatan besar ini, kami harus mengakhiri musim ini dengan meraih sebuah gelar. Kami tahu kemenangan ini sangat berarti untuk kami dan juga para fans. Ini setidaknya bisa membuat para suporter kami merasa bahagia dan bangga dengan tim kesayangannya. Jadi kami tidak ingin main-main lagi disaat penting ini,” tambahnya.
“Kami akan mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Kami akan mengeluarkan seluruh kekuatan untuk memenangi pertandingan hari Sabtu ini. Kami juga akan memainkan para pemain inti dan saya juga berharap para pemain Manchester United lainnya tidak akan merasa kecewa jika tidak diberikan kesempatan bermain di final.”
“Para pemain kami pasti ingin merasakannya, tapi ini bukan waktu main-main lagi. Jadi kami akan berusaha sebaik mungkin untuk meraih kesuksesan.”
Di sisi lain, ada tambahan berita lainnya. Marcus Rashford dipanggil untuk memperkuat timnas Inggris di EURO 2016. Rashford diklaim akan membuat Roy Hodgson pusing kala menentukan pemain yang akan dimainkan.
Rashford sebagai salah satu pemain yang dibikin Hidgson kala mengonfirmasi skuad sementara untuk EURO 2016. Rashford tembus di antara lima striker Inggris seperti Daniel Sturridge, Harry Kane, Jamie Vardy dan Wayne Rooney.
Pengalaman Rashford jelas masih sedikit di level internasional. Ditambah dia juga tidak lama membela timnas U-21 dan dia juga baru dikenal di musim ini dengan memperkuat Manchester United.
Andai tidak ada pemain depan di skuad United yang mengalami cedera, Rashford mungkin cuma akan tampil sebagai pemain pelapis atau pemain cadangan.
Namun Rashford menunjukkan diri kala dia diberikan kesempatan tampil oleh Louis van Gaal menjadi pemain utama di barisan depan. Dia bisa mencetak 12 gol dan membuat dua assist dalam 30 laga yang dilewatinya di semua ajang yang dilewatinya.
Dari penampilannya, Rooney pun yakin Hodgson bakal binggung dibikin Rashford kala memilih skuad yang akan diturunkan untuk bermain di Piala Eropa 2016.
“Saya ikut senang melihat performa Marcus Rashford di atas lapangan hijau. Dia membuktikan diri ketika diberikan kesempatan tampil di atas lapangan hijau. Dia berhasil melakukannya padahal pengalamannya masih minim. Tapi dia terbukti bisa, selain itu dia juga sangat mendengar apa yang diberikan dari pelatih dan pemain senior lainnya di Manchester United,” ungkap Rooney.
“Dia memiliki tekad bermain yang sangat luar biasa, dia masih muda dan dia memang layak memperoleh peluang bermain di Manchester United serta tim nasional Inggris,” lanjutnya.
“Dia telah tembus ke skuad timnas Inggris dan saya pikir ini bisa bikin Roy Hodgson sedikit membinggung kala memilih 23 nama pemain di skuadnya,” katanya menambahkan.
“Jika dia memang masuk ke skuad Inggris untuk menghadapi lawan-lawan di Piala Eropa 2016, saya berharap dia bisa tampil baik seperti dia bermain memperkuat Manchester United. Saya yakin dia bisa melakukannya karena dia sangat rajin dalam berlatih dan bekerja keras untuk meningkatkan permainannya.”
Di bawah ini ada tambahan berita lainnya lagi.
Pemain Leicester City, Danny Drinkwater, ikut dalam daftar skuad sementara timnas Inggris untuk EURO 2016 mendatang. Dia tidak akan frustrasi jika gagal memperkuat The Three Lions.
Pelatih tim nasional Inggris, Roy Hodgson, telah mengonfirmasi 26 nama skuad sementara untuk EURO. Dua pemain Leicester City, Drinkwater dan Jamie Vardy, masuk ke dalam daftar tersebut.
Di barisan depan, Vardy diyakini sudah pasti akan berangkat ke Prancis untuk memperkuat timnas Inggris. Dia sebagai calon kuat dengan penyerang Tottenham Hotspur Harry Kane. Kedua pemain itu memang menjadi penyerang terbagus Inggris di musim ini.
Sedangkan di barisan tengah, Drinkwakter akan bersaing dengan beberapa pemain lainnya seperti Eric Dier, Dele Alli dan Jordan Henderson. Tahu itu, Drinkwater tidak akan frustrasi jika gagal tembus ke dalam daftar 23 nama pemain yang akan tampil di EURO 2016.
Drinkwater memiliki peluang untuk menunjukkan diri di pertandingan ujicoba Inggris kontra Turki, Australia dan Portugal.
“Saya akan senang jika dipanggil atau masuk ke dalam daftar 23 nama pemain ke skuad timnas Inggris untuk Piala Eropa 2016. Jika tidak saya tidak akan kecewa dengan kondisi itu,” terang Drinkwater.
“Saya seorang pemain yang siap berjuang dan bekerja keras untuk meningkatkan performaku. Saya berharap bisa memperkuat negaraku. Saya siap bersaing dengan rekan senegaraku demi memperebutkan satu tempat di barisan tengah skuad The Three Lions,” lanjut pemain yang tampil bagus di Leicester musim ini. (As)

