Persija Jakarta berhasil meraih hasil positif kala berhadapan dengan Persipura Jayapura di laga lanjutan Liga 1 2018. Persija menang dua gol tanpa balas atas Persipura.
Di laga lanjutan Liga 1 2018 yang dilangsungkan di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (25/5/2018) malam WIB kemarin, Persija Jakarta keluar sebagai pemenang kala berduel dengan Persipura Jayapura lewat skor akhir 2-0 dan kedua gol itu dilesakkan oleh Marko Simic dan Novri Setiawan. Ini sebagai kekalahan yang ketiga yang didapatkan Persipura di musim ini. Setelah sebelumnya mereka takluk dari Arema FC dengan skor akhir 1-3 dan juga kalah dari Persib Bandung dengan skor akhir 0-2. Semuanya kalah di pertandingan away. Kendati demikian, Persipura masih memuncaki klasemen dengan raihan 17 angka, jumlah poin ini sama dengan yang dimiliki PSM Makassar dan Barito Putera. Sementara itu Persija yang sebelumnya berada di zona degradasi naik ke posisi kedelapan klasemen dengan koleksi 13 angka. Persija mengakhiri langkah empat kali kalah secara berturut-turut. usai sebelumnya mereka ditekuk oleh Home United, kemudian kalah dari Madura United, lalu takluk dari Persela Lamongan.
Di paruh perdana Persipura bermain lebih oke, sementara Persija terlihat ingin mengendalikan permainan. Mutiara Hitam terlihat lebih mengontrol bola, sementara Persija bermain menanti dan memainkan kecepatan di sisi wingernya. Situasi ini terlihat dari balll posession Persipura yang memimpin dari Persija yaitu 63 persen banding 37 persen milik Persija. Kendati demikian, mengenai jumlah tembakan ke depan jala, kedua tim ini terlihat cukup imbang. Tekanan cepat Persija lantas membuahkan hasil kala pertandingan baru berlangsung delapan menit. Riko Simanjuntak lepas dari perangkap offside, dari kondisi akselerasi tinggi dan usaha melego penjaga gawang, bola terlepas, beruntung di sampingnya ada Marko Simic yang lantas mengirim bola ke dalam gawang. Persija unggul 1-0 atas Persipura.
Di menit ke-23, Persipura memperoleh kans bagus. Marcel Sacramento bikin sundulan yang sebetulnya telah diluar jangkauan Daryono, namun Ismed Sofyan masih bisa menghadangnya. Paruh perdana selesai dengan skor akhir 1-0. Di paruh kedua, tempo permainan kian sengit. Kedua tim saling tekan menekan. Terutama Persipura, mereka terlihat lebih ngotot dalam menyerang. Kondisi ini pun dimaksimalkan oleh Persija. Beberapa tekanan cepat tercipta kala dua pemain belakang Persipura ingin menyerang. Sampai di menit ke-77, Persija menciptakan gol keduanya di laga ini. Diawali dari operan Sandi Sute yang sebetulnya terlalu kencang, Ricardo Salampessy bikin kesalahan lantaran hadangannya bisa diambil Novri Setiawan. Pemain yang memakai nomor punggung 11 itu dengan gampang menciptakan gol dengan santai melalui tendangan melewati kedua kaki Dede Sulaiman. Skor kini berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan Persija atas Persipura.
Persipura coba terus menyerang namun tidak ada kans yang benar-benar tercipta. Namun ada satu kans bagus yakni di menit ke-85. kala Prisca Womsiwor bikin aksi individu bagus berujung tendangan yang membentur tiang jala Daryono. Setelah itu Persipura terus menekan di sisa waktu babak kedua ini, tapi upaya mereka tetap gagal hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga. Skor 2-0 untuk kemenangan Persija atas Persipura.
Di samping ini ada tambahan berita lainnya mengenai partai final Liga Champions. Juergen Klopp selaku pelatih Liverpool sadar dengan kekuatan yang dimiliki Real Madrid, yang mana Los Blancos sudah berpengalaman sekali di Eropa. Namun itu bukan berarti The Reds harus takut kala bertanding di final nanti. Madrid merupakan tim dengan trofi Liga Champions terbanyak yaitu, 13 gelarnya, dengan dua di antaranya didapatkan dari dua musim pamungkas. Belum pernah ada klub yang pernah merasakan seperti itu di Liga Champions. Sedangkan dari empat tahun pamungkas, Madrid selalu menjadi juara. Catatan yang begitu memuaskan di depan Liverpool yang baru menjejaki final perdananya dari sedekade lebih, usai pamungkas tahun 2017.
Bahkan The Liverpool menjadi klub Inggris di Eropa saja baru mengoleksi lima trofi Eropa alias tak masuk setengah yang didapatkan Madrid. Maka tidak perlu heran andai Madrid lebih difavoritkan untuk memenangi pertandingan yang akan berlangsung di NSC Olimpiyskiy Stadium, Minggu (27/5/2018) dini hari WIB nanti. Namun Klopp tidak ingin Liverpool merasa takut kala bertemu dengan Madrid yang punya pengalaman segudang di pertandingan krusial Eropa. Klopp merasa Liverpool juga memiliki modal bagus untuk menghadapi Madrid di partai puncak tersebut. Liverpool di musim 2017/2018 adalah klub paling tajam di Liga Champions dengan koleksi 46 gol – termasuk di babak penyisihan playoff – dan tiga pemain yang bermain di barisan depan, Sadio Mane, Mohamed Salah dan Roberto Firmino jumlah bikin 29 gol.
“Ini bukan mengenai kami lebih bagus, namun ini ada perbedaannya. Kami harus percaya diri dan penuh semangat dalam bertanding. Kekuatan yang kami tunjukkan kala menghadapi Manchester City, itu sudah terbukti. Ini membuktikan bahwa kami bisa melakukannya dengan tim mana pun. Banyak yang dapat anda lakukan di atas lapangan hijau untuk dapat menang di pertandingan. Anda memiliki tantangan di lapangan, memberikan operan ke sana dan ke sini, dan kami dapat menciptakan gol usai tiga kali bermain operan. Namun semuanya diawali dari tantangan. Semua pasti bisa melakukannya dan juga semua orang juga pasti bisa melakukan kesalahan di atas lapangan. Jadi saya minta para pemain kami yang akan bertanding pada dinihari ini melawan Real Madrid harus punya tanggung jawab penuh,”ungkap Klopp di situs resmi Liverpool.
Ïni merupakan momen krusial di laga tersebut, kami telah mendapatkannya selama 500 kali dan kami mmerlukannya lagi. Tak menanti, tak berharap banyak. Anda harus dapat bikin perbedaan, ini saja. Kami memiliki dua minggu persiapan menatap pertandingan itu. Andai bisa lihat Madrid dan anda akan berkata mantap, namun mereka belum bertemu dengan kami. Seperti inilah, kami adalah Liverpool. Kami berada di sini lantaran kami tim kuat. Tim ini tidak kalah jauh dari tim lain dan punya kekuatan terbaik untuk menghadapi tim mana pun. Kami juga memiliki pelatih yang berpengalaman dam punya banyak para pemain yang siap bertempur. Laga ini bakal berlangsung seru dan sengit dari awal menit sampai akhir menit laga,”tambahnya. (As)

