Serie A akhir minggu ini akan menginjak pekan ke-11. Inter Milan yang sedang melangkah kencang memiliki kans untuk melanjutkan torehan kemenangan beruntun.
Inter Milan tengah dalam jalur kemenangan di Serie A. Setelah takluk dari Parma di giornada keempat, La Beneamata menang di enam laga selanjutnya secara beruntun. Dari tren kemenangan itu didapatkan Nerazzurri dari AC Milan di laga Derby della Madonnina dan Lazio. Kemenangan dari Lazio di pertandingan pamungkas membawa Inter kini ke posisi kedua klasemen dengan raihan 22 angka.
Pada akhir minggu ini, Inter memiliki kans untuk meneruskan tren kemenangannya di Serie A. Mereka akan berhadapan dengan Genoa di Giuseppe Meazza, Sabtu (3/11) malam WIB. Inter memiliki rekor bagus ketika melawan Genoa di markas sendiri. Mereka tidak tertaklukkan dari 12 pertandingan kandang pamungkas di liga kontra Genoa dengan menorehkan sembilan kemenangan dan tiga kali bermain seri.
Berhadapan dengan Genoa, Inter tentu akan menggandalkan striker andalannya yakni, Mauro Icardi. Penyerang asal Argentina itu telah mengoleksi enam gol di liga setelah mencetak dua gol ke jala Lazio minggu silam. Pada sisi lain, Genoa malah tengah kurang oke. Mereka tak menang dari empat laga pamungkas di liga dengan dua kali kalah dan dua kali bermain seri.
Ujung tombak Genoa, Krzysztof Piatek, juga tengah minim gol. Kendati masih di pucuk daftar pencetak gol terbanyak Serie A, Piatek tidak mencetak gol dari tiga laga pamungkas. Kendati begitu, Inter tetap akan hati-hati. Hasil seri 1-1 di kandang Juventus ini yang akan menjadi modal bagus untuk Genoa saat menghadapi Inter.
Dari laga lainnya, Juventus yang berada di posisi pertama klasemen akan menghadapi Cagliari di Allianz Stadium, Minggu (4/11/2018) dini hari WIB nanti. Pertandingan ini sebagai ajang pemanasan Bianconeri sebelum menghadapi Manchester United di Liga Champions.
Sementara itu, AC Milan yang masuk ke empat besar Serie A setelah menang dari Genoa dinihari tadi. Pada akhir minggu ini, Milan akan berhadapan dengan Udinese. Sedangkan Napoli akan melawan Empoli di San Paolo. Sementara Lazio akan berhadapan dengan SPAL.
Di samping ini ada tambahan berita lainnya, AC Milan memetik kemenangan tipis 2-1 atas Genoa di San Siro dalam laga lanjutan Serie A. I Diavolo Rosso harus menanti sampai akhir menit laga untuk memantapkan kemenangan di pertandingan tersebut.
Laga ini digelar di San Siro di giornada perdana Serie A. Namun lantaran insiden yang terjadi di Genoa saat itu, ditunda jadi hari Kamis (1/11/2018) dinihari WIB tadi.
Suso sempat bikin Milan memimpin cepat melalui aksinya pada menit keempat. Namun Genoa bisa mencetak gol balasan kaal paruh kedua berlangsung sepuluh menit.
Kapten AC Milan, Alessio Romagnoli, bikin kesalahan amankan yang membuat gol bunuh diri. Untungnya, si pemain membalasnya melalui gol penentu kemenangan Milan pada masa injury time babak kedua.
Dengan tiga poin di laga ini mengantarkan Milan naik ke posisi keempat klasemen Liga Italia dengan mengoleksi 18 angka, jumlah poin ini sama dengan Lazio. Milan kini masih tertinggal 10 angka dari Juventus yang berada di pucuk klasemen. Sedangkan Genoa berada di peringkat ke-11 klasemen dengan raihan 14 angka.
Dalam pertandingan berlangsung ini, Milan langsung tampil menekan dan menyerang. Hasilnya positif, kala pertandingan baru berlangsung empat menit, klub besutan Gennaro Gattuso itu lantas bikin gol. Suso yang sebagai pencetak gol pertama untuk Milan. Pemain asal Spanyol itu melepaskan tendangan keras tepat ke arah gawang dari jarak jauh yang tidak bisa ditepis kiper Genoa. Milan memimpin 1-0.
Milan mengendalikan ball posession dan lebih banyak bikin kans sepanjang pertandingan. Namun gol cepat bikin Genoa lebih waspada dan bermain bertahan dengan ketat di barisan belakangnya. Sampai paruh perdana selesai, kedudukan 1-0 tetap bertahan sampai turun minum.
Di awal paruh kedua, Genoa mencoba tampil lebih terbuka untuk mencari gol balasan. Hasilnya juga oke, di menit ke-56, mereka bisa mencetak gol penyama kedudukan jadi 1-1 kala Romagnoli melakukan kesalahan kala mencoba mengamankan namun bola justru mengarah ke gawang timnya sendiri.
Milan terlihat tampil dominasi dan punya percobaan sebanyak 20 tendangan. Namun serangan mereka masih belum terlihat mengesankan. Saat laga memasuki masa injury time babak kedua, Romagnoli membayar kesalahannya dengan mencetak gol. Dia melepaskan tendangan dari jarak jauh yang tidak bisa dihadang oleh Genoa. Skor berubah menjadi 2-1 untuk keunggulan Milan atas Genoa yang sekaligus bertahan hingga laga selesai.
Seusai laga, pelatih Milan itu mengaku senang dengan kemenangan di laga tersebut. Dia menilai pertandingan akan selesai dengan hasil imbang jika sang kaptennya itu tidak bisa menuntaskan kansnya dengan bagus. “Ya, saya pikir begitu. Tapi, dia berhasil memanfaatkan kesempatannya dengan bagus dan kami berhasil memenangi pertandingan itu,” kata pelatih AC Milan itu. (As)

