Manuel Pellegrini menyebut timnya tak pantas terdepak dari ajang Liga Champions. Dia juga mengatakan Real Madrid lolos ke final hanya beruntung saja.
Manchester City gagal lolos ke final Liga Champions. Usai sukses bikin torehan anyar untuk klub sendiri, yang mana mereka bisa melaju lebih jauh dari babak perdelapan final, City di musim ini harus senang dengan sebagai tim yang tembus sampai ke babak empat besar.
City disingkirkan Real Madrid dengan total agregat 0-1. Di laga leg perdana babak semifinal yang berlangsung di Etihad Stadium, mereka bermain imbang tanpa gol kala menjamu Los Blancos. Namun di laga leg kedua yang digelar di santiago Bernabeu, 5 Mei dinihari WIB kemarin, mereka kalah 0-1 dari El Real dan itu kekalahan dari kesalahan yang dilakukan Fernando ke gawang timnya sendiri.
Manuel Pellegrini selaku pelatih Manchester City menyatakan timnya telah berusaha keras dan berjuang keras dalam menampilkan performa terbaik kala berhadapan dengan Madrid– klub yang telah langganan bermain hingga di partai puncak Liga Champions. Namun demikian, Pellegrini juga mengaku sedikit kecewa atas kegagalan timnya dalam melaju ke final.
“Jelas saya kecewa ketika melihat Manchester City gagal lolos ke final Liga Champions. Saya pikir bukan saya saja, tapi semua pemain dan termasuk para suporter kami juga merasa seperti yang saya rasakan seperti itu. Kami sudah bekerja keras dan berusaha keras tapi kami malah gagal. Kami tahu kami menghadapi Real Madrid yang punya rekor bagus di ajang ini, tapi performa kami tidak kalah dari mereka,” ujar Pellegrini di situs resmi klub.
“Jika anda ada lihat pertandingan leg kedua semifinal Liga Champions yang berlangsung di Santiago Bernabeu kemarin malam, anda tentu bisa tahu performa tim manakah yang bermain bagus. Kami lihat mereka lolos ke final karena keberuntungan saja. Jika Fernando tidak melakukan gol bunuh diri maka kami yang berkesempatan melaju ke final Liga Champions,” tambahnya.
“Kami juga tampil tidak dengan kekuatan terbaik kami. Jika saja para pemain pilar kami dalam kondisi fit 100 persen, maka kami jelas bisa mengalahkan Madrid. Seperti yang anda tahu kami tidak diperkuat Yaya Toure, David Silva dan Samir Nasri yang belum pulih dari cedera masing-masing. Tapi kami tetap bisa mengimbangi permainan mereka. Ini jelas mengecewakan kami ketika kami gagal lolos. Namun begitu, kami juga tidak ingin membahas terlalu jauh lagi tentang pertandingan tersebut. Karena itu sudah lewat dan tidak bisa dikembalikan lagi,” kata pelatih asal Chile tersebut.
“Kami sudah mencoba mengeluarkan dan memberikan yang terbaik untuk tim. Jadi kami berharap ke depannya kami bisa tampil lebih baik lagi.”
Laga melawan Madrid sebagai pertandingan pamungkas Pellegrini bersama City di ajang Liga Champions. Dikarenakan, musim depan dia tidak akan melatih City lagi dan klub juga sudah punya pelatih baru yakni, Pep Guardiola.
Beralih ke hasil akhir pertandingan antara Sevilla berhadapan dengan Shakhtar Donetsk di babak semifinal Liga Europa.
Sevilla memiliki kans mempertahankan trofi di ajang Liga Europa setelah melaju ke babak final. Sevilla tembus setelah mengalahkan Shakhtar Donetsk dengan skor akhir 3-1 di laga leg kedua babak empat besar.
Dari laga yang dihelat di Estadio Ramon Sanchez Pizjuan, Jumat (6/5) dinihari WIB tadi, Sevilla sukses memastikan diri melaju ke final usai menang 3-1 atas lawannya, Shakhtar. Dengan begitu, tim besutan Unai Emery tersebut melaju dengan total agregat 5-3, usai di laga leg pertama yang berlangsung di kandang Shakhtar bermain imbang 2-2.
Sevilla sudah unggul kala laga baru berlangsung sembilan menit. Kevin Gameiro yang menjadi pencetak gol dan sekaligus membawa timnya unggul 1-0 atas Shakhtar. Gol itu diawali dari kesalahan yang dilakukan pemain Shakhtar Donetsk, Maksym Malyshev, dalam mengontrol bola. Gameiro berhasil mendapatkan bola dari kaki lawan dan lantas menggiring bola ke dalam kotak terlarang. Dia mengakhirinya dengan tembakan kaki kanan yang tepat ke sasaran untuk mengantarkan Sevilla unggul.
Shakhtar baru bisa menyamakan kedudukan di menit-menit akhir babak pertama. Marlos memberikan operan jitu yang lantas diakhiri oleh Eduardo lewat tendangan kaki kiri. Kedudukan berubah menjadi 1-1 yang sekaligus bertahan sampai turun minum.
Di awal babak kedua, tepatnya di menit ke-47, Sevilla berhasil kembali unggul menjadi 2-1 atas tim tamunya. Gameiro kembali membobol gawang lawan. Kali ini gol berawal dari sebuah operan jitu yang dilepaskan Grzegorz Krychowiak kepada Gameiro. Striker asal Sevilla tersebut lalu melego penjaga gawang Shakhtar, Andriy Pyatov, dan mengirim bola ke dalam gawang yang sudah kosong.
Gameiro hampir mencetak hat-trick pada menit ke-58. Ever banega yang berdiri di sisi kiri lalu melepaskan operan ke dalam kotak terlarang. bola bisa diterima oleh Gameiro, yang tanpa lama langsung melepaskan sepakan salto, namun masih melenceng dari sasaran.
Satu menit berselang, Sevilla bisa kembali merobek gawang lawan. kali ini giliran mariano Ferreira yang mencatatkan namanya di papan skor usai tendangan kaki kanannya tak mampu ditepis kiper. Skor berubah menjadi 3-1 untuk keunggulan Sevilla.
Dengan unggul dua gol, Sevilla tidak mengendurkan serangannya. Mereka terus menekan pertahanan Shakhtar dan kembali menciptakan kans bagus yang bisa menghasilkan gol tambahan pada menit ke-69. tapi tandukan Krychowiak menyambut sepakan bebas Banega masih melenceng dari gawang.
Shakhtar bukannya tak ada kans. Mereka juga memiliki peluang untuk memperkecil ketertinggalannya pada menit ke-73. Operan lambung Darijo Srna lewat sisi kanan diterima tandukan Eduardo. Namun usaha Eduardo masih melebar dari sasaran. Setelah itu tim tamu kembali mengancam. Namun lagi-lagi upaya mereka berakhir gagal.
Di sisa waktu laga babak kedua, kedua tim saling tekan menekan. Namun hingga peluit panjang ditiupkan wasit tanda berakhirnya pertandingan, tak ada gol tambahan tercipta lagi. Skor berakhir 3-1 untuk kemenangan Sevilla atas Shakhtar. Dengan begitu Sevilla yang berhak melaju ke final Liga Europa.
Pada partai puncak Liga Europa, Sevilla akan menghadapi Liverpool, yang melaju setelah mengalahkan Villarreal dengan skor akhir 3-0 di laga leg kedua babak semifinal. Pertandingan final akan dilangsungkan di St. Jakob-Park, Basel, 18 Mei nanti. (As)

