Napoli berhasil meraih kemenangan tipis 2-1 atas Chievo di San Paolo dalam laga lanjutan Serie A, Minggu (8/4/2018) malam WIB.
Menghadapi Chievo di San Paolo pada akhir pekan ini, Napoli perlu kemenangan demi menjaga jarak dari Juventus untuk tidak tertinggal jauh. Akan tetapi, usai bermain seri tanpa gol di paruh perdana, tim arahan Maurizio Sarri itu malah kebobolan terlebih dulu usai Mariusz Stepinski mencetak gol pada menit ke-73. Usaha Partenopei baru bisa menyamakan kedudukan dan sekaligus berbalik unggul di sisa waktu babak kedua. Arkadiusz Milik menciptakan gol balasan pada menit ke-89 dan Amadou Diawara memantapkan kemenangan Napoli jadi 2-1 atas Chievo lewat golnya pada masa injury time.
Dengan tambahan tiga poin di laga ini bikin Napoli kembali menempel Bianconeri. Napoli saat ini mengoleksi 77 poin dengan menduduki peringkat kedua klasemen dan masih tetap tertinggal empat angka dari Juventus yang sedang memimpin puncak klasemen. Sedangkan Chievo masih tetap berada di peringkat ke-14 klasemen dengan raihan 29 poin.
Kronologi Laga
Pertandingan ini tidak gampang untuk Napoli. Mereka memang bisa mengendalikan permainan dengan unggul ball posession yang sangat jauh, di mana mereka unggul hingga 73 persen banding 27 persen milik Chievo. Namun pertahanan tim tamu terlihat sangat kokoh. Kendati terus diancam, Chievo bisa bikin Napoli emosi terutama di paruh perdana. Paruh pertama ini, Chievo pun bisa mengimbangi Napoli hingga turun minum.
Permainan di paruh kedua tak berubah, Napoli terus menunjukkan serangannya dan coba menyerang dari berbagai sisi untuk mencari celah untuk masuk ke pertahanan Chievo yang terus bermain bertahan dengan sangat rapat. Usaha Napoli langsung menghasilkan sebuah penalti pada menit ke-51. Fabio Depaoli melakukan pelanggaran usai menarik baju Dries Mertens di dalam kotak terlarang dan wasit langsung memberikan hadiah penalti kepada tim tuan rumah.
Namun kesempatan emas ini tidak bisa dimanfaatkan dengan baik. Mertens sendiri yang maju menjadi algojo dan gagal menjalani tugasnya dengan bagus usai kiper Chievo Stefano Sorrentino bisa menghadang tembakannya. Gawang Napoli malah kebobolan kala Mariusz Stepinski bisa bikin gol untuk tim tamu pada menit ke-73. Diawali dari operan bagus Emanuele Giaccherini, Stepinski bisa mengirim bola ke dalam jala Pepe Reina. Chievo unggul 1-0.
Setelah kebobolan, tim tuan rumah langsung tampil lebih menekan dan meningkatkan serangannya. Hasilnya baru datang kala laga memasuki menit ke-89, Arkadiusz Milik mencetak gol untuk Napoli. Diawali dari operan silang Insigne, Milik meneruskannya dengan sundulannya untuk merobek gawang Chievo. Empat menit berselang, tepatnya pada masa injury time menit ketiga, Amadou Diawara bisa membawa Napoli berbalik unggul lewat golnya. Memanfaatkan operan dari Callejon, saling rebut sampai Milik memberikan operan ke Diawara. Nama pemain terakhir yang disebutkan itu dengan gampang menciptakan gol ke gawang tim tamu. Usai itu tidak ada gol tambahan tercipta lagi hingga laga selesai. Skor berakhir 2-1 untuk kemenangan Napoli atas Chievo.
Di laga lainnya, Inter Milan menelan pil pahit kala bertandang ke markas Torino di laga lanjutan Serie A. La Beneamata takluk 0-1 dari tim tuan rumah. Berhadapan dengan Torino di di Stadio Olimpico Grande Torino, Minggu (8/4/2018) malam WIB kemarin. Nerazzurri langsung bermain menyerang. Sedangkan Torino terlihat lebih bermain bertahan dan kemudian menggandalkan counter attack.
Kans perdana diperoleh Torino pada menit keempat. Christian Ansaldi melakukan umpan yang dapat disambut Daniele Baselli, tapi tendangan yang dilepaskannya masih melebar dari jala Samir Handanovic. Inter gantian menyerang pada menit ke-11. Ivan Perisic yang menggiring bola coba melakukan tembakan lob, namun penjaga gawang Torino Salvatore Sirigu dapat menghadangnya. Kans bagus Inter hilang.
Dua menit kemudian, gantian Mauro Icardi yang tidak bisa memanfaatkan kans. Menerima umpan di mulut jala, Sirigu dapat lebih siaga mengantisipasi si kulit bundar. Pada menit ke-20, Perisic kembali memberikan tekanan. Memaksimalkan sepak pojok, tandukannya masih mengenai mistar jala Torino. Di laga ini, Inter tercatat tampil lebih dominasi dan memiliki kans lebih banyak atas tim tuan rumah.
Akan tetapi, jala Inter justru kemasukan terlebih dulu pada menit ke-37. Diawali dari counter attack, Lorenzo De Silvestri melakukan operan yang dapat dituntaskan dengan gampang oleh Adem Ljajic. Terpaut 0-1 bikin Inter semakin menekan pertahanan Torino untuk mencari gol balasan. Pada menit ke-41, kans Icardi melalui tembakan volinya masih dapat diamankan oleh penjaga gawang. Sampai turun minum, skor itu tetap bertahan untuk keunggulan Torino.
Pada paruh kedua, pertandingan berlangsung lebih menarik. Kedua tim saling tekan menekan. Pada menit ke-55, kans diperoleh Silvestri yang dapat menyundul bola tembakan bebas Ljajic. Namun tandukannya masih dapat diamankan oleh Handanovic dengan aksi bagus menghalau bola di depan jala. Empat menit kemudian, gantian Inter yang mendapatkan peluang emas. Milan Skriniar dapat menanduk bola tembakan bebas Joao Cancelo, namun Sirigu dapat menghalaunya.
Pada menit ke-70, kans Inter kembali dihadang tiang jala. Rafinha mengendalikan bola dan melakukan tembakan dari jarak dekat, namun bola masih mengenai tiang mistar tim tuan rumah kendati Sirigu terlihat tidak bisa menghadang bola tersebut. Pada menit ke-83, satu kesempatan untuk Simone Edera, namun kansnya dapat diantisipasi dengan bagus oleh Handanovic. Empat menit kemudian, giliran Yann Karamoh yang mencoba peruntungannya, tapi usahanya juga bisa diamankan oleh Sirigu. Inter terlihat tampil ngotot sekali tapi percobaan mereka tetap tidak bisa menembus pertahanan Torino.
Pada sisa waktu laga di babak kedua ini, Inter masih terus berusaha atau berjuang untuk terus menekan pertahanan Torino untuk mencari gol balasan. Namun upaya mereka tetap gagal hingga peluit panjang ditiupkan wasit tanda berakhirnya pertandingan. Skor berakhir 1-0 untuk kemenangan Torino atas Inter. Dari hasil akhir ini maka Inter kini berada di posisi keempat klasemen sementara Serie A dengan memiliki 59 angka, terancam digusur Lazio yang tertinggal dua angka di peringkat kelima dan baru akan bermain menghadapi Udinese pada beberapa saat lagi. Sedangkan Torino tetap berada di urutan kesepuluh klasemen dengan koleksi 45 angka dalam 31 pertandingan yang sudah dilewatinya pada musim ini. (As)

