Manajer Napoli Maurizio Sarri meminta anak asuhnya untuk fokus penuh kala menghadapi AC Milan di laga lanjutan Serie A demi mendapatkan hasil bagus.
Napoli akan menjalani laga berat di San Siro pada hari Minggu (22/1/2017) dinihari WIB, di laga lanjutan Liga Italia dengan menghadapi AC Milan. Kedua tim ini sedang bersaing untuk posisi tiga besar sekarang ini, dengan hanya berjarak empat angka di papan klasemen sementara Serie A.
Sementara Napoli sedang berada di peringkat ketiga klasemen sementara Serie A dengan mengoleksi 41 poin dalam 20 laga yang sudah dijalaninya pada musim ini. Sementara Rossoneri berada di posisi kelima klasemen dengan raihan 37 angka dalam 19 laga yang sudah dilewatinya pada musim ini.
Sarri tidak sangsi lagi laga nanti akan berat, ditambahkan Diavolo Rosso telah menaklukkan tim yang memenangi gelar juara Serie A lima musim pamungkas, yakni Juventus, dua kali di Serie A dan Piala Super Italia. Dengan permainan Milan yang ingin mengendalikan bola, Partenopei wajib memanfaatkan setiap kans yang diperoleh.
“Seperti yang anda tahu, AC Milan di musim ini sudah jauh lebih baik dari musim sebelumnya. Mereka terlihat berambisi ingin memenangi gelar juara. Buktinya, mereka berhasil mengalahkan Juventus yang merupakan tim yang memenangi Scudetto lima kali secara beruntun,” terang Sarri di situs resmi klub.
“Mereka memiliki banyak pemain kuat dan dapat mengalahkan lawan dengan gampang. Mereka memiliki semua apa yang mereka inginkan, maka itu kami harus fokus penuh kala menghadapi mereka. Kami tahu hasil akhir ini sangat penting untuk kami, jika kalah maka posisi kami di papan klasemen bakal tertekan, jadi kami harus bisa memanfaatkan kans yang ada menjadikan gol,” tambahnya.
Di samping ini ada tambahan berita lainnya mengenai hasil akhir laga antara AS Roma melawan Sampdoria. AS Roma memantapkan lajunya ke babak delapan besar Coppa Italia musim ini, usai melibas Sampdria dengan skor telak 4-0.
Menghadapi Sampdoria di depan pendukungnya sendiri yang berlangsung di Olimpico, Jumat (20/1/2017) dinihari WIB, di pertadiingan babak 16 besar Coppa Italia, I Lupi bermain mendominasi sejak awal menit babak pertama. Hingga pertandingan selesai, statistik mencatatkan bahwa Giallorossi unggul ball posession sampai 57 persen berbanding 43 persen milik lawannya.
Kendati begitu, Roma baru dapat membuka keunggulannya pada menit ke-39 melalui tendangan keras Radja Nainggolan. Gol itu sebagai satu-satunya yang ada di babak perdana. Di awal babak kedua tepatnya di menit ke-47, Roma menggandakan keunggulannya lewat Edin Dzeko, yang memanfaatkan operan Stephan El Shaarawy. Pada menit ke-61, gantian Dzeko yang membuat assist kepada gol El Shaarawy.
Nainggolan kembali mencetak gol keduanya di laga ini pada masa injury time dan sekaligus memantapkan kemenangan Roma menjadi 4-0 atas Sampdoria. Berkat hasil akhir ini yang membawa Roma melaju ke babak delapan besar Coppa Italia dan akan berhadapan dengan Cesena.
Kronologi Laga
Roma mengawali laga dengan lantas mendominasi, namun Sampdoria yang terlebih dulu menekan. Pada menit ketiga, luis Muriel menggiring bola dan melepaskan tendangan dari dalam kotak tapi masih mengenai tiang kiri jala.
Roma balas mengancam pada menit ke-25 lewat sebuah tendangan bebas. Sepakan bebas yang dieksekusi Leandro Paredes masih belum mengarah ke gawang. Tidak lama kemudian, Paredes kembali memperoleh peluang dari jarak jauh. Kali ini usahanya dihadang mistar gawang.
Stephan El Shaarawy punya kans pada menit ke-30. Dia melepaskan tendangan dari jarak jauh yang meneruskan operan Daniele de Rossi, tapi masih bisa ditangkap dengan baik oleh penjaga gawang Sampdoria. Dua menit kemudian, El Shaarawy kembali mencoba peruntungannya setelah melego beberapa pemain lawan sebelum melepaskan tendangan. Namun belum membuahkan hasil lantaran bisa dijinakkan oleh kiper Christian Puggioni.
Paredes nyaris membawa Roma unggul pada menit ke-35, andaikan sepakan kerasnya tidak bisa ditepis oleh Puggioni. Roma akhirnya bisa membuka keunggulannya empat menit kemudian. Usaha Matias Silvestre membuang si kulit bundar malah bikin bola meluncur ke Radja Nainggolan. Tanpa lama, Nainggolan lantas melepaskan tendangan voli yang tidak bisa dijangkau oleh kiper lawan. Roma unggul 1-0.
Pada menit ke-42, Roma memiliki peluang emas untuk menggandakan keunggulannya. Nainggolan memberikan umpan kepada El Shaarawy yang tidak terjaga, namun tembakannya masih melayang tinggi.
Menatap paruh perdana selesai, Roma sempat menorehkan kans melalui Nainggolan dan El Shaarawy. namun usaha kedua pemain itu tidak berujung gol. Skor 1-0 untuk keunggulan tim tuan rumah bertahan hingga turun minum.
Dua menit paruh kedua berlangsung, tim tuan rumah menggandakan keunggulannya menjadi 2-0. El Shaarawy dengan pandai memberikan operan jitu yang gagal dihadang oleh pemain tim tamu. Edin Dzeko yang berhasil menerima operan itu lantas mengirim bola ke dalam gawang Puggioni.
Dzeko nyaris membobol gawang Sampdoria lagi pada menit ke-55. Tandukannya mengenai tiang gawang. Bola muntah disambut Antonio Ruediger dengan tendangan namun bisa diredam oleh kiper Sampdoria. Dzeko mendapatkan kans lagi tiga menit berselang. Tapi lagi-lagi upaya Dzeko bisa dihadang usai sundulannya bisa dihalau oleh Puggioni.
Roma akhirnya bisa menambahkan keunggulannya menjadi 3-0 atas Sampdoria pada menit ke-61. Dzeko memberikan operan kepada El Shaarawy yang berada di sisi kiri. El Shaarawy langsung mengendalikan bola kemudian melego pemain lawan sebelum menceploskan bola ke dalam gawang tanpa bisa dihadang lagi oleh Puggioni.
Sampdoria sempat merobek jala Roma pada menit ke-71 melalui tendangan Patrick Schick. Akan tetapi, gol tersebut dianulir wasit lantaran Schick terlebih dulu dalam perangkap offside.
Sampdoria mencoba tampil terbuka dan bermain menyerang kendati sudah tertinggal tiga gol. Tapi serangan mereka tidak bisa berujung gol lantaran pertahanan AS Roma cukup rapat membuat tim tamu sulit menciptakan kans bagus.
Diego Perotti mencoba peruntungannya pada menit ke-82. Dia mencoba melepaskan tendangan melengkung namun masih melenceng dari gawang tim tamu.
Nainggolan kembali mencatatkan namanya di papan skor pada masa injury time babak kedua dan sekaligus menambahkan keunggulan Roma menjadi 4-0 atas Sampdoria. Kali ini Nainggolan membobol gawang lawan setelah menerima operan dari Diego Perotti. Setelah itu tidak ada gol tambahan tercipta lagi hingga peluit panjang ditiupkan wasit tanda berakhirnya laga.
Di partai lainnya, Lazio akan berhadapan dengan Inter Milan di babak delapan besar Coppa Italia. Lazio melaju setelah berhasil mengalahkan Genoa dengan skor akhir 4-2 di babak perdelapan final.
Di laga yang digelar di Stadio Olimpico pada Kamis (19/1/2017) dinihari WIb tadi, Lazio memecah kebuntuannya lewat aksi Filip Djordjevic di menit ke-20. Djordjevic berlari dijaga dua pemain lawan untuk menendang operan jitu Felipe Anderson ke dalam jala Genoa.
Lazio menggandakan keunggulannya di menit ke-31 lewat aksi Wesley Hoedt. Tendangan keras kaki kiri yang dilepaskan Hoedt dari luar kotak penalti tidak dapat diterima oleh kiper Genoa, Eugenio Lamanna.
Lazio sebetulnya memiliki kans bagus untuk memimpin tiga gol di menit ke-28. Mereka memperoleh hadiah penalti setelah Lucas Orban melakukan pelanggaran terhadap Djordjevic. Tapi Felipe Anderson yang maju sebagai algojo gagal menjalani tugasnya usai tendangannya bisa diredam oleh Lamanna.
Lazio gagal mempertahankan keunggulanya. Dari kurang waktu sekitar empat menit, Genoa bisa menciptakan dua gol balasan lewat Mauricio Pinilla dan Goran Pandev.
Pinilla merobek jala Lazio di menit ke-41 usai tendangan melengkungnya merobek jala Lazio. Di menit ke-45, Pandev memaksimalkan tendangan Isaac Cofie yang tepat kepadanya untuk menciptakan gol dari dalam kotak penalti.
Sergej Milinkovic-Savic mengantarkan Lazio kembali memimpin jadi 3-2 di menit ke-70 melalui golnya. Sepakan voli pemain internasional Serbia tersebut mengarah ke arah gawang tanpa dapat diredam oleh Lamanna.
Lima menit berselang, giliran Ciro Immobile yang merobek gawang lawan setelah menyambut umpan dari Jordan Lukaku dan sekaligus menambahkan keunggulan Lazio menjadi 4-2. Di sisa waktu tidak ada gol tercipta lagi, skor berakhir 4-2 untuk kemenangan Lazio atas Genoa.
Dengan kemenangan ini mengantarkan Lazio lolos ke babak delapan besar Coppa Italia musim ini. Dan di babak perempatfinal nanti, Lazio akan melawan Inter Milan, 31 Januari nanti. Inter terlebih dulu melaju setelah mengalahkan Bologna. (As)

