Napoli melangkah cepat usai kehilangan Gonzalo Higuain. Mereka kini sedang membidik striker Polandia yang saat ini memperkuat Ajax Amsterdam, Arkadiusz Milik.
Gonzalo Higuain memutuskan untuk bergabung ke Juventus usai tiga musim memperkuat Napoli. Penyerang asal Argentina tersebut kabarnya direkrut Bianconeri dari Partenopei dengan harga transfer sebesar 90 juta euro di bursa transfer musim panas ini.
Hengkangnya Higuain bikin Napoli kehilangan seorang penyerang tajam yang merupakan ujung tombak di depan gawang lawan. Selama tiga musim berseragam Napoli, Higuain berhasil mengoleksi 91 gol dari 146 laga yang sudah dijalaninya pada musim ini. Pada musim silam, dia sebagai pencetak gol terbanyak Liga Italia dengan menciptakan 36 gol.
Maka itu Napoli langsung bergerak cepat untuk mendapatkan pemain pengganti yang cocok di bursa transfer musim panas ini. Mereka dikabarkan membidik striker AC Milan Carlos Bacca dan striker Inter Milan Mauro Icardi. Akan tetapi, Milik juga menjadi incaran Napoli. Bahkan pihak Ajax Amsterdam menyebut bahwa pemainnya sedang dibidik oleh klub Italia itu.
“Ya, kami mendapatkan laporan bahwa Napoli sedang mendekati pemain kami. Tapi hingga kini belum ada kata sepakat di antara kedua belah pihak,” ungkap Direktur Olahraga Ajax Amsterdam, Marc Overmars.
Milik yang kini masih berumur 22 tahun itu membela Ajax sejak tahun 2014 lalu, mulanya menjadi pemain dipinjamkan dari Bayer Leverkusen. Statistik mencatatkan bahwa Milik tercatat bisa mencetak 65 gol dari 76 laga yang dijalaninya dengan berkostum Ajax di seluruh ajang.
Milik kini masih punya kontrak panjang bersama Ajax, yang mana kontraknya baru akan selesai di tahun 2019 mendatang. Napoli dikabarkan siap mengeluarkan dana sekitar 35 juta euro untuk mendatangkan sang pemain di bursa transfer musim panas ini.
Milik sendiri pun tidak ingin ikut campur dengan kabar transfer yang mengaitkan dirinya dengan Napoli. “Ya, soal ini saya serahkan kepada agenku, saya tidak ingin terlibat dengan hal ini, karena itu akan buat binggung aja. Saya lebih memilih santai dan menikmati karierku sekarang ini,” kata Milik di situs resmi klub.
Di samping ini ada tambahan berita lainnya, Presiden Inter Milan Erick Thohir menegaskan bahwa timnya tak akan melepas Mauro Icardi di bursa transfer yang sedang dibuka. Erick juga mengungkapkan bahwa posisi Roberto Mancini tetap akan sebagai manajer La Beneamata.
Nama Icardi belakangan ini memang gencar dispekulasikan. Agen sekaligus istri sang pemain, Wanda Nara, menilai Icardi pantas menerima kontrak anyar dari Nerazzurri. Andai kesepakatan tidak disetujui oleh pihak klub, Wanda menyatakan Icardi bisa jadi hengkang ke tim lain.
Di waktu sekarang ini, Napoli juga membidik Icardi sebagai salah satu pemain yang ingin didatangkannya ke San Paolo. Napoli sekarang ini sedang perlu penyerang anyar usai ditinggal Gonzalo Higuain yang hengkang ke Juventus.
“Kami tak akan pernah melepas Mauro Icardi. Kami memang sempat mendapatkan pinangan-pinangan dari klub-klub lain untuk pemain kami, termasuk Napoli juga, namun kami tak akan melegonya. Kami juga sudah memberikan kontrak baru selama satu tahun yang silam,” ungkap Erick.
“Kami punya hubungan bagus dengan dia dan kami selalu berbicara andai ada yang tidak cocok. Hingga kini kami merasa baik-baik saja dan tidak ada masalah. Dia merupakan kapten tim kami dan dia pemain krusial untuk kami, jadi kami tidak ingin kehilangan pemain seperti dia, apalagi usianya sekarang ini masih muda,” lanjutnya.
Erick sudah berjumpa dengan Mancini di tur pramusim klubnya di Amerika Serikat. Mereka berjumpa usai Mancini diberitakan tak gembira dengan kegiatan transfer klub dan ingin pergi.
“Perjumpaan ini dilakukan tentu hal yang sangat krusial. Kami harus bekerja sama di dalam satu tim, jika ada yang tidak beres maka bisa berbicara dengan kami,” kata Erick.
“Roberto Mancini merupakan manajer kami. kabar bahwa dia ingin pergi mungkin hanya kabar angin saja, lantaran hingga sekarang ini kami punya target yang ingin kami gapai di musim depan. Tekad kami adalah ingin meraih sebuah gelar juara di musim depan dan kami harus, harus bisa mendapatkannya.” (As)

