Radja Nainggolan dan Miralem Pjanic belakangan ini dikaitkan dengan beberapa klub Eropa. Tapi Presiden AS Roma, James Pallotta, menegaskan keduanya tidak dijual.
Akhir-akhir ini Miralem Pjanic dan Radja Nainggolan kerap digadang bakal pergi dari AS Roma di bursa transfer musim panas nanti. Hal ini tentu tak lepas bahwa kedua pemain itu tengah diincar oleh beberapa klub raksasa Eropa.
Nainggolan gencar diberitakan sebagai sasaran Antonio Conte yang akan membesut Chelsea musim depan. Sedangkan Pjanic dikabarkan sedang diincar oleh Juventus dan Bayern Munich. Media-media Italia mengabarkan bahwa Giallorossi kemungkinan akan menjual salah satu dari kedua pemain itu demi mendapatkan dana tambahan atau bisa mendatangkan pemain baru guna untuk memperkuat timnya menjadi lebih baik dan lebih kuat untuk menghadapi musim depan.
Akan tetapi, kabar itu langsung dibantah oleh Pallotta. Presiden I Lupi tersebut menyatakan dengan tegas kalau mereka tak akan menjual Nainggolan dan juga Pjanic ke klub lain di bursa transfer musim panas nanti.
“Kami memang ingin membangun tim menjadi lebih kuat dan lebih baik untuk menghadapi musim depan. Tapi bukan berarti kami harus melepaskan pemain inti kami seperti Radja Nainggolan atau Miralem Pjanic ke klub lain. Kami punya dana kuat untuk mendatangkan pemain baru. Jadi kami tidak akan pernah melepas pemain kami ke klub lain kecuali kami akan melepas pemain yang memang tidak dibutuhkan lagi,” ungkap Pallotta di situs resmi klub.
“Kedua pemain kami itu juga tidak pernah mengatakan kepada kami bahwa ingin pergi dari klub. Jadi kami senang dengan kesetiaan mereka kepada klub. Kami tentu ingin terus bekerja sama dengan bagus dan bersama-sama mendapatkan apa yang kami inginkan di klub kami.”
Isu yang menguat itu tentu tidak lepas dari performa bagus dari kedua pemain itu di atas lapangan hijau pada musim ini. Pjanic sejauh ini mencetak 10 gol dan membuat 11 assist di ajang Liga Italia. Sedangkan Nainggolan menjalani musim terbagusnya dengan menciptakan enam gol.
Mengenai kelanjutan kariernya, Pjanic sempat menyatakan bahwa dirinya masih betah dan nyaman di klub yang bermarkas di Olimpico.
“Anda tak akan tahu apa yang akan ada ketika bermain di sepakbola profesional. Namun saya kini sedang fokus dengan rekan satu timnya. Kami masih memiliki satu pertandingan pamungkas pada musim ini dan kami ingin mengakhirinya dengan kemenangan,” ujar Pjanic.
Saya juga memiliki kontrak hingga tahun 2018 mendatang dan saya gembira dengan kontrak itu tapi kita lihat saja nanti.”
Di bawah ini ada tambahan berita lainnya mengenai hasil pertandingan antara Napoli menghadapi Torino.
Napoli meraih kemenangan tipis 2-1 atas Torino di laga lanjutan Serie A. Dua gol Partenopei dilesakkan oleh Gonzalo Higuain dan Jose Callejon.
Kemenangan itu bikin Partenopei mempertahankan posisi mereka di posisi kedua klasemen sementara Serie A. Sekarang ini tim besutan Maurizio Sarri tersebut mengumpulkan 79 angka dan memimpin dua poin dari AS Roma yangn di posisi kedua klasemen, dengan satu laga tersisa musim ini.
Sedangkan Torino ada di peringkat ke-11 klasemen dengan raihan 45 angka. Untuk Torino, ini merupakan hasil negatif yang ke-16 mereka dapatkan di ajang Liga Italia.
Bermain di Stadion Olimpico Grande Torino pada hari Senin dinihari tadi, Napoli yang bertindak sebagai tim tamu tercatat tampil dominasi atas Torino. Napoli tak cuma memimpin soal ball posession, yang dimiliki 61 persen sisanya 39 milik lawannya. Namun mereka juga unggul soal tembakan.
Di sepanjang pertandingan, setidaknya ada 15 tembakan untuk menciptakan gol yang dibikin para pemain Napoli, meski cuma enam di antaranya mengarah ke gawang. Torino cuma bisa melepaskan tujuh tendangan dan hanya dua di antaranya mengarah ke gawang.
Napoli membuka keunggulannya di menit ke-12 melalui Higuain. Gol itu tercipta berawal dari marek hamsik yang melihat Higuain dalam posisi bagus. Hamsik lalu mengirim operan jitu ke Higuain. Striker asal Argentina itu sempat menggiring si kulit bundar hingga ke dalam kotak terlarang lawan lalu melepaskan tendangan kaki kanan tepat ke sasaran dan gagal ditepis kiper Torino. Napoli unggul 1-0 atas tim tuan rumah.
Untuk Higuain, gol ini adalah gol ke-33 di ajang Liga Italia. Dia sekarang ini menjadi topskorer sementara di Liga dengan memimpin atas Carlos Bacca yang mengoleksi 17 gol dengan duduk di posisi kedua.
Delapan menit kemudian usai gol Higuain, Napoli menambahkan keunggulannya menjadi 2-0 atas Torino. Kali ini giliran Callejon yang membobol gawang lawan. Gol berawal operan manis Jorginho kepada Hamsik. Hamsik kemudian membawa si kulit bundar dan kemudian memberikan operan mendatar ke depan jala. Bola lalu disambut Callejon dengan tembakan keras untuk merobek jala tim tuan rumah.
Napoli punya beberapa kans sampai menatap paruh perdana selesai, tapi mereka tak bisa memanfaatkan kans itu menjadikan gol tambahan. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki paruh kedua, Marco Benassi memperoleh peluang untuk menipiskan ketertinggalannya. Namun sayangnya, tembakan yang dilepaskannya dari jarak dekat masih melayang dari sasaran.
Torino memperkecil ketertinggalannya menjadi 1-2 di menit ke-66 melalui aksi Bruno Peres. Gol berawal Peres yang menyambut operan silang ari tengah yang datang dari kaki giuseppe Vives. sebelum bola jatuh ke tanah, Peres kemudian melepaskan tendangan lob yang tidak bisa ditepis oleh penjaga gawang Napoli, Pepe Reina.
Usai itu, tak banyak kans yang tercipta. Torino pun harus tampil dengan 10 pemain pada menit ke-90 setelah Vibes menerima kartu kuning kedua karena melanggar Allan. Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, skor tidak berubah lagi, 2-1 berakhir untuk kemenangan Napoli atas Torino.
Masih di partai lainnya, Berakhir sudah tren 26 pertandingan tidak tertaklukkan Juventus di Liga Italia musim ini. Melawan Hellas Verona, Bianconeri kalah 1-2.
Di pertandingan giornada ke-37 yang dilangsungkan di Marc Antonio Bentegodi, Juventus yang telah dipastikan menjadi juara Liga Italia tampil tanpa kekuatan terbaiknya alias memainkan para pemain keduanya.
Pelatih Massimiliano Allegri mengistirahatkan para pemain intinya seperti Gianluigi Buffon, Paul Pogba, Stephan Lichtsteiner, Mario Manzukic dan Hernanes. Sedangkan Martin Caceres, Claudio Marchisio dan Sami Khedira menepi lantaran mengalami cedera.
Kendati tampil dengan pemain-pemain pelapisnya, Juventus tetap bisa mendominasi dengan membuat 16 tendangan dan lima di antaranya tepat ke gawang. Sedangkan Verona memiliki 12 tembakan dan enam di antaranya mengarah ke gawang.
Sejak pertandingan dimulai, Juventus dan Verona saling serang menyerang. Namun tidak ada satu pun kans di antara kedua pemain itu bisa dimanfaatkan menjadi gol. Sampai laga pertandingan berlangsung 43 menit baru tercipta gol, itu pun lewat sebuah penalti yang didapatkan Verona. Verona mendapatkan penati usai Alex Sandro melakukan pelanggaran terhadap Eros Pisano di kotak terlarang. Luca Toni ke depan menjadi algojo dan menjalani tugasnya dengan baik. Skor 1-0 untuk keunggulan Verona yang sekaligus bertahan sampai babak pertama selesai.
Di babak kedua, Juventus kembali mendominasi jalannya laga dan memiliki beberapa kans. Namun kans itu tidak berujung gol lantaran mereka juga terlihat sulit menembus dinding pertahanan tim tuan rumah yang sangat rapat.
Verona justru bisa menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 atas Juventus pada menit ke-55. Lewat countter attack, Federico Viviano membobol gawang lawan usai memanfaatkan operan dari Artur Ionita.
Dari Carpi di bulan Desember 2015 lalu, tidak ada satu klub dari Serie A yang bisa mencetak dua gol ke jala Si Nyonya Tua.
Verona semakin semangat menyerang untuk mencari gol ketiganya. Tapi hingga laga memasuki menit ke-90 tidak ada peluang yang bisa dimanfaatkan menjadikan gol. Juventus yang justru bisa menipiskan ketertinggalannya menjadi 1-2 pada masa injury time ke-lima lewat sebuah penalti yang dieksekusi dengan bagus oleh Paulo Dybala.
Hasil akhir ini sekaligus mengakhiri penampilan bagus Juventus yang tidak tertaklukkan dari 26 laga pamungkas di Serie A. Sebelumnya Juventus memetik 25 kemenangan sekali bermain imbang usai ditekuk Sassuolo, 28 Oktober 2015 lalu.
Juventus yang sudah memastikan diri jadi juara kini mengoleksi 88 angka dari 37 laga yang sudah dilewatinya pada musim ini. Sedangkan Verona di dasar klasemen dengan raihan 28 angka dari 37 pertandingannya. (As)

