AC Milan berhasil merengkuh tren positif akhir-akhir ini. Kendati demikian, I Diavolo Rosso dinilai masih perlu waktu untuk kembali meraih kesuksesannya lagi.
Penampilan AC Milan di awal musim ini bisa dikatakan mulai stabil. Kendati takluk di 2-3 di pertandingan perdana kontra Napoli, Rossoneri tidak tertaklukkan dari delapan laga selanjutnya. Tim besutan Gennaro Gattuso itu bahkan sempat menaklukkan tim besar AS Roma dengan skor akhir 2-1 di giornada kedua Serie A, dan sukses mendapatkan kemenangan di tiga laga pamungkasnya di seluruh ajang yang dilewatinya.
Kendati begitu, I Diavolo Rosso memang hingga kini masih berada di posisi kesepuluh klasemen sementara Serie A dengan mengoleksi 12 angka dan masih terpaut tiga angka dari Lazio yang berada di posisi empat besar. Akan tetapi, Milan masih punya satu pertandingan yang belum dijalani mengingat tundanya laga kontra Genoa di laga pertamanya.
Legenda AC Milan, Zvonimir Boban, menilai bahwa mantan timnya mulai terlihat sudah tampil bagus dan konsisten. Akan tetapi, bagi Boban, kalau Milan masih perlu beberapa tahun lagi untuk dapat bersaing dengan para rivalnya dalam memperebutkan gelar juara.
“Secara pribadi, saya melihat performa AC Milan di awal musim ini sudah terlihat oke dan lebih menjanjikan ketimbang di musim lalu. Namun saya pikir mereka masih perlu waktu sekitar tiga atau empat tahun lagi untuk bisa kembali meraih kesuksesannya lagi,” ungkap Boban.
“Milan perlu berjuang dan bekerja lebih keras lagi untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Saya tentu sangat mendukung mereka untuk terus sukses,” lanjutnya.
Kebersamaan Leonardo sebagai direktur Sepakbola dan Paolo Maldini sebagai Direktur Pengembangan dan Strategi Olahraga dinilai sudah membangkitkan kemampuan bermain di tim.
“Leonardo dan Maldini sudah memberikan yang terbaik di Milan. Mereka sudah berusaha sekuat tenaga dan mereka memang sangat memahami sepakbola. Dan hasilnya mereka menunjukkan dengan bagus. Tapi saya lihar mereka juga akan sependapat dengan saya tentang berapa lama kesuksesan Milan akan didapatkan,” tambah pemilik empat gelar Scudetto dan satu gelar Liga Champions bersama eks timnya itu.
Di samping ini ada tambahan berita lainnya, Napoli kembali ke jalan kemenangan setelah kalah dari Juventus minggu silam. Menghadapi Sassuolo, Napoli menang 2-0 berkat gol-gol yang dicetak oleh Adam Ounas dan Lorenze Insigne.
Napoli menghadapi Sassuolo di San Paolo, Minggu (7/10) malam WIB kemarin di pertandingan giornada kedelapan Liga Italia. Menekan begitu laga dimulai, Partenopei lantas mencetak gol pada menit ketiga melalui gol Ounas.
Sassuolo coba membalasnya di paruh kedua, namun Napoli berhasil memperoleh gol kedua pada menit ke-72 lewat aksi Insigne. Usaha Sassuolo mencetak gol malah menerima pukulan telak kala Rogerio harus diusir keluar dari lapangan oleh wasit pada menit ke-87.
Dengan kemenangan di laga ini maka Napoli berada di peringkat kedua klasemen sementara Serie A dengan mengoleksi 18 angka dalam delapan laga yang sudah dilakoninya. Tim besutan Carlo Ancelotti itu kini terpaut enam angka dari Juventus dan tiga angka di depan Lazio. Sedangkan Sassuolo berada di peringkat kedelapan dengan raihan 13 angka.
Dalam pertandingan berlangsung ini, Napoli lantas tampil menekan dan menyerang di awal menit babak pertama. Piotr Zielinski mengetes penjaga gawang Sassuolo Andrea Consigli. Pada menit ketiga, Napoli telah memimpin.
Umpan balik Sembrono dari Manuel Locatelli didapatkan oleh Adam Ounas. Bola langsung dilayangkan Ounas melewati atas kepala Giangiacomo Magnani, kemudian dituntaskan dengan tendangan keras ke sasaran.
Upaya Dries Mertens pada menit ke-11 diantisipasi Consigli. Sepakan lain dari pemain asal Belgia itu tidak lama kemudian juga belum menemui sasaran, lantaran masih melenceng dan dihadang oleh penjaga gawang.
Sassuolo mencoba menyerang lewat tendangan voli Kevin-Prince Boateng, namun masih melenceng dari gawang Napoli. Gantian, Napoli memiliki peluang emas untuk mencetak gol keduanya pada menit ke-25, namun eksekutor Piotr Zielinski menuntaskan operan jitu Simone Verdi masih bisa diamankan oleh penjaga gawang.
Satu tendangan dari Filip Djuricic menekan jala Napoli di menit ke-34. Akan tetapi, upayanya masih dapat dihadang oleh David Ospina. Skor masih 1-0 bertahan untuk keunggulan Napoli hingga turun minum.
Sassuolo memulai paruh kedua dengan banyaknya tekanan. Tandukan Boateng pada menit ke-48 melenceng, sedangkan tendangan Domenico Berardi diantisipasi oleh Ospina.
Lorenzo Insigne pada menit ke-58 masih bisa dihalau oleh Consigli, kala menerima operan manis dari Raul Albiol. Sassuolo mendapatkan beberapa peluang bagus, lewat Djuricic, Mehdi Bourabia dan Berardi. Namun tidak ada satu pun yang bisa menemui sasaran.
Pada menit ke-72, Napoli bisa menambahkan keunggulannya jadi 2-0 atas Sassuolo. Masuk lewat kiri, Insigne dengan pandai mengirim bola ke sasaran tanpa bisa ditepis oleh Consigli.
Sepakan Khouma Babacar dan Berardi pada menit ke-77 masih bisa diantisipasi oleh Ospina. Dari usahanya mengejar gol ketertinggalannya, Sassuolo malah harus kehilangan seorang pemain, usai Rogerio mendapatkan kartu merah setelah menyepak Jose Callejon pada menit ke-87.
Hingga laga selesai, tidak ada gol tercipta lagi. Skor berakhir 2-0 untuk kemenangan Napoli atas Sassuolo. (As)

