AC Milan melangkah ke babak perempatfinal Coppa Italia usai berhasil mengalahkan SPAL dengan skor akhir 3-0.
Dalam laga yang dilangsungkan di San Siro di babak perdelapan final Coppa Italia pada musim ini, tepatnya pada hari Kamis (16/1) dinihari WIB tadi, AC Milan tidak menurunkan Zlatan Ibrahimovitc. Striker internasional Swedia itu berada di pinggir lapangan alias sebagai pemain cadangan, namun Stefano Pioli tidak memberikan kesempatan kepada si pemain untuk tampil di pertandingan ini.
Tanpa Ibra tidak terlalu membuat kekuatan Milan lemah. Mereka tetap bisa menyerang dan bahkan bisa menciptakan tiga gol. Tiga gol Rossoneri itu dicetak oleh Krzysztof Piatek di menit ke-20, Samu Castillejo di menit ke-44 dan Theo Hernandez di menit ke-66. Dengan hasil akhir ini membawa Diavolo Rosso melangkah ke babak delapan besar Coppa Italia.
Pada babak perempatfinal Coppa Italia, Milan akan berhadapan dengan Torino, yang mana sang lawan terlebih dulu lolos ke babak delapan besar setelah berhasil mendepak Genoa lewat penalti dengan skor 5-3.
Dalam laga berlangsung ini, Milan bermain menyerang dan mengancam barisan belakang SPAL begitu laga dimulai. Piatek lantas menekan kala pertandingan baru berlangsung dua menit.
Menyambut operan dari Samu Catillejo, dia melakukan tendangan dari jarak dekat. Akan tetapi, usaha itu masih melenceng dari jala Etrit Berisha,. Milan bermain menekan di awal pertandingan. SPAL mencoba menahan tekanan dan mencoba menggandalkan serangan balik.
Milan kembali mendapatkan kans pada menit ke-17. Castillejo dalam posisi bagus tanpa terkawal dari pemain SPAL setelah menerima operan jitu dari Ante Rebic. Melihat Castillejo tidak terjaga, Berisha dengan cepat keluar dari gawangnya, dia bisa menghadang bola.
Tim tuan rumah bisa memecah kebuntuannya pada menit ke-20. Diawali dari tekanan Milan dari barisan belakang mengarah ke Ismael Bennacer di lini tengah lapangan. Pemain internasional Aljazair itu kemudian memberikan operan jitu kepada Piatek. Piatek melangkah tidak terjaga oleh pemain SPAL sebelum melepaskan tendangan ke sasaran untuk membawa Milan unggul 1-0.
Milan kembali melancarkan serangannya ke pertahanan SPAL setelah memimpin 1-0. Mereka berhasil menciptakan gol keduanya satu menit menatap paruh perdana selesai. Castillejo bikin tendangan melengkung yang melego Berisha mengarakhiri umpan bola Piatek. Kedudukan 2-0 untuk Milan bertahan sampai babak pertama selesai.
Di babak kedua, Milan tetap tampil menekan kendati sudah unggul dua gol. Mereka punya kans emas di menit ke-56. Castillejo memulai serangan tim tuan rumah melalui sisi kiri. Dia melakukan operan kepada Rebic yang berada di sisi kiri kotak terlarang SPAL. Rebic lalu melakukan tendangan mendatar. Tapi Berisha masih siaga untuk menghalau bola.
Milan bisa menambahkan keunggulannya jadi 3-0 atas SPAL pada menit ke-64. Kali ini giliran Theo Hernandez yang mencatatkan namanya di papan skor usai tembakan kerasnya tidak bisa diantisipasi oleh Berisha.
Di menit-menit akhir babak kedua, SPAL memiliki peluang untuk menipiskan ketertinggalan setelah wasit memberikan hadiah penalti lantaran Lucas Paqueta dinilai melakukan handball. Akan tetapi, setelah melihat VAR, wasit memutuskan tidak adanya penalti. Kedudukan berakhir 3-0 untuk Milan atas SPAL.
Di laga lainnya, Fiorentina mendepak Atalanta di babak perdelapan final Coppa Italia, melalui hasil akhir 2-1. Fiorentina berikutnya akan menghadapi Inter Milan di babak delapan besar.
Bermain di Stadio Artemio Franchi, Florence, Rabu (15/1), Fiorentina bisa unggul atas Atalanta dengan cepat. Pemain barunya, Patrick Cutrone, yang membawa timnya unggul lebih dulu.
Pertandingan baru berlangsung sebelas menit, Cutrone bisa merobek jala Pierluigi Gollini. Penyerang yang didatangkan dari Wolverhampton Wanderers dengan status pinjaman itu dapat memanfaatkan operan dari Dalbert lewat kiri untuk merobek gawang lawan.
Di babak kedua, Atalanta bisa mencetak gol penyama kedudukan di menit ke-67. Josip Ilicic giliran merobek jala Fiorentina dengan skema yang sama, yaitu melanjutkan operan Ruslan Malinovskiy untuk menjebol gawang lawan. Kedudukan kini sama kuat jadi 1-1.
Tiga menit kemudian, Fiorentina harus bermain dengan 10 orang pemain setelah German Pezzella mendapatkan kartu kuning kedua dari wasit. Kapten La Viola itu mendapatkan kartu kuning kedua lantaran dinilai diving di dalam kotak terlarang Atalanta.
Namun bermain dengan 10 pemain tidak mengendurkan serangan Fiorentina. pada menit ke-84, Fiorentina bisa kembali unggul jadi 2-1. Kali ini Pol Lirolo yang menjebol gawang Atalanta setelah tendangan kerasnya tidak bisa dihadang oleh Gollini. Di sisa waktu, tidak ada gol tercipta lagi hingga laga selesai. (As)

