AC Milan meraih gelar juara Piala Super Italia setelah menaklukkan Juventus melalui adu penalti di Jassim Bin Hamad Stadium, Sabtu (24/12/2016) dinihari WIB.
Juventus yang bermain mendominasi sejak menit awal memimpin terlebih dulu melalui aksiĀ Giorgio Chiellini. Sedangkan AC Milan bisa mencetak gol balasan melalui Giacomo Bonaventura. Usai bermain seri 1-1 sampai babak kedua selesai, pertandingan ditentukan melalui adu penalti, yang mana Rossoneri keluar sebagai pemenang dengan skor akhir 4-3.
Untuk Milan ini merupakan trofi Piala Super Italia ketujuh kalinya didapatkan mereka dan menyamakan catatan Juventus menjadi klub dengan gelar terbanyak di kompetisi itu.
Kronologi Laga
Begitu laga dimulai, Juventus lantas bermain menyerang dan tidak memberikan lawannya kesempatan meningkatkan permainan. Juventus mendapatkan kans perdana kala laga baru berjalan delapan menit melalui aksi Mario Mandzukic. Menyambut umpan di kotak terlarang, Mandzukic melepaskan tendangan voli yang dapat dihalau oleh kiper Gianluigi Donnarumma.
Barisan serang Milan tidak dapat bikin banyak ketika 20 menit perdana laga lantaran pertahanan Juventus sangat rapat. Pada menit ke-18, Juventus membuka keunggulannya kala bola tendangan sudut Miralem Pjanic dengan tepat disundul Giorgio Chiellini untuk merobek gawang Donnarumma. Tendangan sudut sendiri berawal penyelamatan kiper AC Milan atas kans yang diperoleh Stefano Sturaro.
Milan coba mulai melancarkan tekanannya namun masih terlihat sulit membongkar pertahanan Bianconeri hingga cederanya Alex Sandro pada menit ke-33 sebagai awal kebangkitanĀ Milan.
Patrice Evra yang bermain di posisi
Patrice Evra yang mengisi posisi wingback kiri tak setangguh Sandro dalam meredam serangan Milan. Alhasil itu dimanfaatkan Suso yang aktif menyerang dari sisi kanan.
Hasilnya di menit ke-38, crossing Suso ke depan kotak penalti berhasil ditanduk Giacomo Bonaventura, yang dijaga dua bek Juve, untuk menempatkan bola di tiang jauh dan membuat skor jadi 1-1. Setelah itu tidak ada gol tambahan tercipta lagi di sisa waktu babak pertama.
Di paruh kedua, kedua tim sama-sama tampil serang menyerang yang bikin laga berjalan lebih seru dan sengit. Pada menit ke-56, Gonzalo Higuain memiliki peluang melalui tendangan melengkung di sisi kanan. Namun bola hasil tembakannya masih melambung tinggi dari tiang gawang.
Gantian Milan yang mendapatkan peluang emas lewat Alessio Romagnoli. Menerima operan matang dari Suso, Romagnoli meneruskan dengan tandukan tapi masih mengenai mistar gawang. Satu jam laga berlangsung, Juventus nyaris kembali unggul andaikan tendangan yang dilakukan Sami Khedira tidak bisa dihalau oleh Donnarumma.
Berselang dua menit, Evra dengan gampangnya dilewati Juraj Kucka yang langsung menerobos ke kotak terlarang Juventus. Namun sayang sekali, operan silang Kucka tidak bisa disambut Carlos Bacca.
Paulo Dybala yang tampil sebagai pemain pengganti memiliki beberapa peluang yang mengancam jala Milan. Salah satu kans diperolehnya pada menit ke-76 kala tendangan yang dilakukannya dari jarak jauh, tapi masih belum membuahkan hasil.
Bacca nyaris membawa Milan berbalik unggul pada menit ke-84, jika sundulannya dari dalam kotak tidak bisa ditepis oleh Buffon. Di sisa waktu atau sampai 90 menit laga selesai, tidak ada perubahan skor lagi. Dengan begitu, laga diteruskan ke babak perpanjangan waktu.
Pada menit ke-93, Milan hampir unggul kala serangannya di sisi kiri yang diisi Evra sukses menembus pertahanan Juventus. operan Suso dilanjutkan tendangan Bonaventura yang tepat ke arah gawang. Namun bola bisa ditepis oleh Buffon dan bola rebound coba diterima Bacca tapi gagal.
Usai itu laga berlangsung dengan cukup hati-hati dan tidak banyak kans tercipta dari Juventus maupun Milan. Pada menit ke-116, Dybala memiliki kans kala menyambut operan dari Evra. Dia melepaskan tendangan kaki kiri tapi masih melebar dari gawang.
Sampai 120 menit laga selesai tidak ada gol juga tercipta. Laga ini harus ditentukan melalui drama adu penalti. Di babak adu penalti ini, Milan berhasil tampil sebagai pemenang dengan skor akhir 4-3 setelah penalti Mario Pasalic tidak bisa ditepis oleh Buffon. Sebelumnya Donnarumma sukses menghalau tendangan Dybala.
Eksekutor yang gagal dari Milan cuma Gianluca Lapadula. Sedangkan di Juventus ada dua pemain yakni, Mario Mandzukic dan Dybala. (As)

