Cesc Fabregas jarang main di Liga Primer Inggris musim ini. Situasi ini coba dimanfaatkan oleh AC Milan untuk membawa Fabregas keluar dari Chelsea di bursa transfer musim dingin nanti.
Cesc Fabregas sebagai salah satu pemain krusial Chelsea saat membantu tim meraih dua gelar juara Liga Primer Inggris sejak diboyong dari Barcelona di tahun 2014 lalu. Akan tetapi, pemain berumur 31 tahun itu kini bukan pemain utama di tim skuad setelah The Blues dilatih oleh Maurizio Sarri. Fabregas sejauh ini hanya tiga kali diturunkan di Liga Primer Inggris. Dan itu pun dia tampil menjadi pemain cadangan saja.
Kontrak Fabregas bersama klub yang bermarkas di Stamford Bridge akan selesai pada akhir musim ini. Melihat kondisinya sekarang ini, kans besar Fabregas untuk hijrah ke klub lain di bursa transfer musim dingin bulan Januari nanti. Sedangkan di sisi lain, AC Milan sedang mencari pemain untuk digaet di bursa transfer musim dingin nanti menyusul beberapa pemainnya sedang mengalami cedera. Media-media Italia menyatakan bahwa direktur olahraga I Diavolo Rosso Leonardo dan Paolo Maldini sudah melakukan kontak bersama agen si pemain.
Kendati demikian, Rossoneri masih cari titik kesepakatan bersama si pemain dan juga klub yang diperkuatnya sekarang ini. Namun ada sedikit hambatan Milan untuk mendapatkan Fabregas yakni, gaji yang didapatkan Fabregas sekarang ini senilai 156 ribu per minggunya dinilai akan menjadi kesepakatan itu tidak akan tercapai.
Selain itu, Milan juga digadang-gadang mengincar Leandro Paredes dari Zenit St. Petersburg dan Stanislav Lobotka dari Celta Vigo, yang mana ini akan menjadi pilihan lain dalam mendatangkan pemain baru di bursa transfer musim dingin nanti.
Di samping ini ada tambahan berita lainnya, Argentina berhasil mengatasi Meksiko dengan skor akhir 2-0 di laga uji coba. Gol kemenangan tercipta melalui Mauro Icardi, yang merupakan sebagai gol pertamanya dengan timnas. Laga ini digelar diĀ Estadio Malvinas Argentinas, Rabu (21/11/2018) pagi WIB tadi. Pertandingan baru berlangsung dua menit, tim Tango telah memimpin 1-0 melalui aksi Icardi.
Gol diawali dari bola operan lambung penjaga gawang Geronimo Rulli, yang dilanjutkan Icardi kepada Erik Lamela. Pemain yang kini memperkuat Tottenham Hotspur itu pun lantas membalikkan bola kepada Icardi, yang lantas membawa bola ke dalam kotak terlarang dengan melego dua pemain lawan sebelum menjebol gawang Meksiko. Argentina unggul 1-0.
Meksiko baru dapat melancarkan serangannya ke pertahanan Argentina pada menit keenam melalui sisi kanan. Henry Martin Martin berlari untuk mengejar operan jitu dari teman satu timnya, tapi penyerang El Tri itu tak dapat melangkah lebih jauh lantaran pergerakannya dihadang oleh Walter kannemann, yang berhasil menghadangnya dengan melakukan tekelan.
Argentina kembali menyerang pada menit ke-19. Usai masuk ke sisi kanan ke dalam kotak terlarang Meksiko, Lamela melakukan tembakan melengkung, namun bola masih melenceng dari jala Meksiko. Kedua tim saling tekan menekan di sepanjang paruh perdana, tapi tidak ada gol tercipta sampai babak pertama selesai.
Meksiko lantas bermain menekan di awal paruh kedua untuk mencari gol penyama kedudukan. Martin, yang masuk lewat sisi kiri ke dalam kotak terlarang Argentina, tidak bisa melewati hadangan Kannemann, yang sukses membuang bola sampai keluar lapangan.
Pada menit ke-64, gantian Giovani Lo Celso yang menekan Meksiko. Pemain yang baru tampil pada menit ke-60 mengisi posisi Lamela itu melakukan tendangan, tapi masih melayang.
Argentina menggandakan keunggulannya jadi 2-0 pada menit ke-87. Paulo Dybala mengakhiri operan silang yang dilakukan Giovanni Simeone. Melalui tendangan kaki kirinya, La Joya berhasil mengalahkan Jose de Jesus Corona dari dalam kotak penalti.
Meksiko tidak pasrah begitu saja kendati sudah tertinggal dua gol. Mereka terus mencoba bermain menekan dan meningkatkan serangannya di sisa waktu babak kedua. Tapi usaha mereka untuk mencetak gol tetap gagal sampai laga selesai. Kedudukan 2-0 itu untuk keunggulan Argentina bertahan sampai pertandingan berakhir.
Pertandingan ini sebagai laga yang sangat fantastis bagi Icardi. Dia menciptakan gol pertama untuk Argentina usai melakoni delapan laga.
Pada partai lainnya lagi, Italia sukses mengalahkan Amerika Serikat dengan skor tipis 1-0 di laga persahabatan. Gol tunggal Gli Azzurri ditentukan lewat gol Matteo Politano pada masa injury time babak kedua.
Dari laga yang dihelat diĀ Luminus Arena, Genk, Belgia, Rabu (21/11/2018) dini hari WIB tadi, Italia tampil tanpa diperkuat banyak pemain pilarnya. Nama-nama di antara Giorgio Chiellini, Lorenzo Insigne, Ciro Immobile, Alessandro Florenzi dan Jorginho sudah dipulangkan ke tim masing-masing.
Roberto Mancini memainkan tim dengan campuran yakni, pemain senior dengan pemain belia. Stefano Sensi diturunkan untuk sebagai laga debutnya, sedangkan Kevin Lasagna untuk perdana kalinya sebagai peman utama di timnas senior Italia.
Italia bermain mendominasi kala menghadapi Amerika Serikat. Statistik menunjukkan bahwa Italia unggul ball posession hingga 73 persen dengan punya percobaan sebanyak 17 tendangan dan enam di antaranya tepat ke sasaran. Kendati begitu, mereka gagal memanfaatkan peluang-peluang itu untuk menciptakan gol. Pada awal menit, Federico Chiesa telah memperoleh dua kans, namun tidak berujung gol.
Bonucci juga membuang satu peluang emas setelah Italia memperoleh sepakan bebas di menit ke-18. Sensi melayangkan bola dan dilanjutkan Bonucci dengan tendangan dari dalam kotak. Tapi usaha Bonucci masih bisa diredam oleh penjaga gawang Amerika Serikat, Ethan Horvath.
Italia memang tampil sangat oke di sepanjang babak pertama, tapi mereka gagal memecah kebuntuannya. Horvath kembali menghalau kans Italia setelah menghadang tembakan Grifo. Lasagna juga kembali menyiakan kans setelah tembakannya masih bisa diredam oleh penjaga gawang Amerika Serikat.
Italia baru bisa membuka keunggulannya kala laga memasuki menit ke-94 melalui kombinasi bagus di depan kotak terlarang AS. Politano memulai dan mengakhirinya dengan merobek gawang AS. Diawali dari Politano yang maju ke depan kotak terlarang dan lalu memberikan umpan ke Verratti. Verratti memberikan umpan ke Gagliardini yang berada di kotak terlarang. Gagliardini lantas memberikan umpan ke Politano yang langsung masuk ke dalam kotak terlarang dan lalu mengakhirinya dengan tendangan kaki kanan. Skor 1-0 untuk Italia sekaligus bertahan hingga laga selesai. (As)

