Timnas Argentina meraih kemenangan tipis 1-0 atas Uruguay di pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018. Gol tunggal tim Tango dilesakkan oleh Lionel Messi.
Kala menjalani laga yang berlangsung di Estadio Malvinas Argentinas, Jumat (2/9) dinihari WIB tadi, Lionel Messi menjalani laga perdana dengan timnas Argentina untuk perdana kalinya usai kembali dari gantung sepatu.
Dalam pertandingan tersebut, Argentina tampil lebih dominasi di jalannya laga meski kalah jumlah pemain lantaran ada seorang pemain yang bernama Dybala mendapatkan kartu kuning kedua di masa injury time paruh perdana. Dari statistik mencatatkan bahwa tim Tango unggul ball posession 56 persen berbanding 44 persen milik lawannya. Soal jumlah tembakan, Argentina bisa melepaskan enam tembakan dengan satu di antaranya mengarah ke gawang. Sedangkan Uruguay bisa melepaskan sembilan tendangan dan dua di antaranya tepat sasaran namun tidak ada satu pun yang berujung gol.
Messi memperoleh kans perdana di laga menit ke-11, kala mengeksekutor sebuah sepakan bebas. Belum menemui sasaran untuk Argentina, bola tendangan striker yang kini memperkuat Barcelona itu bisa dihadang tiang gawang.
Uruguay gantian menyerang dan mendapatkan peluang pada menit ke-25. Luis Suarez melepaskan tendangan tepat ke sasaran, tapi bisa diamankan dengan bagus oleh penjaga gawang Argentina, Sergi Romero.
Empat menit kemudian, Dybala melakukan pelanggaran terhadap Carlos Sanchez. Striker internasional Juventus tersebut menerima kartu kuning dari wasit atas pelanggaran yang dilakukan terhadap Sanchez.
Messi kembali mencoba peruntungannya pada menit ke-40. Namun sayangnya, tendangannya meneruskan operan Emmanuel Mas masih melenceng dari sasaran.
Argentina akhirnya bisa memecah kebuntuannya. Tepatnya pada menit ke-43, sepakan Messi dari jarak jauh tidak bisa ditepis oleh penjaga gawang Uruguay, Fernando Muslera.
Setelah unggul satu gol, Argentina malah harus kehilangan seorang pemain di masa injury time paruh perdana usai Dybala menerima kartu kuning kedua dari wasit yang memimpin pertandingan. Kali ini Dybala melakukan pelanggaran terhadap Mathias Corujo. Skor 1-0 untuk keunggulan Argentina bertahan hingga turun minum.
Argentina tetap bisa melancarkan serangan kendati tampil dengan 10 orang pemain di menit awal babak kedua. Tapi usaha mereka untuk menambahkan keunggulannya masih belum menemui sasaran. Uruguay justru yang memiliki kans bagus pada menit ke-79, tapi tendangan Gaston Ramirez masih sedikit melebar dari gawang.
Di sisa waktu babak kedua, Uruguay terus menekan dan menyerang untuk mencari gol balasan. Tapi hingga wasit meniup peluit panjang berbunyi tanda berakhirnya pertandingan, tidak ada gol tercipta lagi. Skor berakhir 1-0 untuk kemenangan Argentina.
Atas hasil akhir di laga ini, maka Argentina sementara berada di puncak klasemen kualifikasi Piala Dunia zona Conmebol dengan koleksi 14 poin. Sedangkan Uruguay berada di peringkat kedua klasemen dengan koleksi 13 poin.
Di laga lainnya, timnas Chile meraih hasil negatif kala menjalani laga di kualifikasi Piala Dunia 2018. Chile takluk dengan skor 1-2.
Kala menjalani laga yang digelar di Estadio Defensores del Chaco, Jumat (2/9) pagi WIB, Paraguay bisa menciptakan gol cepat. Oscar Romero yang merobek jala Cristopher Toselli pada menit keenam.
Jorge Moreira memberikan operan tepat kepada Romero. Romero melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang tidak bisa ditepis oleh Toselli.
Tiga menit kemudian, Paulo da Silva menambahkan keunggulan Paraguay. Diawali dari tendangan sudut, Federico Santander dapat melakukan operan melalui tandukan. Da Silva dapat melanjutkan operan tersebut dengan tandukan untuk merobek jala Chile.
Chile mendapatkan peluang pada menit ke-20. Enzo Roco memiliki peluang tapi masih belum tepat ke sasaran. Lima menit kemudian, giliran Eduardo Vargas yang mencoba peruntungannya, namun masih belum menemui sasaran.
Arturo Vidal dapat mengantarkan Chile menipiskan ketertinggalannya dengan tandukannya pada menit ke-35. Dia melanjutkan operan lambung dari Charles Aranguiz.
Di dalam laga ini, Chile bisa bermain dominasi. Statistik menorehkan bahwa mereka bisa unggul ball posession 71 persen. Mengenai jumlah tendangan, mereka bisa melepaskan sembilan tendangan dengan dua di antaranya mengarah ke gawang. Sedangkan Paraguay bisa melepaskan 13 tembakan dan lima di antaranya tepat sasaran.
Bahkan Chile harus tampil dengan 10 orang lantaran Gary Medel mendapatkan kartu kuning kedua di masa injury time. Di sisa laga tidak ada gol tercipta lagi. Skor berakhir 1-2 untuk kemenangan Paraguay atas Chile.
Dari hasil akhir ini, maka Paraguay berada di peringkat keenam klasemen sementara dengan koleksi 12 angka. Sedangkan Chile berada di urutan ketujuh klasemen dengan koleksi 10 poin.
Di partai lainnya lagi, Brasil memetik tiga angka di laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2018. Menghadapi Ekuador, Brasil menang 3-0.
Di laga yang dihelat di Stadion Olimpico Atahualpa, Quito, itu, ketiga gol Brasil dilesakkan oleh Neymar dan dua gol lagi diborong oleh Gabriel Jesus. Dari hasil akhir ini bikin tim Samba sekarang ini berada di peringkat keempat klasemen dengan raihan 12 angka.
Sedangkan Ekuador, ini merupakan kekalahan yang kedua kalinya di ajang ini. Ekuador saat ini di peringkat ketiga klasemen dengan raihan 12 poin.
Brasil tercatat bermain sangat mendominasi atas lawannya. Mereka unggul ball posession hingga 61 persen berbanding 39 persen milik Ekuador. Selain itu, Brasil juga bisa melepaskan 16 tendangan dengan lima di antaranya mengarah ke gawang. Sedangkan Ekuador bisa melepaskan enam tembakan dan dua di antaranya mengarah ke sasaran.
Meski dominasi laga, Brasil harus menanti sampai paruh kedua untuk dapat menciptakan gol. Di paruh perdana, mereka memiliki sejumlah kans tapi semuanya tidak berujung gol. Seperti, tembakan Willian pada menit kelima yang masih melayang dari sasaran.
Ada juga dari Gabriel Jesus, dia melepaskan tembakan dari jarak jauh, tapi bisa diredam oleh penjaga gawang Ekuador Alexander Dominguez. Ekuador sempat memiliki kans di menit ke-21, kala Jeffersson Montero melepaskan tembakan kaki kanan, tapi masih melayang.
Di menit-menit akhir paruh perdana, Ekuador punya peluang lagi. Enner Valencia yang menerima umpan dari rekannya melepaskan tembakan tapi masih belum bisa membuahkan hasil.
Memasuki paruh kedua, Neymar mengancam gawang Ekuador. Namun belum berujung gol lantaran tembakannya melayang. Tak lama kemudian, giliran Gabriel Jesus kembali mengancam Namun tidak menemui sasaran juga.
Brasil akhirnya membuka keunggulannya di menit ke-72 lewat sebuah penalti usai Gabriel Jesus dilanggar jatuh oleh Alexander Dominguez di kotak terlarang. Neymar yang ke depan menjadi algojo dan menjalani tugasnya dengan bagus.
Empat menit usai gol tersebut, Ekuador harus tampil dengan 10 pemain usai Juan Carlos Paredes melanggar Renato Augusto. Paredes harus keluar dari lapangan setelah menerima kartu kuning kedua.
Dengan unggul jumlah pemain, Brasil pun langsung tampil lebih menekan. Hasilnya sangat positif, mereka bisa menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 atas Ekuador. Kali ini Gabriel Jesus yang mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-87. Tiga menit kemudian, Gabriel Jesus kembali membobol gawang Ekuador dan sekaligus memantapkan kemenangan Brasil menjadi 3-0 atas lawannya.
Di bawah ini masih ada hasil akhir laga lainnya. Portugal meraih kemenangan telak 5-0 atas Gibraltar di laga ujicoba.
Kala menjalani laga di Estadio do Bessa, Jumat (2/9) dinihari WIB, Portugal bisa bermain mendominasi. Statistik menunjukkan bahwa mereka bisa unggul ball posession hingga 82 persen. Mengenai jumlah tendangan, Portugal melepaskan sembilan tembakan dengan on shoat goal.
Gol perdana Portugal dilesakkan Nani pada menit ke-27. Nani membobol gawang lawan usai memanfaatkan operan dari Bruno Alves. Skor 1-0 untuk Portugal yang sekaligus bertahan hingga turun minum.
Portugal menambahkan keunggulannya menjadi 2-0 di babak kedua. Tepatnya pada menit ke-55, Nani kembali mencatatkan namanya di papan skor usai memanfaatkan operan silang dari Bernardo Silva.
Portugal kembali mencetak gol ketiganya pada menit ke-73. Joao Cancelo yang sebagai pencipta gol. Dia melepaskan tembakan keras kaki kanan dari jarak dekat. Kendati sempat membentur Jordan Perez, bolanya tetap meluncur ke dalam jala.
Tiga menit kemudian, Portugal memperlebar keunggulannya menjadi 4-0 ata Gibraltar. Kali ini giliran Silva yang membobol gawang lawan usai tembakannya tidak bisa dihalau oleh Perez.
Pepe menambahkan keunggulan timnas Portugal menjadi 5-0 lewat golnya. Dia menerima operan Silva untuk merobek jala Gibraltar. Di sisa waktu babak kedua, tidak ada gol tercipta lagi. Portugal menang dengan skor 5-0. (As)

