Massimiliano Allegri dipastikan hengkang dari Juventus musim panas ini. Si Nyonya Tua mengumumkan situasi itu di website resminya.
Soal masa depan Allegri terus dibicarakan seminggu pamungkas. Kontrak Allegri sebetulnya baru akan selesai pada akhir musim depan. Namun usai beberapa perjumpaan dengan Presiden Juventus, Andrea Agnelli, kesepakatan di antara kedua belah pihak tampaknya tak direstui.
“Massimiliano Allegri tak akan berada di pinggir lapangan lagi kala Juventus akan bertanding di musim 2019/2020,” tulis di keterangan website resmi klub.
“Manajer dan Presiden klub, akan bertemu dengan media bersama-sama di konferensi pers pada hari Sabtu (18/5/2019) waktu setempat di ruang konferensi pers Allianz Stadium,” sambungnya.
Allegri hingga beberapa hari silam masih mengungkapkan dirinya akan bertahan di Juventus dan menampik dirinya akan hijrah. Selama lima tahun bersama Juventus, manajer yang berusia 51 tahun itu suskes mempersembahkan 11 gelar untuk Si Nyonya Tua, lima di antaranya gelar Liga Italia.
Allegri juga dua kali hampir mengantarkan Juventus juara Liga Champions pada musim 2014/2015 dan musim 2016/2017. Namun Juventus harus puas sebagai runner-up lantaran takluk dari Barcelona dan Real Madrid.
Beberapa tim besar Eropa yang diberitakan membidik Allegri di antaranya merupakan Bayern Munich dan Chelsea.
Di samping ini ada tambahan berita lainnya, Milan Skriniar mengakhiri spekulasi tentang kariernya. Skriniar mengungkapkan kesetiaanya bersama Inter Milan dengan meneken kontrak anyar hingga tahun 2023 mendatang.
Mulai gabung bersama Nerazzurri di tahun 2017, pemain internasional Slovenia itu tidak tergantikan di barisan belakang Inter dengan bikin 84 performa di seluruh ajang yang dilewatinya. Skriniar mengantarkan La Beneamata finis empat besar pada musim perdananya dan saat ini Inter masih dari persaingan lolos ke Liga Champions pada musim depan.
Penampilan bagus Skriniar menarik perhatian klub-klub besar Eropa. Barcelona dan Manchester City digadang-gadang ingin memperoleh tanda tangan si pemain pada saat bursa transfer musim panas ini dibuka. Akan tetapi, Skriniar tak terkesan dengan hal itu.
“Bermain main bareng tentu akan lebih tangguh dan bisa meningkatkan performa menjadi lebih baik. Milan Skriniar dan Inter memiliki target yang sama. Lantaran itulah Inter memberikan kontrak kepada pemain asal Slovakia itu hingga 30 Juni 2023 mendatang,” tulis keterangan resmi klub.
“Saya sangat senang dapat menambah kontrak di Inter dan saya gembira dapat mengenakan kostum ini dalam jangka waktu yang sangat lama. Saya mengucapkan banyak terima kasih ke klub dan para suporter yang sudah setia memberikan dukungan kepada saya serta sudah mempercayaiku,” kata Skriniar.
Kini Inter berada di posisi ketiga klasemen Serie A dengan mengoleksi 66 angka. Mereka diikuti Atalanta yang memiliki 65 poin, AC Milan dan AS Roma sama-sama punya 62 angka, dan laga tersisa dua partai lagi di musim ini.
“Kami jelas ingin membidik misi yang kami inginkan dan masih ada dua laga tersisa lagi. Jadi kami ingin menyapu semua itu dengan kemenangan,” ungkap pemain yang didatangkan dari Sampdoria.
“Kami telah berlatih keras dan mempersiapkan diri untuk menghadapi lawan berikutnya. Kami tahu persaingan untuk posisi empat besar cukup ketat, jadi kami akan berusaha keras untuk mendapatkan tiga poin. Kami tahu kami tidak boleh kehilangan poin lagi jika ingin mencapai target,” tegasnya.
Pada penyisihan akhir Liga Italia, Inter akan bertandang ke kandang Napoli pada pekan ini, sebelum mengakhiri di Giuseppe Meazza kala menghadapi Empoli di minggu depan. (As)

