Marcos Rojo tengah dilepaskan Manchester United ke Estudiantes dengan status pinjaman. Telah merasa nyaman, pemain internasional Argentina itu berhasrat bisa lama di klubnya sekarang ini dan tidak ingin kembali ke The Red Devils.
Rojo kembali ke negaranya di bulan Januari silam. Dengan Manchester United, peluang tampilnya sangat minim, yaitu cuma sembilan kali di musim ini.
Dengan Estudiantes, dia pun baru cuma satu kali bermain di Liga Argentina sebelum akhirnya mendapatkan masalah cedera. Lalu dengan munculnya virus Corona, ajang pun terpaksa diberhentikan untuk sementara.
Situasi ini yang bikin Rojo tidak ingin kembali ke klub yang bermarkas di Manchester United, kendati kontrak masa pinjaman cuma hingga akhir bulan Juni. Dia menilai belum bisa memberikan kontribusi banyak ke Estudiantes, yang adalah klub daerah asalnya.
“Andai semuanya ada di keputusan saya, maka saya akan datang ke pihak manajemen Manchester United untuk menambahkan masa waktu peminjaman saya selama enam bulan,” ujar Rojo.
“Saya tentu merasa tidak akan senang andai harus hengkang, karena saya masih minum bermain di sini. Saya sekarang ini sudah merasa nyaman dan bahagia berada di klub yang kuperkuat sekarang ini,” tambahnya.
“Saat ini saya sudah dalam kondisi fit 100 persen dan siap kembali beraksi di atas lapangan hijau. Saya ingin menunjukkan kemampuan bermain di negaraku. Saya yakin saya masih muda bisa memberikan yang terbaik kepada klubku ini, asalkan saya terus berlatih keras dan terus mengikuti sesi latihan dengan rekan satu timku,” ungkap pemain berumur 30 tahun itu.
“Saya sudah pikir juga jika kembali ke Manchester United, maka peluang bermainku akan minim lantaran saya harus beradaptasi lagi di sana. Dan di sana sudah banyak pemain bintang, bukan berarti saya tidak jago. Tapi banyak saingan di sana,” katanya lagi.
Harapan Rojo itu pun setara bersama Chairman Estudiantes yang juga mantan pemain Setan Merah, Juan Sebastian Veron. Pada bulan silam, Verona pun ingin United mengizinkan Rojo bermukim lebih lama di klubnya. (As)

