Real Madrid secara resmi mengonfirmasi manajer anyar pengganti Zinedine Zidane. Los Blancos mengangkat Julen Lopetegui untuk mendidik para pemainnya.
Zinedine Zidane memutuskan hengkang tak lama usai membawa Real Madrid meraih trofi juara Liga Champions yang ke-13. Usai banyak spekulasi yang dihubungkan dengan beberapa nama pelatih, Los Blancos akhirnya mengumumkan Julen Lopetegui menjadi manajer anyarnya. Melalui website resminya, Selasa (12/6/2018), Madrid mengonfirmasi bahwa telah resmi menunjuk Lopetegui sebagai pelatih timnya, yang sedang memimpin timnas Spanyol di Piala Dunia 2018. Digadang akan mulai membesut usai turnamen empat tahunan itu selesai.
“Julen Lopetegui akan sebagai manajer Real Madrid usai Piala Dunia 2018. El Real mengonfirmasi bahwa Lopetegui akan sebagai manajer klub utama selama tiga musim ke depan, usai sang manajer sudah meneken kontrak yang diberikan dari pihak klub. Klub berharap pelatih baru bisa memberikan yang terbaik dan melatih para pemainnya dengan baik serta punya hubungan bagus dengan satu sama lain di klub,”tulis keterangan resmi klub.
Di samping ini ada tambahan berita lainnya, Portugal lantas dijumpakan dengan ujian sulit dengan menghadapi klub tangguh, Spanyol. Cristiano Ronaldo menilai kondisi ini tak gampang untuk timnas Portugal. Spanyol akan sebagai lawan perdana Portugal di Grup B Piala Dunia 2018. Laga ini akan dilangsungkan di Stadion Fisht, Sochi, pada Sabtu (16/6/2018) dini hari WIB. Portugal masih belum bisa dinilai menjadi salah satu calon juara, kendati berstatus menjadi juara EURO yang direngkuhnya di tahun 2016 lalu.
Sedangkan Spanyol yang merupakan eks juara Eropa dua kali dan eks juara dunia, sudah kembali menemukan titik terbagusnya usai terpuruk di Brasil empat tahun lalu. Tim Matador tak tertaklukkan selama dua tahun, sejak didepak Italia 0-2 di babak perdelapanfinal EURO silam. Dari antara langkah oke itu, La Furia Loja sempat menaklukkan tim-tim terbaik seperti Belgia, Argentina dan Italia serta seri dengan Inggris dan Jerman.
Dari sekedade pamungkas, Spanyol dan Portugal telah tiga kali berjumpa. Hasilnya, Spanyol dua kali menang dan Portugal menang satu kali. Perjumpaan pamungkas kedua tim tercipta di babak empat besar EURO 2012, di mana Spanyol mendepak Portugal melalui drama adu tos-tosan dengan skor 4-2, setelah bermain seri tanpa gol hingga babak extra time. Ronaldo menyatakan dengan tegas bahwa Portugal harus dapat mencuri angka kontra Spanyol. Kendati kapten Portugal itu optimistis kedua tim akan melaju dari babak fase grup.
“Pertandingan perdana kontra Spanyol tak akan gampang, namun undiannya mempertemukan kami dengan mereka dan kami harus mempersiapkan diri untuk menghadapi mereka. Memang banyak yang menjagokan Spanyol ketimbang Portugal, tapi kami ingatkan bahwa kami tidak bisa diremehkan oleh siapapun, apalagi kami sudah membuktikan di Piala Eropa 2016 lalu. Kami akan siap untuk menghadapi tim manapun,” ujar Ronaldo.
“Jika kalah di laga perdana akan membuat posisi anda sulit untuk lolos dari penyisihan grup. Jadi krusial sekali untuk mengawali laga dan kami harus bisa mendapatkan poin. Pastinya tidak boleh melakukan kesalahan sedikitpun jika ingin mendapatkan angka. Namun saya optimistis bahwa Portugal dan Spanyol yang akan meraih tiket lolos ke babak berikutnya, bukan berarti kami meremehkan dua tim lainnya,”tambahnya.
Spanyol dan Portugal berada di Grup B Piala Dunia 2018 dengan Maroko dan Iran. Menurut media-media lainnya mengatakan bahwa Portugal dan Spanyol memang diunggulkan akan lolos dari fase grup. Ïtu sudah wajar jika banyak yang memprediksi seperti itu. Tapi kami tetap akan tampil baik dan fokus penuh sampai laga selesai. Kami tidak ingin dikejutkan oleh lawan-lawan kami, jadi kami akan mempersiapkan diri dengan baik,” tegasnya.
Di sisi lain masih ada berita lainnya lagi, Paul Pogba sedang mendapatkan sorotan tajam usai performanya tidak oke di atas lapangan hijau. Namun pemain yang memperkuat Manchester United itu diklaim bisa gemilang di Piala Dunia 2018. Pogba menjalani musim 2017/2018 dengan tak begitu oke bersama Manchester United. Penampilannya dinilai kurang konsisten, yang bikin dirinya sempat dijadikan pemain pelapis di beberapa pertandingan krusial United.
Ada beberapa yang menilai penampilan Pogba menurun dikarenakan dengan berstatus menjadi pemain termahal di dunia di tahun 2016, itu sebagai salah satu alasan. Ada juga sebagai besar orang berharap ingin melihat pemain berusia 25 tahun itu sebagai penentu dari permainan. Di Rusia nanti, Pogba akan kembali sebagai sorotan Akan tetapi, di sisi lain dia diharapkan dapat mengantarkan timnas Prancis meraih kesuksesan di Piala Dunia 2018.
Di EURO 2016 di Prancis, Pogba hanya dapat membantu negaranya sebagai finalis, usai takluk 0-1 dari Portugal. Namun, sinarnya saat itu belum terlalu mantap. “Banyak orang masih berharap dia bisa menjadi penentu kemenangan. Namun dia juga ingin melakukannya tapi dia punya mental belum siap. Dia memiliki gaya bermain tersendiri dan bisa melakukan segalanya jika dia sudah dalam kondisi on fire,” ujar Bacary.
“Dia memiliki kualitas bermain bagus, punya segudang pengalaman bermain oke. Namun dia merupakan pemain gelandang bertahan. Menjadi pemain di barisan tengah anda harus bermain bertahan lebih dulu, kemudian baru konsentrasi di tim. Dia memiliki karakter baik, dia punya keyakinan diri, namun mungkin dia hanya tertekan setelah dijadikan pemain termahal. Namun saya lihat dia bisa bersinar di Piala Dunia 2018,” sambungnya.
Selain itu ada sedikit tambahan berita lagi, Napoli resmi menggaet Simone Verdi dari Bologna. Verdi gabung ke Napoli usai didatangkan dengan nilai transfer 25 juta euro (kurang lebih Rp 410 miliar) dari Bologna. Striker berumur 25 tahun itu sudah meneken kontrak selama lima musim. Verdi hampir hengkang ke Napoli di bulan Januari silam, usai kedua klub mencapai titik kesepakatan. Tapi sang pemain akhirnya memilih untuk mengakhiri musim dengan Bologna. Baru-lah kini dia sepakat untuk pindah ke Partenopei.
Verdi bermain bagus dengan Bologna di musim silam. Dia mengoleksi sepuluh gol dan bikin sepuluh assist dari 34 laga yang dijalaninya di Liga Italia. Verdi sudah punya pengalaman bermain di level internasional dengan tampil bersama timnas Italia. Menjalani debut di bulan Maret tahun 2017, dia hingga kini sudah memiliki empat caps. (As)

