Mohamed Salah akan sebagai ancaman utama kepada Real Madrid di pertandingan final Liga Champions. Namun Los Blancos tidak hanya akan fokus ke Salah, tapi juga ke Roberto Firmino dan Sadio Mane.
Real Madrid akan menghadapi Liverpool di NSC Olimpiyskiy Stadium, Kiev, Ukraina, dalam laga final Liga Champions pada akhir pekan ini atau tepatnya pada hari Minggu (27/4/2018) dinihari WIB mendatang. Barisan depan Liverpool menampilkan ketajaman yang cukup bagus. Roberto Firmino dan Mohamed Salah masing-masing telah mengoleksi 10 gol. Sedangkan Sadio Mane telah mengoleksi sembilan gol untuk Si Merah di ajang Liga Champions pada musim ini. Kendati Mane dan Firmino tidak takluk tajam, tapi banyak orang atau media-media Inggris mengatakan bahwa Salah akan menjadi ujung tombak untuk Liverpool di final tersebut. Jika dilihat di seluruh kompetisi yang dijalaninya, dia telah mengoleksi 44 gol, jumlah gol ini sama seperti yang dimiliki striker andalan Real Madrid, Cristiano Ronaldo.
Namun demikian, pemain Real Madrid, Marcelo, menyatakan dengan tegas bahwa mereka tidak akan menjaga satu pemain saja yakni, Salah. Tapi pemain Liverpool juga perlu diwaspadai seperti Sadio Mane dan Roberto Firmino, lantaran mereka juga bisa memberikan hasil bagus untuk tim, diungkapkan oleh Marcelo. Selain itu, Marcelo juga menambahkan bahwa dia berharap rekan satu timnya akan tampil fokus penuh di setiap pertandingan yang berlangsung dan berharap tidak akan melakukan kesalahan sedikit pun yang bisa membuat timnya kebobolan. “Memang itu tidak mudah dilakukan untuk siapapun, tapi tidak ada salahnya jika anda mencoba dan membuktikan bahwa anda bisa memberikan yang terbaik kepada tim anda,” kata Marcelo di situs resmi klub.
“Kami tahu Liverpool sekarang ini sudah beda dari musim-musim sebelumnya terkait performanya. Mereka kini menjadi salah satu tim terbaik di Eropa dan sudah membuktikannya sampai masuk ke final. kami juga tahu bahwa mereka punya striker yang saat ini sedang on fire yakni, Mohamed Salah. Mungkin banyak tim yang akan memberikan pengawalan khusus terhadap dia, namun kami tidak. Kami justru ingin menjaga semua pemain lawan yang ada di atas lapangan hijau. Tidak hanya Salah, tapi Roberto firmino dan Sadio Mane juga patut diwaspadai, mereka punya ketajaman bagus di ajang Liga Champions. Jadi saya harap kami bisa tampil bagus dan tidak akan melakukan kesalahan. kami harus tahu apa yang harus kami lakukan di atas lapangan hijau atau bertanding,” tambahnya.
Di sisi lain ada sedikit tambahan mengenai kubu Real Madrid. El Real takluk bersaing dari Barcelona di ajang domestik. Namun Madrid akan dinilai bisa lebih sukses andai dapat meraih gelar juara Liga Champions 2017/2018. Madrid tidak bisa berbuat banyak terhadap Barcelona di La Liga Spanyol musim ini. Madrid menyerahkan trofinya ke Los Cules setelah terpaut 17 angka di akhir ajang tersebut.Sementara di Copa del Rey, Madrid juga terdepak di babak delapan besar. Sedangkan Barcelona tampil menjadi juara di kompetisi itu. Sergio ramos selaku kapten Real Madrid merasa timnya bisa lebih sukses ketimbang Barcelona jika bisa menjadi juara Liga Champions.
“Andai Real Madrid meraih gelar juara Liga Champions musim ini, maka ini akan menjadi kesuksesan untuk tim dan juga bisa meraih kesuksesan lebih besar daripada Barcelona. Mereka memang pantas merengkuh dua trofi itu, namun andai kami bisa meraih gelar Liga Champions, maka kondisinya akan berubah dan dinilai banyak orang atau bahkan media-media lainnya akan mengatakan bahwa tim kami memang terbaik di Eropa dengan mencatatkan hat-trick, di mana kami sudah meraihnya dua kali berturut-turut,” ungkap pemain berumur 32 tahun itu di website resmi klub.
Seperti yang sudah dikatakan di atas itu bahwa laga final nanti akan sebagai yang ketiga berturut-turut diikuti Madrid. Mereka juga memiliki kans besar untuk meraih gelar juara itu secara berturut-turut alias tiga kali atau merengkuh trogi Liga Champions yang ke-13 sepanjang sejarah klub. “Kami tentu ingin meraih trofi itu dan mencatatkan sejarah bagus untuk tim dan juga untuk para pemain kami yang sudah bertahun-tahun main di sini. kami sadar bahwa lawan kami di final sudah pasti tidak akan mudah, tapi kami akan membuktikan juga bahwa kami bisa meraih kesuksesan asalkan kami percaya diri saja,” lanjutnya.
Di samping ini masih ada berita lainnya, karier Paul Pogba bersama Manchester United masih sebagai tanda tanya, bahkan ada isu dia akan pergi. Namun Michael carrick optimistis bahwa itu tidak akan gampang terjadi. Isu mengenai Pogba itu muncul karena sang pemain tidak bisa menunjukkan penampilan terbagusnya di klub yang bermarkas di Old Trafford. Pemain internasional Prancis itu hanya kadang-kadang membuktikan diri di atas lapangan hijau, namun tidak jarang pula bermain mengecewakan. Apalagi The Red Devils telah mengeluarkan uang besar untuk menggaetnya di bursa transfer dua tahun silam.
Ditambahkan lagi bahwa Pogba dikabarkan juga tidak terlalu dekat lagi bersama pelatih Jose Mourinho kendati keduanya mengungkapkan bahwa tidak ada apa-apa. kondisi itu bikin isu muncul yang menyebut bahwa Pogba akan pergi dari klub di bursa transfer musim panas ini. Eks tim Pogba, Juventus, diberitakan ingin mendapatkan kembali pemain berumur 25 tahun itu. Michael Carrick, pemain Manchester United yang baru saja gantung sepatu dan akan sebagai salah satu staf manajer di klub itu, optimistis bahwa masa depan pogba tetap di United. Baginya, Pogba pasti bisa menunjukkan penampilan terbaik di musim-musim mendatang.
“Saya rasa ini merupakan isu yang cukup lucu. Jelas saja dia memiliki masa depan cerah bersama Manchester United. Dia merupakan pemain penting di klub, dia berada di umur yang bagus, dan punya karier cerah bersama klubnya sekarang ini. Selain itu, klub juga pasti tidak bisa melepas pemainnya dengan harga murah setelah merekrutnya dengan harga tinggi,”ucap Carrick. Selain itu, Pogba sempat beberapa kali ditepikan oleh Mourinho di musim ini. Kendati begitu, jika dilihat atau dinilai kembali bahwa penampilannya tak jelek juga. Dalam 37 pertandingan yang dijalaninya di seluruh ajang, Pogba bikin enam gol dan membuat 12 assist. (As)

