Liverpool kembali memetik hasil positif di pertandingan persahabatan pramusim. Si Merah mengalahkan Bradford City dengan skor akhir 3-1.
Dari laga yang berlangsung di Norther Commercials Stadium, Minggu (14/7/2019) malam WIB kemarin, Liverpool masih tanpa banyak pemain pilar di laga tersebut. Kendati begitu, Dejan Lovren dimainkan sebagai pemain utama.
Dalam laga berlangsung ini, The Reds telah memecah kebuntuannya di menit ke-13. Bola hasil tembakan James Milner dari jarak jauh masuk ke dalam jala usai sempat membentur kepala James Vaughan.
Tidak hingga 120 detik lalu, Liverpool menambahkan keunggulannya. Kali ini giliran Milner yang merobek jala Bradford melalui sebuah penalti.
Wasit memberikan hadiah penalti usai Ryan Kent dijatuhkan oleh Sean Scannell setelah bekerja sama dengan Rhian Brewster. Kendati arah dapat dibaca oleh penjaga gawang Bradford, bola hasil tembakan Milner mengarah terlalu kencang dan masuk ke dalam gawang.
Liverpool mencetak gol ketiganya di menit ke-41. Gol diawali dari tembakan Alex Oxlade-Chamberlain yang dihadang oleh Anthony O’Connor. Bola rebound dimaksimalkan oleh Brewster dengan tembakan dari sudut sempit.
Bradford sempat memperkecil gol ketertinggalannya jadi 1-3 dari Liverpool di menit ke-81 melalui sebuah penalti. Penalti ini didapatkan usai Adam Lewis melakukan pelanggaran terhadap Clayton Donaldson di dalam kotak terlarang. Owen Doyle berhasil memanfaatkan penalti itu untuk menjadikan gol.
Usai itu tidak ada gol tambahan tercipta lagi di sisa waktu babak kedua di laga ini. Liverpool akan meneruskan tur pramusim ke Amerika Serikat untuk berhadapan dengan tiga tim. Laga selanjutnya adalah kontra Borussia Dortmund pada hari Sabtu (20/7) pagi WIB.
Di samping ini ada tambahan berita lainnya, Antonio Conte melakoni laga debutnya menjadi manajer Inter Milan dengan oke. Dia sukses membawa La Beneamata memetik kemenangan 2-1 dari Lugano.
Nerazzurri memulai pramusim mereka dengan bertandang ke kandang klub Liga Swiss, Lugano, di Stadion Cornaredo, Swiss, Minggu (14/7) malam WIB kemarin. Pada pertandingan ini, Conte menjalani dengan skema permainan 3-5-2.
Inter bisa menguasai jalannya laga di awal menit babak pertama. Mereka menorehkan ball posession hingga 59 persen banding 41 persen milik Lugano. mengenai jumlah percobaan, Inter bisa melepaskan 16 tendangan dengan tujuh di antaranya tepat ke sasaran.
Inter memecah kebuntuannya di menit ke-25 melalui tendangan dari jarak jauh melalui pemain barunya, Stefano Sensi. Pada menit ke-36, Stefan de Vrij sebetulnya bisa merobek gawang tim tuan rumah meneruskan operan dari tembakan bebas. Tapi wasit menganggap tidak sah usai kembali melihat VAR. Pemain asal Belanda itu terlebih dulu dalam jebakan offside.
Inter baru bisa menambahkan keunggulannya menatap babak pertama akan selesai melalui aksi Marcelo Brozovic. Gol itu kembali tercipta lewat tembakan dari luar kotak penalti. Skor berubah menjadi 2-0 yang sekaligus bertahan hingga turun minum.
Memasuki paruh kedua, Conte melakukan banyak pergantian pemain di dalam tim skuadnya atau disebut di laga ini. Striker berusia 17 tahun, Sebastiano Esposito, sebagai salah satu pemain Inter yang tampil full alias 90 menit di pertandingan ini. Perubahan itu bikin mereka bermain kurang gigih setelah jeda. Hal itu pun bisa dimaksimalkan oleh Lugano untuk menipiskan ketertinggalannya lewat gol Leutrim Kryeziu pada menit ke-87.
Kedudukan 2-1 mengakhiri pertandingan debut Conte dengan Inter. Setelah laga itu, La Beneamata meneruskan pramusim di Singapura. Mereka akan berhadapan dengan Manchester United di kompetisi International Champions Cup (ICC), Sabtu (20/2/2019) nanti. (As)

