Liverpool berhasil memetik poin penuh dalam lawatannya ke markas Swansea City di pekan ketujuh Liga Primer Inggris. The Reds menang 2-1 atas The Swans.
Dalam laga yang dihelat di Liberty Stadium, Sabtu (1/10) malam WIB, Liverpool kebobolan lebih dulu lewat gol cepat Swansea. Laga baru berjalan delapan menit kala Leroy Fer merobek jala The Reds yang dikawal oleh Karius dan bikin Swansea memimpin 1-0.
The Reds yang tertinggal empat kesulitan untuk menciptakan gol balasan. Hal ini sudah tidak lepas dari pertahanan Swansea yang sangat rapat dan bikin Liverpool sulit menciptakan peluang bagus di sepanjang paruh perdana. Klub yang bermarkas di Anfield itu baru bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-54 lewat sundulan Roberto Firmino. Tim arahan Juergen Klopp itu bermain dominasi usai gol itu dan akhirnya dapat menciptakan gol kedua. Gol kedua Liverpool tercipta di menit ke-84 lewat sebuah penalti James Milner.
Ini sebagai kemenangan keempat kalinya yang didapatkan Liverpool secara berturut-turut di Liga Primer Inggris awal musim ini yang sekaligus membawa mereka kini berada di peringkat kedua klasemen sementara dengan mengoleksi 16 angka dari tujuh laga yang sudah dijalaninya. Sedangkan Swansea kini tetap berada di peringkat ke-17 klasemen dengan raihan empat angka dari tujuh laganya.
Kronologi Laga
Swansea terlebih dulu mendapatkan kans pada menit keempat. Wayne Routledge memberikan operan silang ke kanan pada menit keenam. Bola meluncur ke depan jala tanpa dapat dihadang pemain tim tamu, lalu disambut Borja Baston dengan tandukan. Namun tandukannya masih melayang tinggi.
Swansea unggul lebih dulu di menit kedelapan. Berawal dari tendangan sudut, bola mengarah ke tiang jauh untuk ditanduk Borja yang sempat dikawal Nathaniel Clyne. Bola yang mengarah ke depan jala kemudian disambut Leroy Fer untuk merobek jala Liverpool.
Liverpool kehilangan Adam Lallana pada mneit ke-20 setelah sang pemain mendapatkan cedera di laga ini. Juergen Klopp pun langsung memainkan Daniel Sturridge untuk menggantikan posisi Lallana. Swansea memiliki dua kans bagus untuk menambahkan gol lagi. Yang perdana kala tendangan Jack Cork dari dalam kotak tidak membuahkan hasil lantaran bola mengenai dada Loris Karius di menit ke-22, berselang lima menit sundulan Borja meneruskan sepakan bebas Sigurdsson sedikit melebar dari sasaran tim tamu.
Sedangkan Liverpool yang butuh gol untuk menyamakan kedudukan sulit memiliki kans emas. Hingga menit ke-35, mereka belum bisa mendapatkan kesempatan emas yang bisa menghasilkan gol. Swansea bermain bertahan sangat rapat sehingga membuat Liverpool sulit mencipakan kans.
Liverpool sempat meminta penalti kepada wasit yang memimpin jalannya pertandingan usai melihat Sturridge jatuh kala dijepit dua pemain tim tuan rumah di dalam kotak terlarang. Namun wasit menilai tidak ada pelanggaran dan malah mengeluarkan kartu kuning kepada Sturridge yang dinilai sengaja jatuh untuk mendapatkan penalti.
Liverpool terus mencoba menyerang lewat sisi kiri maupun sisi kanan, tapi banyaknya pemain Swansea di barisan belakang membuat Liverpool sulit menciptakan kans emas. Mungkin cuma ada satu kans terbagus yang diperoleh Liverpool lewat Mane, tapi sepakan yang dilepaskannya bisa dihadang pemain lawan. Hingga babak pertama selesai, skor 1-0 tetap bertahan untuk keunggulan Swansea hingga turun minum.
Di paruh kedua, Liverpool gantian yang memperoleh peluang lebih dulu kala operan jitu Mane kepada Sturridge, tapi belum bisa menghasilkan gol lantaran bisa diamankan oleh Fabianski. Kala laga menginjak menit ke-53, im tamu akhirnya bisa mencetak gol balasan jadi 1-1 lewat Roberto Firmino. Diawali dari sepakan bebas yang diperoleh Liverpool di luar kotak terlarang Swansea. Tendangan bebas tersebut gagal lantaran bola bisa dihalau pemain Swansea. Namun bola mengarah ke Jordan Henderson. Melihat Firmino dalam posisi bagus yang tidak terjaga di kotak terlarang, Henderson lalu memberikan operan lambung kepadanya. Firmino pun berhasil menyambutnya dengan tandukan merobek jala Swansea.
Liverpool hampir berbalik unggul pada menit ke-58 lewat Coutinho. Bermain umpan satu dua dengan Wijnaldum, Coutinho langsung melepaskan tembakan melengkung, tapi tidak menghasilkan gol lantaran masih melebar dari gawang. Tak lama kemudian, tim tamu kembali mengancam usai memanfaatkan kesalahan Van der Hoorn. Milner yang mendapatkan bola itu di dalam kotak terlarang. Pemain asal Inggris tersebut langsung memberikan umpan kepada Mane. Nama pemain terakhir yang disebutkan itu langsung melepaskan tendangan namun dapat dihadang oleh Naughton.
Liverpool mendapatkan hadiah penalti di menit ke-84 usai pemain Swansea City Angel Rangel melakukan pelanggaran terhadap Firmino di kotak penalti. James Milner yang ke depan menjadi algojo dan menjalani tugasnya dengan baik serta membawa Liverpool berbalik unggul jadi 2-1.
Swansea yang balik tertinggal tentu tidak pasrah begitu saja. Mereka langsung tampil menekan dan bermain terbuka demi mencari gol penyama kedudukan. Pada masa injuru time, mereka memiliki peluang bagus, tapi sayangnya tendangan Van der Hoorn masih melayang. Hingga laga selesai, skor 2-1 untuk kemenangan Liverpool atas Swansea.
Di laga lainnya, Chelsea berhasil meraih kemenangan 2-0 atas Hull City di laga lanjutan Liga Primer Inggris musim ini. Dalam laga yang digelar di KCOM Stadium, Chelsea bermain kurang bagus di sepanjang paruh perdana. Hasilnya mereka belum dapat menciptakan kans bagus dan tentunya tidak mencetak gol.
Performa The Blues baru oke di paruh kedua. Mereka bisa mencetak dua gol ke gawang Hull yang dicetak oleh Willian dan Diego Costa. Sementara Hull gagal membobol gawang Chelsea. Ini sebagai kemenangan perdana Chelsea dari empat pertandingan pamungkas di Liga Primer Inggris. Chelsea pun sementara berada di posisi keenam klasemen dengan raihan 13 poin. Sedangkan Hull berada di peringkat ke-15 dengan raihan tujuh angka.
Kronologi Laga
Thibaut Courtois telah menyelamatkan gawangnya dari kebobolan kala laga baru berlangsung empat menit. Sepakan bebas Robert Snodgrass dari jarak jauh berbelok lantaran mengenai pemain Chelsea, bola yang meluncur ke sasaran sukses dihalau oleh Courtois dengan tangannya.
Chelsea bermain kurang bagus di awal menit babak pertama. Tidak bisa dominasi jalannya laga dan juga gagal mendapatkan kans bagus. Chelsea baru dapat memiliki kans perdana pada menit ke-17, kala usaha Costa melanjutkan operan yang diberikan Willian terhalau pemain tim tuan rumah. Tiga menit kemudian, Hull gantian yang memiliki peluang mencetak gol, namun umpan yang dilakukan Snodgrass tidak bisa dimanfaatkan rekan setimnya untuk merobek gawang Chelsea.
Sampai babak pertama selesai, Chelsea sama sekali tidak memiliki on target. Sementara Hull justru nyaris mencetak gol di akhir paruh perdana kala tembakan keras yang dilakukan Livermore dihalau oleh Courtois. Di babak kedua, Chelsea baru terlihat tampil lebih baik. Hazard mendapatkan peluang di menit ke-48, tapi sepakan yang dilepaskannya bisa dihadang oleh Marshall.
Chelsea gagal memaksimalkan kans selanjutnya yang mereka miliki. Costa sukses melego penjaga gawang Marshall kala masuk ke kotak terlarang, namun tembakannya masih mengenai tiang gawang. Bola mental ke dalam lapangan dn disambut dengan tendangan keras Kante, tapi masih melambung.
Chelsea akhirnya bisa unggul lewat Willian. Berawal kala pemain Hull bikin kesalahan dengan kehilangan si kulit bundar di lapangan tengah. Chelsea memaksimalkan itu dengan melakukan counter attack. Menyambut operan dari Diego Costa kala mendekati kotak terlarang, Willian sempat melego dua pemain lawan sebelum akhirnya melepaskan tendangan yang tepat ke sasaran tanpa bisa ditepis kiper. Chelsea memimpin 1-0.
Costa memiliki peluang bagus untuk menggandakan keunggulan Chelsea andaikan tendangan yang dilakukannya tidak bisa dihadang oleh Marshall. Saat laga menginjak menit ke-67, Costa benar-benar bisa menciptakan gol. Diawali dari Nemanja Matic menggiring bola menuju kotak terlarang tim tuan rumah dan mencoba melepaskan tendangan tapi bisa dihadang oleh pemain lawan. Bola mengarah ke Diego Costa, yang lantas melepaskan tembakan untuk merobek gawang Hull. Skor berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan Chelsea.
Kendati telah memimpin dua gol, Chelsea tidak mengendurkan serangannya. Mereka terus menekan pertahanan tim tuan rumah. Sempat memiliki beberapa kans bagus lagi, tapi tidak berujung gol. Sementara Hull mencoba menyerang tapi gagal menciptakan kans bagus lantaran pertahanan tim tamu sangat rapat. Skor berakhir 2-0 untuk Chelsea atas Hull. (As)

