Liverpool berhasil melanjutkan tren kemenangannya di pekan kedelapan Liga Primer Inggris musim ini. Menghadapi Leicester City, The Reds menang 2-1 berkat penalti James Milner di injury time babak kedua.
Di dalam laga yang dihelat diĀ Anfield, Sabtu (5/10/2019) malam WIB kemarin, Liverpool yang bertindak sebagai tim tuan rumah memimpin terlebih dulu di paruh perdana melalui aksi Sadio Mane. Namun di babak kedua, Leicester City sempat menyamakan kedudukan lewat James Maddison pada menit ke-85 sebelum Milner memantapkan kemenangan The Reds melalui penalti pada menit ke-95.
Dengan kemenangan ini memperpanjang tren kemenangan Liverpool yang telah dijalani sebanyak delapan kali di Liga Primer Inggris. Dengan memiliki 24 angka, Liverpool yang kini di pucuk klasemen memimpin delapan angka dari Manchester City di peringkat kedua klasemen, yang baru akan bertanding kontra Wolverhampton pada besok hari.
Sedangkan itu Leicester masih berada di urutan ketiga klasemen dengan koleksi 14 angka.
Dalam laga berlangsung ini, Liverpool lantas tampil menekan begitu laga dimulai. Kans perdana mereka tercipta di menit ke-12 kala Trent Alexander-Arnold bisa masuk lewat kanan dan memberikan umpan. James Milner yang berada di sana dan meneruskannya dengan tendangan, namun bola masih melayang dari gawang.
Usai kans itu, Liverpool sulit membongkar barisan pertahanan Leicester yang mana pertahanan tim tamu dinilai cukup rapat.
Kali ini gantian Roberto Firmino mendapatkan peluang pada menit ke-34. Namun sayang sekali, bola operan Trent tidak bisa disambut oleh Firmino yang sudah dalam posisi bagus.
Liverpool yang lebih dominasi akhirnya bisa membuka keunggulkannya di menit ke-40. Diawali dari serangan lewat sisi kiri, Andrew Robertson dan Milner bermain operan satu dua sebelum Milner memberikan operan jitu. Bola tidak bisa dihalau Evans dan mengarah ke Mane yang dengan gampang mengirim bola ke dalam jala Schmeichel.
Mane hampir mencetak gol kedua di menit ke-44 jika tembakannya ke tiang dekat tak dapat dihadang oleh kiper Leicester itu. Skor 1-0 untuk keunggulan Liverpool bertahan hingga turun minum.
Di paruh kedua, Liverpool lantas memperoleh kans pada menit ke-47, kala operan tarik Trent disambut Salah ke tiang dekat, namun bola dapat dihalau oleh Schmeichel.
Firmino juga memperoleh peluang pada menit ke-65 untuk mencetak gol. Bola umpan Trent diterima tendangan Firmino namun masih melenceng dari jala Leicester.
Leicester memiliki kans perdana pada pertandingan ini satu menit usai itu kala bola jitu tidak bisa diamankan Dejan Lovren. Jamie Vardy lolos dari perangkap offside namun Adrian dengan cepat mengantisipasi bola tersebut.
Leicester bisa membalas gol jadi 1-1 di menit ke-80 melalui gol Maddion. Diawali dari lolos dari jagaan Van Dijk dan melanjutkan operan jitu kepada Ayoze Perez, dengan tendangan tepat ke jala Adrian.
Usai gol itu, Liverpool langsung tampil terbuka dan terus menekan untuk mencari gol keunggulannya kembali. Mereka tidak membiarkan lawannya mendapatkan kans lagi. Sementara para pemain Leicester tidak sungkan lagi untuk melakukan tekelan untuk menghadang pergerakan Liverpool, salah satunya kala Hamza Choudhury melakukan pelanggaran terhadap Salah yang dalam posisi on goal.
Pertandingan sepertinya akan selesai dengan skor seri sebelum Marc Albrighton melakukan pelanggaran terhadap Mane di dalam kotak terlarang tim tamu. Wasit langsung menunjukkan titik putih kendati sempat melihat VAR. Milner yang ke depan menjadi algojo dan berhasil menjalani tugasnya dengan baik serta mengantarkan Liverpool menang jadi 2-1 atas Leicester. (As)

