Liverpool kini semakin kokoh di puncak klasemen Liga Primer Inggris setelah berhasil mengalahkan Manchester City dengan skor akhir 3-1.
Pertarungan Liverpool kontra Manchester City di giornada ke-12 Liga Primer Inggris dilangsungkan di Anfield, Minggu (10/11) malam WIB kemarin. Liverpool telah unggul lebih dulu kala pertandingan baru berlangsung enam menit melalui tendangan keras Fabinho.
City yang ingin membalas sempat memperoleh dua kans melalui tembakan bebas Kevin de Bruyne namun keduanya tidak menemui sasaran. Justru The Reds yang berhasil mencetak satu gol tambahan usai tandukan Mohamed Salah merobek gawang The Citizens.
Setelah memimpin 2-0 sampai turun minum, Liverpool mencetak satu gol lagi di awal paruh kedua melalui Sadio Mane. City cuma bisa mencetak gol hiburan melalui tendangan Bernardo Silva.
Dari laga ini, City sempat dua kali memprotes untuk penalti setelah para pemain City melihat pemain Liverpool melakukan handball di dalam kotak terlarang. Yang perdana handball dilakukan Trent Alexander-Arnold tepat sebelum gol Fabinho. Tapi VAR yang sempat dipakai mendukung keputusan wasit kalau tak ada penalti dan gol Fabinho dinyatakan sah.
Lagi, City kembali memprotes seperti yang tadi di paruh kedua. Bola yang mencoba dilambungkan Raheem Sterling terlihat mengenai tangan Alexander-Arnold, namun wasit tidak menilai pelanggaran dan laga dilanjutkan.
Dengan hasil akhir 3-1 di laga ini maka Liverpool kini kian mantap di pucuk klasemen Liga Primer Inggris dengan mengoleksi 34 angka dalam 12 laga yang sudah dilewatinya pada musim ini dan memimpin delapan poin dari Leicester City dan Chelsea yang memiliki jumlah angka sama di posisi kedua dan ketiga. Sedangkan City harus turun ke posisi keempat klasemen dengan koleksi 25 angka.
Dalam laga berlangsung ini, City lantas tampil menekan lebih dulu begitu laga dimulai. City memperoleh sepak pojok pada awal menit. Namun sama sekali tidak mengancam jala Liverpool.
City kembali menekan dan sempat meminta penalti kepada wasit usai para pemainnya melihat handball Trent Alexander-Arnold di dalam kotak penalti. Tapi wasit menilai tidak ada pelanggaran.
Liverpool gantian menekan. Bola yang mencoba dibuang oleh Ilkay Guendogan tepat kepada Fabinho. Dengan posisi ideal, Fabinho yang berada di luar kotak terlarang lalu melakukan tendangan keras.
Bola yang mengarah kencang tidak bisa diredam oleh Claudio Bravo. Liverpool unggul 1-0 atas City pada menit keenam.
City lantas tampil lebih menekan untuk mencari gol balasan. Raheem Sterling punya kans, tapi sundulannya yang meneruskan sepakan bebas Kevin de Bruyne masih melenceng dari jala.
Lewat tembakan bebas De Bruyne, City kembali memperoleh kans untuk menciptakan gol. De Bruyne memberikan umpan ke depan jala, namun Sergio Aguero dan John Stones tidak bisa memanfaatkan kesempatan itu.
Liverpool malah menambahkan keunggulannya jadi 2-0 di menit ke-14. Diawali dari Alexander-Arnold yang memberikan umpan kepada Andrew Robertson yang berada di sisi kiri. Robertson melakukan operan silang ke dalam kotak terlarang. Mohamed Salah lantas melanjutkannya dengan tandukan untuk mengalahkan Claudio Bravo.
City coba menyerang. Aguero masuk lewat sisi kiri dan memberikan tendangan keras yang mana bisa diamankan oleh Alisson.
Angelino mencoba menyerang dengan kombinasi dengan Guendogan dan masuk ke dalam kotak terlarang Liverpool sebelum melakukan tendangan. Namun sayang sekali, bola mengenai Virgil van Dijk dan lalu membentur tiang jala.
Alexander-Arnold kembali sebagai motor serangan tim tuan rumah. Dia memberikan umpan ke Firmino yang masuk ke dalam kotak terlarang. Firmino melakukan tendangan datar, namun dihalau oleh Bravo.
City melewati satu kans emas. De Bruyne kembali mengawali serangan City sebelum memberikan umpan ke Aguero. Aguero lalu menggiring bola ke dalam kotak terlarang dan melakukan tendangan melayagn dari jala.
Salah coba melakukan tendangan dari depan kotak terlarang City sebelum meneruskan umpan dari Firmino. Bola tepat kepada jala, namun bisa dihadang oleh Bravo.
City yang terpaut coba menekan terlebih dulu di awal paruh kedua. Tapi gawang tim tamu justru kembali bergetar untuk ketiga kalinya di menit ke-51. Lewat sisi kanan, Jordan Henderson memberikan operan ke arah tiang jauh. Sadio Mane yang telah menunggu melanjutkannya dengan tandukan untuk mengalahkan Bravo.
City terus menekan. Tapi Liverpool bermain bertahan dengan sangat rpaat sehingga City sulit menciptakan gol. Sempat punya sepak pojok yang diperoleh City tapi tidak berujung gol.
Usaha City untuk menciptakan gol akhirnya menemui sasaran di menit ke-78. Operan datar Angelino lewat sisi kiri tepat kepada Bernardo Silva. Sepakannya tidak dapat ditepis oleh Alisson.
City hampir menciptakan gol keduanya tidak lama berselang. Sterling coba masuk ke dalam kotak terlarang Liverpool dan memberikan umpan ke Gabriel Jesus yang berada di depan jala. Namun bola tidak bisa dimaksimalkan oleh Jesus.
Hingga laga selesai, skor 3-1 untuk kemenangan Liverpool atas City. (As)

