Manajer Bayern Munich Niko Kovac memastikan Robert Lewandowski akan tetap bermukim di Allianz Arena, usai sempat ada kabar muncul bahwa striker asal Polandia itu ingin pergi.
Pada bursa transfer musim panas ini, Robert Lewandowski sempat gencar diberitakan akan pergi dari klub yang bermarkas di Allianz Arena usai empat musim bersama klub tersebut. Eks pemain Borussia Dortmund itu kabarnya ingin hengkang ke Real Madrid, menyusul Cristiano Ronaldo telah hijrah ke Juventus.
Namun harapan Lewandowski tak disepakati oleh Bayern. The Bavarians bertekad tak akan melego striker asal Polandia itu, sekali pun ada klub-klub lain yang berani mengeluarkan dana sebesar Rp 2,5 triliun untuk mendapatkan pemainnya itu.
Setelah melalui beberapa hari, Kovac dan Lewandowski berbicara untuk membahas soal karier sang pemain. Ternyata Kovac dapat bikin Lewandowski bertahan di klubnya. “Ya, saya sudah melakukan pembicaraan dengan Robert Lewandowski untuk membahas masa depannya. Dia tahu apa yang saya inginkan dan saya tahu apa yang dia inginkan dan pada akhirnya kami bisa bersama sepakat untuk menjalani musim baru nanti,” kata Kovac di situs resmi klub.
“Semua orang juga sudah tau performa dia dan kualitas bermainnya. Sangat disayangkan jika klub tidak mempertahankan pemain seperti dia. Jadi kami pasti akan berusaha sebisa mungkin untuk mempertahankan para pemain andalan kami. Dia telah pasti antara tiga penyerang kualitas dunia di posisi itu,” lanjut manajer asal Kroasia itu.
“Dia pun dengan senang hati menyepakati kesepakatan yang kami berikan dan kami tentu gembira lantaran bisa bekerja sama dengan dia. Kami kini tinggal melihat dan menunggu musim baru berjalan dan pastinya kami akan lebih bersaing lagi di semua kompetisi,” katanya lagi.
Berita bertahannya Lewandowski pastinya menyenangkan untuk Bayern. Faktanya, Bayern telah ditinggal Arturo Vidal yang dijual ke Barcelona dan Jerome Boateng yang mungkin akan bersama Paris Saint-Germain. Lewandowksi sendiri masih punya kontrak kerja dengan Bayern sampai tahun 2021 mendatang.
Di samping ini ada tambahan berita lainnya, Barcelona merengkuh gelar perdananya di musim ini di turnamen Piala Super Spanyol. Los Cules mengalahkan Sevilla dengan skor akhir 2-1. Dalam laga yang dilangsungkan di Stade de Tanger, Tangier, Maroko, Senin (13/8/2018) dini hari WIB tadi, Barcelona terpaut terlebih dulu lewat gol yang dicetak oleh Pablo Sarabia kala laga baru berlangsung sembilan menit.
Barcelona harus menanti sampai menit ke-42 untuk mencetak gol penyama kedudukan. Kedudukan berubah menjadi 1-1 usai Gerard Pique merobek jala Sevilla. Ousmane Dembele tampil sebagai pahlawan kemenangan untuk Barcelona usai mencetak gol pada menit ke-78 dan sekaligus memastikan kemenangan Barcelona menjadi 2-1 atas Sevilla.
Di masa injury time, Sevilla sempat memiliki peluang bagus untuk mencetak gol balasan usai memperoleh hadiah penalti. Akan tetapi, eksekutor Wissam Ben Yedder gagal menjalani tugasnya usai sepakannya bisa dihadang oleh Ter Stegen.
Kronologi Laga
Barcelona tak tampil dengan kekuatan terbagusnya, tak ada Philippe Coutinho dan Ivan Rakitic dari daftar susunan pemain di laga ini. Sedangkan pemain anyar yang didatangkan di bursa transfer sekarang ini, Clement Lenglet dan Arthur memperoleh peluang sebagai pemain utama di pertandingan ini.
Pada menit-menit awal pertandingan Barcelona coba dominasi pertandingan dengan memainkan tempo laga. Namun justru Sevilla dapat mencetak gol terlebih dulu kala laga baru berlangsung sembilan menit. Masuk dari tengah lapangan, Luis Muriel memberikan umpan ke Sarabia yang tidak terjaga dari sisi kanan. Sepakan Sarabia merobek jala Ter Stegen dan memberikan Sevilla unggul 1-0 lewat kans perdana dan tendangan perdana yang mereka miliki.
Kans perdana Barcelona menyamakan angka datang kala tendangan Lionel Messi dari jarak dekat masih dapat dihadang oleh penjaga gawang Sevilla. Sedangkan kombinasi antara Luis Suarez dan Lionel Messi tidak menemui sasaran pada menit ke-24. Tembakan Suarez terlalu ringan sehingga dapat diamankan dengan gampang oleh Vaclik.
Empat menit kemudian, Lenglet hampir menciptakan gol ke eks klubnya, sundulan yang dia lakukan untuk meneruskan operan Messi masih tipis ke atas gawang. Serangan demi serangan yang dilakukan Barcelona akhirnya membuahkan hasil kala paruh perdana tersisa tiga menit. Sepakan bebas Messi dari jarak jauh mengenai tiang dan kembali ke lapangan, Pique dengan siaga meneruskan bola ke dalam jala Sevilla. Skor berubah menjadi 1-1 yang sekaligus bertahan hingga turun minum.
Di awal paruh kedua, Ernesto Valverde melakukan pergantian pemain dengan memainkan Ivan Rakitic dan mengeluarkan Rafinha. Itu diteruskan dengan menarik keluar Arthur dan menurunkan Philippe Coutinho.
Kans bagus perdana yang dimiliki Barcelona di paruh kedua ini tercipta kala tendangan bebas Messi masih bisa dihalau oleh Vaclik. Sevilla gantian menyerang tidak lama kemudian. Sepakan bebas Banego bisa dibelokkan oleh Vasquez memakai kepalanya, namun bola tidak masuk ke dalam jala.
Pada menit ke-77, Vaclik berhasil menyelamatkan gawang Sevilla usai berhasil menghadang tendangan Coutinho, yang kemudian disusul bola muntah dari Messi. Namun satu menit kemudian, jala Sevilla akhirnya robek untuk kedua kalinya.
Dari jarak jauh Dembele melakukan tembakan keras dengan kaki kanannya. Bola terlebih dulu mengenai mistar jala untuk lalu masuk ke dalam jala. Kedudukan berubah menjadi 2-1 untuk keunggulan Barcelona.
Menginjak masa injury time babak kedua, Sevilla memiliki peluang untuk mencetak gol penyama usai wasit menunjuk titik putih penalti. Penalti ini diberikan usai Ter Stegen dinilai melakukan pelanggaran terhadap Sevilla. Namun Wisam Ben Yadder gagal menjalaninya, usai tendangannya dapat diamankan Ter Stegen. Hingga laga selesai, skor tetap 2-1 untuk kemenangan Barcelona atas Sevilla. (As)

