Leicester City berhasil meraih tiga poin dalam lawatannya ke markas Aston Villa di laga lanjutan Liga Primer Inggris. Leicester menang 4-1 atas tuan rumah.
Bermain di Villa Park, Minggu (8/12) malam WIB kemarin, klub besutan Brendan Rodgers bermain dominasi, mereka sukses memecah kebuntuan pada menit ke-20. Menerima operan jitu dari Kelechi Iheanacho, Jamie Vardy berhasil melego Ezri Konsa dan Tom Heaton sebelum mengirim bola ke dalam jala tim tuan rumah. Leicester unggul 1-0.
Leicester menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 atas Aston pada menit ke-41. Umpan James Maddison lewat sisi kiri sukses disambut oleh Iheanacho, bikin jala Aston kembali bergoyang.
Terpaut dua gol, Aston coba menekan untuk mengejar gol ketertinggalannya. Pada masa injury time paruh perdana, mereka sukses menipiskan ketertinggalannya melalui tendangan Jack Grealish yang menyambut operan dari sepak pojok. Kedudukan 2-1 untuk Leicester sebagai hasil di sepanjang paruh perdana.
Menginjak paruh kedua, Leicester semakin mendominasi jalannya laga. Mereka sukses menciptakan dua gol lagi. Pada menit ke-49, melalui tendangan sudut yang dilakukan Maddison, Jonny Evans mencetak gol usai tandukannya tidak bisa dihadang oleh Heaton.
Leicester pun bisa mengakhiri pertandingan dengan kemenangan setelah Vardy menciptakan gol keduanya di pertandingan ini di menit ke-75 melalui counter attack yang dibuat oleh Dennis Praet. Sampai pertandingan selesai, kedudukan 4-1 untuk Leicester bertahan sampai laga selesai.
Dengan tambahan tiga poin ini bikin Leicester kini semakin oke di peringkat kedua klsaemen sementara Liga Primer Inggris dengan mengoleksi 38 angka dan tertinggal delapan angka dari Liverpool yang berada di puncak klasemen. Vardy juga semakin mantap di daftar pencipta gol terbanyak dengan jumlah 16 gol hingga kini.
Sementara untuk Aston, hasil akhir ini bikin mereka harus turun ke urutan ke-17 klsaemen dengan raihan 15 angka, cuma memimpin selisih gol dari Southampton yang ada di zona degradasi.
Di samping ini ada tambahan berita lainnya, Manchester United sukses menaklukkan Manchester City. Keberhasilan The Red Devils ada di penampilan bagus Fred. Seperti diketahui, Fred ditempati di barisan tengah Scott McTominay dengan formasi 4-2-3-1 kala berhadapan dengan City di Etihad Stadium, Minggu (8/12) dinihari WIB kemarin, di laga lanjutan Liga Primer Inggris.
Ole Gunnar Solskjaer ingin McTominay dan Fred bisa mengantisipasi serangan barisan tengah City yang ditempati David Silva, Kevin de Bruyne dan Rodrigo. Fred pun melakukan tugasnya dengan bagus lantaran barisan tengah City sulit dominasi di sepanjang paruh perdana dan beberapa kali bisa ditembus lini striker United.
Fred ditorehkan bikin empat dribel, tiga di antaranya berhasil melewati pemain lawan dan tanpa melakukan kesalahan kala menjaga pemain-pemain lawan. Maka tidak heran lagi andai United bisa langsung memimpin 2-0 di paruh perdana melalui sebuah penalti Marcus Rashford dan satu gol lagi dilesakkan oleh Anthony Martial.
Di babak kedua, City baru bisa mencetak satu gol balasan yang dilesakkan oleh Nicolas Otamendi pada menit ke-86. United pun meneruskan tren tren kemenangannya berhadapan dengan klub-klub raksasa di Liga Primer Inggris pada musim ini, sedangkan Fred juga terus menampilkan performa terbagusnya.
Sempat terdepak dari klub utama hampir sepanjang pada musim silam, Fred langsung sebagai opsi pertama Solskjaer sekarang ini. Sejak berhadapan dengan Liverpool pada bulan Oktober silam, Fred selalu diturunkan menjadi pemain utama di semua ajang dan hanya satu kali dikeluarkan dari lapangan yaitu, kala berhadapan dengan Partizan Belgrade di Liga Europa.
“Fred belakangan ini menunjukkan performa bagusnya dan kami berharap dia bisa terus mempertahankan atau meningkatkan performanya menjadi lebih baik lagi,” ungkap Solksjaer.
“Dia mendapatkan bola, bertarung dengan Kevin de Bruyne, pemain terbagus di Liga sekarang ini dan saya rasa dia sudah bermain baik,” lanjutnya.
“Gembira sekali melihat bermain seperti itu, dia layak memperoleh itu lantaran dia bermain sesuai yang kami inginkan dan memberikan hasil bagus untuk tim. Namun kala anda terus bermain dan tetap memberikan kepercayaan kepada para pemain, maka mereka akan tentu menjadi lebih baik dan lebih tangguh lagi di atas lapangan hijau,” tandasnya. (As)

