Usai memastikan trofi juara Liga Primer Inggris. Leicester City tetap tampil bagus. Di pekan ke-37, Leicester meraih kemenangan 3-1 atas Everton.
Sesuai tradisi, Leicester City menerima guard of honor sebelum laga yang dilangsungkan di King Power Stadium, Sabtu (7/5/2016) malam WIB. Penyanyi seriosa top Andrea Bocelli ikut meramaikan dengan menyanyikan sebagai tribute untuk pelatih The Foxes, Claudio Ranieri.
Menghadapi Everton, Leicester sukses mencetak gol cepat lewat aksi Jamie Vardy. Setelah itu Andy King ikut membobol gawang lawan dan sekaligus menambahkan keunggulan Everton jadi 2-0. Vardy kembali mencetak gol keduanya pertandingan ini lewat sebuah penalti. Menatap pertandingan selesai, The Toffees mencetak gol hiburan yang dilesakkan oleh Kevin Mirallas.
Dari hasil akhir ini, Everton harus turun ke posisi ke-12 klasemen sementara Liga Primer Inggris dengan raihan 44 angka dan tertinggal dua poin dari Swansea City. Sementara itu Leicester yang berada di puncak dengan koleksi 80 angka dari 37 pertandingan yang sudah dilewatinya pada musim ini.
Kronologi Laga
Kala laga baru berlangsung lima menit, Leicester yang bertindak sebagai tuan rumah sudah membuka keunggulannya lewat Vardy. Operan lambung Andy King di sisi kanan berhasil diterima Vardy dengan tendangan tepat ke sasaran untuk merobek gawang Everton. Leicester 1-0 Everton.
Leicester kembali melancarkan serangan ke pertahanan Everton. King punya peluang bagus usai menerima operan silang dari Riyad Mahrez. Namun sayangnya, sundulan King masih bisa ditangkap dengan bagus oleh penjaga gawang Everton, Joel Robles.
Leicester menyia-yiakan sebuah kesempatan pada menit ke-19 kala Wes Morgan tidak bisa melepaskan tendangan dari jarak dekat. Sembilan menit berselang, giliran N’Golo Kante yang mencoba peruntungannya, tapi sepakan yang dilepaskannya bisa dijinakkan oleh Robles.
Leicester yang tampil sangat dominasi akhirnya bisa menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 atas Everton pada menit ke-33. Kali ini giliran King yang mencatatkan namanya di papan skor usai memanfaatkan operan dari Mahrez.
Setelah itu tak ada gol tambahan tercipta di sisa waktu babak pertama, skor 2-0 bertahan hingga turun minum. Memasuki paruh kedua, Everton baru terlihat tampil lebih bagus, di mana mereka berani keluar menyerang dan mendapatkan kans bagus pada menit ke-58. John Stones menanduk bola hasil dari tendangan sudut yang mengarah ke Romelu Lukaku. Tapi tembakan Lukaku bisa dihadang oleh kiper Leicester City, Kasper Schmeichel.
Leicester mendapatkan hadiah penalti di menit ke-65 usai Matthew Pennington melakukan pelanggaran terhadap Vardy di kotak penalti. Vardy sendiri yang ke depan dan menjalani tugasnya dengan baik serta sekaligus mengubah skor menjadi 3-0 untuk keunggulan timnya atas Everton.
Tiga menit berselang, Everton mencoba menyerang lewat aksi Aaron Lennon. Operan Leighton Baines disambut Lennon, namun bola hasil tendangannya masih melenceng dari sasaran.
Lagi, Leicester kembali mendapatkan hadiah penalti. Kali ini Daron Gibson melakukan pelanggaran terhadap Jeffrey Schlupp di kotak penalti. Vardy kembali sebagai eksekutor. Tapi kali ini dia gagal menjalani tugasnya lantaran tembakannya melayang dari gawang.
Leicester terus menekan kendati unggul tiga gol. Leandro Ulloa memperoleh peluang bagus pada menit ke-85. Namun tandukannya yang meneruskan operan dari rekannya itu masih melayang dari sasaran.
Tiga menit kemudian, Everton sempat memperkecil ketertinggalannya menjadi 1-3 dari Leicester. Kevin Mirallas berhasil merobek gawang Schmeichel usai memaksimalkan operan dari rekannya.
Hingga peluit panjang ditiupkan wasit tanda berakhirnya pertandingan, skor tidak berubah lagi. 3-1 untuk kemenangan Leicester atas Everton.
Di laga lainnya, Kemenangan penting diraih Sunderland usai menaklukkan Chelsea dengan skor akhir 3-2. Kemenangan ini bikin The Black Cats keluar dari zona merah.
Berkat kemenangan ini, Sunderland kini naik ke posisi ke-17 klasemen sementara dengan raihan 35 angka dan sekaligus menggeser Newcastle United turun ke peringkat ke-18. Dengan satu laga tersisa harapan Sunderland tetap bermain di Liga Primer Inggris menerima angin sedap usai di pertandingan lainnya Newcastle ditahan imbang tanpa gol kala menghadapi Aston Villa.
Sedangkan kekalahan yang diterima Chelsea membuat mereka gagal kembali ke jalan kemenangan setelah di laga sebelumnya mereka bermain seri 2-2 kala menjamu Tottenham Hotspur.
Menghadapi Chelsea di Stadium of Light, Sabtu (7/5/2016) malam WIB, Sunderland sempat tertinggal dua kali sebelum meraih kemenangan. Chelsea terlebih dulu unggul melalui Diego Costa sebelum dibalas gol lewat Wahbi Khazri membobol gawang tim tamu. The Blues kembali unggul lewat Nemanja Matic dan skor 2-1 bertahan hingga turun minum..
Di babak kedua, Sunderland bangkit dan berhasil mencetak dua gol tambahan ke gawang Chelsea yang dilesakkan oleh Fabio Borini dan Jermain Defoe.
Kronologi Laga
Bukan awal yang baik untuk Gary Cahill di pertandingan ini. Sebab Cahill sudah mendapatkan kartu kuning di menit perdana usai melakukan pelanggaran terhadap Jermain Defoe.
Enam menit berselang, Chelsea meminta sebuah penalti usai Deandre Yedlin melakukan pelanggaran terhadap Cesar Azpilicueta di kotak penalti. Namun wasit yang memimpin pertandingan ini menilai tak ada pelanggaran dan meneruskan laga.
Kans perdana tim tamu datang pada menit kesepuluh. Willian mendapatkan peluang bagus usai menerima operan dari Eden Hazard. Namun sayangnya, tendangan keras Willian bisa ditangkap dengan bagus oleh kiper Sunderland Vito Mannone.
Empat menit berselang, Chelsea memecah kebuntuannya. Umpan Gary Cahill sempat mengenai pemain lawan dan bola mengarah ke Diego Costa. Tanpa lama, Costa melepaskan tembakan tepat ke sasaran untuk merobek gawang Sunderland tanpa bisa ditepis kiper.
Sunderland nyaris bisa mencetak gol balasan di menit ke-20. Lee Cattermole melepaskan operan silang yang berhasil diterima Defoe dengan tandukan. Tapi tandukannya masih dihadang mistar jala Chelsea.
Kali ini giliran Yedlin yang mencoba peruntungannya pada menit ke-25. Tapi bola hasil sepakan Yedlin bisa diamankan oleh kiper Chelsea Thibaut Courtois.
Sunderland akhirnya bisa mencetak gol penyama kedudukan jadi 1-1 pada menit ke-41. Cahill menghadang bola dengan sundulan, namun si kulit bundar malah datang ke arah wahbi Kahzri yang dilanjutkan dengan tendangan voli untuk merobek jala Courtois.
Beberapa menit menjelang turun minum, Chelsea bisa kembali unggul menjadi 2-1 atas Sunderland. Kali ini giliran Nemanja Matic yang membobol gawang tim tuan rumah usai memanfaatkan operan Azpilicueta.
Memasuki babak kedua, Sunderland langsung tampil menyerang dan meningkatkan serangannya. Mereka butuh poin demi menjauhi posisinya di zona degradasi. Hasilnya pun datang kala laga menginjak menit ke-67, Borini meneruskan operan Patrick van Aanholt dengan dingin mengalahkan Courtois. Skor berubah menjadi 2-2.
Hanya berselang tiga menit setelah gol Borini, Sunderland bisa berbalik unggul jadi 3-2. Kali ini gawang Courtois dibobol oleh Defoe yang memanfaatkan operan silang dari rekannya di sisi kiri.
Chelsea yang balik tertinggal mencoba menyerang dan mendapatkan tendangan bebas pada menit ke-74. Namun sepakan bebas yang dieksekutor Willian bisa ditepis dengan bagus oleh Mannone.
Lagi, tim tamu kembali memperoleh kesempatan untuk menyamakan kedudukan. Namun pertahanan tim tuan rumah yang sangat rapat membuat Chelsea sulit menciptakan gol ketiganya.
Di menit-menit akhir babak kedua, Chelsea kembali memperoleh tendangan bebas usai John O’Shea melakukan pelanggaran terhadap Diego Costa di luar kotak penalti. Tapi tendangan Fabregas bisa dihadang pemain lawan.
Tak lama kemudian, Chelsea harus tampil dengan 10 pemain usai John Terry mendapatkan kartu kuning kedua karena melanggar keras Kahzri. Di sisa waktu, tak ada gol tambahan tercipta lagi. Skor berakhir 3-2 untuk kemenangan Sunderland atas Chelsea.
Di partai lainnya lagi, Manchester United berhasil meraih tiga angka dalam lawatannya ke markas Norwich City. United tampil sebagai pemenang dengan skor akhir 1-0 berkat gol Juan Mata.
United memasang Wayne Rooney menjadi penyerang di pertandingan yang berlangsung di Carrow Road. Rooney dimainkan di depan lantaran Anthony Martial absen karena cedera.
United harus menanti sampai menit ke-72 untuk merobek jala Norwich. Mata menciptakan gol usai memanfaatkan umpan Rooney.
Dengan tambahan tiga poin ini maka United kini berada di peringkat kelima klasemen Liga Primer Inggris dengan mengoleksi 63 angka dalam 36 pertandingan dan cuma tertinggal satu angka dari Manchester City yang ada di posisi keempat. Sedangkan Norwich kian berat keluar dari zona merah. Saat ini mereka berada di urutan ke-19 dengan raihan 31 angka. (As)

