Lazio sukses menjadi juara Coppa Italia usai berhasil meraih kemenangan 2-0 atas Atalanta di laga final. Ini sebagai trofi Coppa Italia yang ketujuh untuk Lazio.
Pertandingan final yang memperjumpakan Atalanta kontra Lazio digelar di Olimpico, Roma, Kamis (16/5/2019) dini hari WIB tadi. Keduanya tampil sama imbang, di mana kedua tim sama-sama gagal mencetak gol di sepanjng paruh perdana dan mengenai jumlah percobaan, keduanya sama-sama punya tujuh tendangan.
Laga yang berlangsung cukup ketat dan menarik ini dipastikan di 10 menit akhir pertandingan. Lazio bisa menciptakan gol pada menit ke-82 melalui Sergej Milinkovic-Savic setelah memaksimalkan skema tendangan sudut lewat Lucas Leiva.
Lazio bisa menggandakan keunggulannya jadi 2-0 pada menit ke-90. Diawali dari counter attack yang cepat, Joaquin Correa melego seorang pemain Atalanta sebelum melakukan tendangan yang menjebol jala Pierluigi Gollini.
Atalanta berjuang keras untuk mengejar gol ketertinggalannya pada masa injury time. Dua tendangan Alejandro Papu Gomez belum dapat mengubah kedudukan. Di sisa waktu pertandingan di babak kedua, tidak ada gol tercipta lagi. Skor berakhir 2-0 untuk kemenangan Lazio atas Atalanta. Dari hasil akhir ini, maka Lazio keluar sebagai pemenang Coppa Italia musim 2018/2019.
Di samping ini ada tambahan berita lainnya, Atletico Madrid gagal meraih tiga poin kala menghadapi Sevilla di laga lanjutan La Liga Spanyol. Pertarungan di Wanda Metropolitano itu berakhir 1-1.
Laga yang berakhir pada akhir pekan lalu, berlangsung cukup seri. Dari statistik yang mencatatkan bahwa Atletico dan Sevilla sama-sama punya 11 tembakan. Hanya tidak sama, Atletico mencatatkan empat tendangan tepat ke sasaran. Sedangkan tim tamu menorehkan satu tendangan mengarah ke gawang.
Atletico memimpin terlebih dulu kala menghadapi Sevilla. Koke yang mencetak gol di menit ke-30. Sepakannya sempat mengenai Simon Kjaer, sampai arah bola berubah. Tim besutan Diego Simeone itu pun memimpin 1-0. Kedudukan itu bertahan sampai laga selesai.
Sevilla terlihat lebih banyak mengendalikan bola di pertandinga nini. Torehannya dengan unggul 52 persen, terpaut satu gol, Sevilla baru dapat mencetak gol penyama angka jadi 1-1 di menit ke-70.
Gol itu diawali dari bola umpan Aleix Vidal untuk Franco Vazquez lewat sisi kiri. Operan silang pemain yang memakai kostum nomor punggung 22 itu diterima dengan tendangan oleh Pablo Sarabia. Bola sepakan Sarabia tidak bisa dihadang oleh Jan Oblak. kedudukan kini sama imbang 1-1.
Pada sisa waktu, ada beberapa kans terbagus yang didapatkan tim masing-masing. Sarabia, Vidal dan Jesus Navas, yang punya percobaan untuk Sevilla. Sedangkan Atletico membalas melalui Angel Correa. Namun tidak ada gol tercipta lagi sampai laga selesai.
Dengan hasil imbang ini, maka Atletico kini tetap berada di peringkat kedua klasemen sementara La Liga Spanyol dengan koleksi 75 poin. Sedangkan Sevilla berada di posisi keenam klasemen dengan raihan 56 angka.
Real Madrid kembali meraih hasil negatif di laga lanjutan La Liga Spanyol. Bermain di kandang Real Sociedad, Los Blancos kalah 1-3. Melakoni giornada ke-37 yang berlangsung di Anoeta, Madrid sebetulnya dapat memimpin terlebih dulu. Brahim Diaz mengantarkan tim arahan Zinedine Zidane itu unggul pada menit keenam.
Sociedad bisa mencetak gol balasan melalui Mikel Merino di menit ke-26. Usai itu, Madrid harus bermain dengan 10 orang pemain di menit ke-39 setelah Jesus Vallejo mendapatkan kartu merah.
Dengan unggul jumlah pemain, Sociedad bisa memanfaatkan kesempatan itu dengan mencetak dua gol tambahan ke gawang Madrid yang dikawal oleh Thibaut Courtois, masing-masing dilesakkan oleh Joseba Zaldua pada menit ke-57 dan Ander Barrenetxea pada menit ke-67. Setelahnya tidak ada gol tercipta lagi. Skor berakhir 3-1 untuk Sociedad atas Madrid.
Ini sebagai kekalahan ke-11 untuk El Real di La Liga Spanyol pada musim ini. Dengan cuma tersisa satu laga lagi, maka Madrid dipastikan finis di peringkat tiga klasemen La Liga. (As)

