Adam Lallana membantah kabar yang mengatakan bahwa dirinya sedang diincar Tottenham Hotspur. Lallana mengaku sangat bahagia dan betah di Liverpool.
Pada beberapa waktu lalu ada sebuah kabar mengabarkan bahwa Lallana dipantau pelatih Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino menjelang bursa transfer musim panas ini. Bagi Pochettino, tidak asing lagi dengan Lallana, karena kedua pria itu pernah bekerja sama kala masih membela Southampton. The Lilywhites kabarnya sudah mempersiapkan dana sekitar 20 juta poundsterling demi membawa Lallana keluar dari klub yang bermarkas di Anfield itu ke klub yang bermukim di White Hart Lane.
Lallana sebagai pemain pilar di bawah asuhan Juergen Klopp sejak Brendan Rodgers dipecat pada akhir tahun 2015 silam. Hingga kini, pemain asal Inggris itu telah tampil sebanyak 41 laga dengan mencetak lima gol dan membuat tujuh assist untuk The Reds di semua ajang yang dilewatinya.
Lallana bersama Liverpool memiliki kans besar untuk merengkuh gelar perdananya di bawah asuhan Juergen Klopp, di mana mereka berhasil melaju ke final Liga Europa dan akan berhadapan dengan Sevilla, Kamis (19/5) dinihari WIB. Lallana sendiri pun mengaku sangat betah dan bahagia berseragam Si Merah, apalagi dilatih Klopp.
“Menjelang bursa transfer tentu ada kabar yang tidak menyenangkan untuk sebagian pemain sepakbola profesional. Seperti baru-baru ini saya mendapatkan kabar bahwa saya diincar Tottenham Hotspur, tentu itu kabar yang tidak jelas karena hingga kini saya belum mendapatkan tawaran dari mereka. Jika memang ada pinangan masuk, maka saya juga tidak bisa menerima tawaran mereka kendati di sana ada pelatih Mauricio Pochettino,” terang Lallana.
“Saya akui saya sangat kenal dekat dengan Pochettino dan memang pernah bekerja sama di dalam sebuah tim. Saya juga gembira dia melakoni sebuah musim yang sangat luar biasa, namun saya tidak bisa pergi dari Liverpool saat ini, apalagi saya masih memiliki kontrak di sini selama tiga tahun mendatang dan saya ingin menghormatinya hingga selesai dulu,” lanjutnya.
“Saya sekarang ini merasa sangat bahagia dan nyaman bermain di Liverpool, apalagi dilatih oleh pelatih yang tak kalah hebat (Juergen Kopp). Saya diperlakukan secara adil dan diberikan kesempatan bermain yang sangat banyak. Ini menjadi salah satu alasan saya tidak bisa hengkang dari Liverpool. Dan saya tahu saya juga harus bermain bagus ketika dimainkan di atas lapangan hijau.”
“Saya kini ingin berlatih dan berjuang lebih keras demi meningkatkan performaku. Kami semua sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi final Liga Europa melawan Sevilla. Kami tentu ingin memenanginya dan mencicipi gelar juara bersama klub,” katanya lagi.
Di bawah ini ada tambahan berita lainnya mengenai hasil akhir laga antara AC Milan menghadapi AS Roma di pekan ke-38 Serie A musim ini.
AS Roma mengakhiri musim dengan meraih hasil positif. Kala berhadapan dengan AC Milan, Giallorossi menang 3-1 atas Rossoneri.
Dari laga yang berlangsung di San Siro, Minggu (15/5) dinihari WIB kemarin, AS Roma memang bertindak sebagai tim tamu tapi mereka tetap bisa mendominasi jalannya laga atas AC Milan. Statistik mencatatkan bahwa I Lupi unggul ball posession sampai 65 persen dan berbanding 35 persen milik Rossoneri. Selain itu, klub Serigala itu bisa melepaskan 16 tendangan dengan sembilan di antaranya tepat sasaran.
Roma memimpin 1-0 di paruh perdana melalui aksi Mohamed Salah. Di paruh kedua, tim tamu mencetak dua gol tambahan melalui Stephan El Shaarawy dan Emerson Palmieri. Milan mencetak gol hiburan lewat Carlos Bacca di menit-menit akhir babak kedua.
Dari hasil akhir 3-1 di laga ini, maka Roma tetap berada di peringkat ketiga klasemen Serie A, karena di waktu bersamaan Napoli berhasil mengalahkan Frosinone dengan skor akhir 4-0. Roma mengakhiri musim dengan koleksi 80 angka. Finis di posisi ketiga, Roma akan melakoni kualifikasi Liga Champions.
Sedangkan I Diavolo Rosso finis di urutan ketujuh klasemen akhir Serie A. Milan saat ini cuma dapat berharap dari final Coppa Italia untuk memperoleh tiket bermain di Eropa musim depan. Milan cuma akan melaju ke Liga Europa andai dapat menaklukkan Juventus di partai puncak Coppa Italia, 21 Mei nanti.
Kronologi Laga
Roma langsung tampil menekan begitu pertandingan dimulai. satu kans bagus diterima Roma pada menit ke-16. Memanfaatkan kesalahan pemain AC Milan, Alex, dalam memberikan umpan kepada rekannya. Mohamed Salah mendapatkan bola itu kemudian membawa hingga ke dalam kotak tapi tembakannya masih melebar dari sasaran.
Tiga menit berselang, Salah akhirnya merobek gawang Milan. Diawali dari Kevin Strootman memberikan umpan lambung yang berhasil diterima oleh Salah. Salah kemudian menggiring si kulit bundar ke dalam kotak terlarang. Kali ini tembakan kaki kirinya tepat ke sasaran yang tidak bisa ditepis oleh kiper AC Milan, Gigi Donnarumma.
Milan yang tertinggal satu gol tentu tidak pasrah begitu saja. Mereka keluar menyerang dan memperoleh kans pada menit ke-31. Tendangan Keisuke Honda dari luar kotak dapat dihadang oleh kiper AS Roma, Wojciech Sczesny. Tapi bola rebound dapat dihadang oleh Kostas Manolas.
Roma gantian menekan pertahanan tim tuan rumah. Salah yang menggiring bola menekan lewat sisi kanan dan kemudian memberikan umpan ke Pjanic. Tapi tembakan yang dilepaskan Pjanic dapat diselamatkan oleh Donnarumma.
Skor 1-0 untuk keunggulan Roma bertahan hingga babak pertama selesai. Di babak kedua, Milan kembali mengancam. Tapi tim tuan rumah tidak bisa memanfaatkan tekanan yang didirikan. Luiz Adriano yang menyambut umpan dari Carlos Bacca lalu memberikan ke Keisuke Honda. Dalam posisi bagus, Honda menyepak bola dari jarak dekat namun masih melayang dari sasaran.
Roma justru bisa menambahkan keunggulannya menjadi 2-0 atas Milan pada menit ke-59. Kali ini giliran El Shaarawy yang mencatatkan namanya di papan skor usai memaksimalkan operan dari Pjanic.
Dua menit kemudian, wasit memberikan hadiah sepakan bebas kepada Roma tak lantas di kotak terlarang tim tuan rumah usai Donnarumma menjinakkan si kulit bundar umpan balik dari Jack Bonaventura. Francesco Totti yang tampil sebagai pemain pengganti hampir menciptakan gol dengan tendangan perdananya. Usai si kulit bundar diumpan Pjanic, Totti melepaskan tendangan keras namun dapat dihalau Donnarumma.
Milan terus berjuang untuk mencari gol ketertinggalannya. Namun Szczesny bermain bagus dalam menjaga jala Roma. Dia bisa menghadang tembakan Bonaventura, selain itu dia juga menggagalkan sundulan Honda. Kans Honda diperoleh pada menit ke-73 usai pemain internasional Jepang tersebut memaksimalkan operan dari Mattia De Sciglio.
Bukannya membalas tapi gawang Milan kembali bergetar untuk ketiga kalinya. Tepatnya pada menit ke-82, operan tumit dari Totti membuka kans untuk Salah. Dia lantas melepaskan tendangan namun dapat dihalau oleh Donnarumma. Tapi bola rebound tepat ke Emerson yang langsung mengirim si kulit bundar ke dalam jala.
Tim tuan rumah baru dapat menipiskan ketertinggalannya menjadi 1-3 dari Roma pada menit ke-86. Operan Davide Calabria di sisi kanan dilanjutkan oleh Bacca yang lantas menyepaknya ke sasaran, Szczesny gagal menepisnya.
Setelah itu kedua tim saling tekan menekan di sisa waktu laga babak kedua, tapi tak ada gol tercipta lagi hingga wasit meniup peluit panjang. Skor berakhir 3-1 untuk kemenangan Roma atas Milan.
Di laga lainnya lagi, Napoli menutup musim ini dengan finis di posisi kedua klasemen akhir Serie A. Hasil ini didapatkan usai Partenopei melibas Frosinone dengan skor akhir 4-0 di laga pamungkas.
Menghadapi Frosinone di San Paolo, Minggu (15/5) dinihari WIB kemarin, Napoli mendapatkan keuntungan, di mana lawannya, Frosinone, kehilangan Mirko Gori yang mendapatkan kartu merah pada menit ke-13. Akan tetapi, Napoli baru dapat memecah kebuntuannya di menit-menit akhir paruh perdana.
Napoli baru unggul kala laga memasuki menit ke-44 lewat gol Marek Hamsik. Di babak kedua, tim tuan rumah mencetak tiga gol tambahan yang dilesakkan oleh Gonzalo Higuain.
Dengan hasil akhir ini, maka Napoli menang atas AS Roma dari perburuan posisi kedua sekaligus meraih tiket melaju langsung ke Liga Champions musim depan. Napoli finis di urutan kedua klasemen akhir Serie A dengan raihan 81 angka dan memimpin dua angka dari Roma yang finis di urutan ketiga dengan nilai 79. (As)

