Kroasia bermain imbang tanpa gol kala menghadapi Inggris di dalam pertandingan UEFA Nations League, Sabtu (13/10/2018) dinihari WIB.
Laga ini dilangsungkan di Stadion HNK Rijeka, Sabtu (13/10/2018) dinihari WIB tadi, kedua tim ini bermain seri tanpa gol alias 0-0. Menjalani pertandingan Liga A Grup 4, Inggris tercatat lebih mendominasi jalannya laga namun Kroasia terlihat bermain lebih menekan.
Statistik mencatatkan bahwa The Three Lions unggul ball posession dengan 54 persen banding 46 persen milik Kroasia, tapi Kroasia lebih efisien soal menekan, dengan bisa melakukan sembilan tendangan dan tiga di antaranya tepat ke sasaran. Sementara Inggris cuma bisa melepaskan lima tembakan dan hanya dua di antaranya tepat ke sasaran.
Dari hasil imbang ini maka Inggris berada di posisi kedua klasemen dengan raihan satu angka dari dua laganya. Sedangkan Kroasia berada di peringkat ketiga setelah memiliki jumlah poin yang sama.
Kronologi Laga
Inggris terlebih dulu menekan. Ben Chilwell dan Kyle Walker masuk ke depan untuk membantu serangan, namun belum ada kans bagus yang diperoleh Inggris.
Kroasia baru terlihat tampil lebih oke menatap 20 menit laga berlangsung. Kombinasi di antara Ante Rebic dan Domagoj Vidal menemukan tendangan sudut. Akan tetapi, tendangan Ivan Rakitic dapat dihadang.
Jordan Pickford dengan cepat keluar dari gawangnya untuk mengamankan bola. Pickford menghalau bola yang memungkinkan Rebic dalam posisi bagus setelah menyambut umpan dari Ivan Perisic.
Pickford kembali menyelamatkan gawang timnya dari kebobolan. Kali ini dia berhasil menghadang tendangan Andrej Kramaric. Sebelumnya berawal dari kegagalan Marcus Rashford memanfaatkan operan dari Harry Kane.
Menatap babak pertama akan selesai, Inggris hampir menciptakan gol lewat tendangan sudut. Eric Dier meneruskan bola dengan tandukan yang mengenai tiang jauh, sebelum bola dapat diantisipasi.
Di babak kedua, tepatnya di menit ke-49, Inggris kembali memberikan ancaman ke gawang Kroasia. Sepakan bebas Jordan Henderson disambut Kane dengan tandukan. Namun bola mengenai mistar jala Kroasia kemudian dijinakkan oleh Perisic.
Inggris memprotes kepada wasit untuk meminta penalti usai melihat Rebic melakukan pelanggaran terhadap Ross Barkley di dalam kotak penalti, namun wasit yang memimpin jalannya pertandingan itu menilai tidak adanya pelanggaran dan laga kembali diteruskan. Umpan Walker ke Rasford menempati di kondisi satu lawan satu, tapi pemain yang digadang terakhir gagal menuntaskannya.
Marko Pjaca yang masuk sebagai pemain pengganti nyaris bikin gol jika tendangan melengkung tidak melenceng. Berikutnya, Kane sempat mencetak gol hasil operan Henderson, tapi dianulir wasit lantaran sang penyerang terlebih dulu dalam perangkap offside.
Di sisa waktu, tidak ada gol tercipta juga. Skor berakhir 0-0 untuk kedua tim.
Di laga lainnya, Portugal meraih kemenangan tanpa diperkuat pemain andalannya, Cristiano Ronaldo. Menghadapi Polandia di laga lanjutan UEFA Nations League, Portugal menang tipis dengan skor 3-2.
Bermain di Stadion Slaski, Portugal sempat kebobolan terlebih dulu setelah Krzysztof Piatek mengantarkan Polandia memimpin lebih dulu pada menit ke-18. Akan tetapi, Portugal lantas membalasnya dengan mencetak tiga gol melalui Andre Silva, gol bunuh diri yang dilakukan pemain Polandia Kamil Glik dan Bernardo Silva.
Jakub Blaszczykowski mencetak gol kedua Polandia untuk menipiskan ketertinggalannya. Sesudah itu tidak ada gol tercipta lagi di sisa waktu laga ini. Portugal keluar sebagai pemenang dengan skor akhir 3-2 atas Polandia.
Dari hasil akhir di laga ini bikin Portugal memuncaki klasemen League A Grup 3 dengan raihan enam angka, usai sebelumnya mereka juga bisa menaklukkan Italia dengan skor tipis 1-0. Polandia berada di posisi kedua klasemen dengan koleksi satu angka, di atas Italia yang memiliki jumlah poin yang sama.
Dalam pertandingan berlangsung ini terlihat berjalan dengan sangat menarik dan seru. Kedua tim saling melakukan tekan menekan dan menunjukkan permainan tinggi. Oleh karena itu, laga terlihat berlangsung sengit. Serangan Portugal masih terlihat kurang oke di awal pertandingan. Situasi ini dimaksimalkan langsung oleh Polandia.
Di menit ke-18, Polandia sukses menciptakan gol. Diawali dari operan silang dari Rafal Kurzawa, Piatek menundul bola dengan bagus dan masuk ke dalam jala Portugal. Polandia memimpin 1-0. Gol ini bikin Portugal jadi lebih semangat untuk mengejar gol balasannya dan mereka coba menguasai jalannya laga.
Portugal terus menekan pertahanan Polandia. Hingga laga memasuki menit ke-33, mereka bisa menyamakan kedudukan jadi 1-1. Diawali dari operan manis dari Pizzi, Andre Silva dengan sentuhan ringan bisa menciptakan gol.
Sepuluh menit berselang, Portugal sukses berbalik unggul jadi 2-1 atas Polandia. Gol ini diawali dari aksi bagus Rafa Silva yang melego penjaga gawang Lukasz Fabianski, si pemain coba bikin gol. Kamil Glik yang coba menghadang bola, justru salah mengamankannya dan menciptakan gol bunuh diri. Skor tersebut pun bertahan hingga turun minum.
Memasuki paruh kedua, Portugal terlihat sedikit mengendurkan serangannya dan lebih banyak bermain bertahan. Namun kala laga baru berlangsung tujuh menit dari awal babak kedua, Portugal bisa menambahkan keunggulannya jadi 3-1 atas Polandia. Kali ini giliran Bernardo yang mencatatkan namanya di papan skor usai memaksimalkan operan dari William Carvalho.
Polandia yang tertinggal dua gol tidak pasrah begitu saja. Mereka mencoba bermain terbuka dan menyerang. Hasilnya, mereka bisa menipiskan ketertinggalannya jadi 2-3 dari Portugal pada menit ke-77 melalui tendangan Kuba dari luar kotak penalti.
Setelah itu, tidak ada gol tambahan tercipta lagi dari kedua tim tersebut kendati keduanya sama-sama sempat memiliki beberapa peluang bagus. Skor berakhir 3-2 untuk kemenangan Portugal atas Polandia. (As)

