Pelatih Liverpool Juergen Klopp membantah kabar yang mengatakan dirinya ingin memboyong Alex Oxlade-Chamberlain dari Arsenal di bursa transfer musim dingin ini.
Demi membangun timnya menjadi lebih kuat dan lebih tangguh untuk bersaing dengan para rival dalam persaingan gelar juara Liga Primer Inggris musim ini, Juergen Klopp selaku pelatih Liverpool digadang-gadang tertarik dengan pemain Arsenal Oxlade-Chamberlain di bursa transfer musim dingin ini.
Ditambahkan kondisi Oxlade-Chamberlain kurang bagus di klub yang bermarkas di Emirates Stadium. Pemain asal Inggris tersebut sejauh ini baru bermain sebanyak 23 kali dengan 11 di antaranya diawali menjadi pemain pelapis kedua alias pemain cadangan. Di Premier League, Oxlade-Chamberlain baru satu kali tampil sebagai pemain utama dari delapan laga yang sudah dilewatinya pada musim ini.
Kondisi ini langsung bikin Oxlade-Chamberlain merasa kecewa. Dengan begitu, Oxlade-Chamberlain pun membuka kans untuk pergi dari The Gunners. Akan tetapi, pelatih Arsenal Arsene Wenger sempat mengatakan bahwa dia akan mempertahankan pemainnya itu dari incaran klub-klub lain, salah satunya adalah Liverpool, yang kabarnya menginginkan sang pemain di bursa transfer musim dingin ini. Kabar ini langsung ditampik oleh Klopp.
“Kami tahu Alex Oxlade-Chamberlain tidak betah lagi di Arsenal karena waktu bermainnya di atas lapangan hijau tidak banyak. Tapi bukan berarti kami akan mendatangkan dia ke klub kami di bursa transfer musim dingin ini. Apalagi pelatihnya, Arsene Wenger, juga tidak akan melepas pemainnya begitu saja apalagi memasuki paruh kedua musim ini,” kata Klopp di situs resmi klub.
“Oxlade-Chamberlain memang salah satu pemain bagus di Eropa. Tapi kami tidak tertarik mendatangkannya, karena skuad kami sejauh ini sudah terlihat tangguh dan siap menghadapi paruh kedua musim ini. Kami tidak pusing lagi dengan kabar-kabar seperti itu menjelang bursa transfer, selalu ada dan muncul mengatakan yang tidak jelas,” sambungnya.
“Mungkin akan ada klub yang bisa pusing dengan kabar itu, tapi kami tidak peduli dengan kabar tersebut. Kami jelas lebih tau apa yang akan kami lakukan. Seperti sekarang ini dan kedepannya, yang mana akan kami mencoba memenangi laga tersisa musim ini,” katanya menambahkan.
Liverpool sendiri kini berada di urutan kedua klasemen sementara Liga Primer Inggris dengan mengoleksi 40 poin dari 18 laga yang sudah dilewatinya pada musim ini dan masih tertinggal enam angka dari Chelsea yang berada di puncak klasemen dan unggul satu poin dari Manchester City yang berada di peringkat ketiga klasemen dan unggul tiga poin dari Arsenal yang berada di posisi keempat klasemen.
Selain itu, Liverpool akan menjalani tantangan berat akhir minggu ini saat berhadapan dengan Manchester City. Dalam pertandingan ini, pemain ciamiknya, Philippe Coutinho, masih belum dapat tampil.
Pemain asal Brasil tersebut mendapatkan masalah cedera pergelangan kaki serius kala memperkuat Liverpool di laga melawan Sunderland pada akhir bulan November silam, di mana laga itu berakhir dengan skor akhir 2-0 yang dimenangkan oleh The Reds. Coutinho pun hingga kini telah menepi enam laga.
Laga Liverpool melawan Manchester City akan disajikan di Anfield dalam laga lanjutan Liga Primer Inggris, Minggu (1/1/2017) dinihari WIB nanti. Selain akan menepi kontra City, Coutinho sepertinya juga belum bisa tampil ketika timnya akan menghadapi Sunderland pada awal minggu depan.
“Philippe Coutinho belum bisa tampil saat Liverpool akan menghadapi Manchester City akhir pekan ini,” kata pelatih Liverpool Juergen Klopp kala ditanya apakah Coutinho bisa bermain kontra The Citizens.
“Laga kontra City tentu masih terlalu cepat untuk dia dan juga awal pekan depan saat menghadapi Sunderland. Tapi kondisi Coutinho terlihat sudah membaik dan dia juga sudah mulai berlatih ringan. Hanya saja kami tidak ingin mengambil risiko untuk memainkannya,” tambahnya.
Liverpool bisa berada di jalur bagus kendati tanpa diperkuat Coutinho. Dalam enam laga yang tidak diperkuat Coutinho, Si Merah memetik empat kali menang, satu kali kalah dan satu kali bermain seri. Selain absen Coutinho di laga melawan City, Liverpool juga belum dapat memainkan Joel Matip, yang mengalami cedera pergelangan kaki.
Di samping ini ada tambahan berita lainnya, pelatih Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino menyebut timnya memang layak memenangi laga atas Southampton di pekan ke-18 Liga Primer Inggris. Tapi dia juga mengaku bahwa laga itu berjalan tidak gampang.
The Lilywhites berhasil meraih kemenangan 4-1 usai sempat kebobolan lebih dulu yang berlangsung di St Mary’s Stadium, Kamis (29/12) dinihari WIB. Gawang Spurs sudah kebobolan saat laga baru berjalan dua menit yang dicetak oleh pemain Southampton Virgil van Dijk.
Spurs langsung bangkit dan bisa menyamakan kedudukan lewat gol Dele Alli pada menit ke-19. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum. Memasuki paruh kedua, tim besutan Mauricio Pochettino itu bisa berbalik unggul melalui Harry Kane di menit ke-52. Kemudian Spurs mencetak dua gol tambahan lagi di sisa waktu yang dilesakkan oleh Son Heung-Min di menit ke-85 dan Alli di menit ke-87.
Sejak Nathan Redmond keluar dari lapangan karena mendapatkan kartu merah dari wasit bikin Spurs semakin mudah menekan dan mendominasi jalannya laga. Statistik mencatatkan bahwa Spurs bisa melepaskan 17 tendangan dengan lima di antaranya mengarah ke gawang dan satu di antaranya mengenai tiang. Sementara Southampton memiliki sembilan tembakan dan cuma dua yang tepat ke sasaran.
Pochettino menyatakan timnya kebobolan di awal pertandingan karena kurang hati-hati. Tapi menurutnya, timnya sudah bermain bagus dan layak memenangi laga ini. “Saya lihat ini merupakan pertandingan yang cukup berat sejak menit awal. Apalagi kami sempat kebobolan lebih dulu, tapi kami berhasil menunjukkan diri dengan membalas gol dan berbalik unggul jadi menang. Jadi laga ini memang pantas dimenangi kami,” ujar Pochettino di situs resmi klub.
Dengan kemenangan di laga ini maka Spurs kini berada di urutan kelima klasemen sementara Liga Primer Inggris dengan mengoleksi 36 poin dalam 18 laga yang sudah dilewatinya pada musim ini dan tertinggal satu poin dari Arsenal yang berada di peringkat keempat klasemen alias zona terakhir bermain di Liga Champions musim depan. (As)

