Harry Kane memang belum banyak bermain lantaran baru pulih dari cedera. Tapi Kane kini merasa sudah fit total dan siap tampil kala Inggris melawan Skotlandia.
Seperti diketahui, Kane sempat mendapatkan cedera engkel di bulan September silam. Cedera itu bikin dirinya harus absen sampai tujuh minggu. Usai menepi selama tujuh minggu, Kane kembali bermain kala Tottenham Hotspur menjalani laga melawan Arsenal di Emirates Stadium dalam laga lanjutan Liga Primer Inggris akhir minggu silam, di mana laga ini berakhir dengan skor imbang 1-1 untuk kedua tim. Dalam pertandingan itu, penyerang berumur 23 tahun tersebut bermain selama 70 menit dan menciptakan satu gol lewat sebuah penalti.
Pelatih sementara timnas Inggris, Gareth Southgate, mengungkapkan kalau kondisi Kane bakal terus dipantau menatap pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 kontra Skotlandia yang akan berlangsung di Stadion Wembley, Jumat (11/11/2016). Namun di samping itu, Kane sendiri menyebut bahwa dirinya sudah fit 100 persen dan siap memperkuat negaranya di pertandingan itu.
“Saya kini merasa baik-baik saja kendati kemarin baru bermain tidak penuh dalam laga membela Tottenham Hotspur melawan Arsenal. Tapi itu sudah membuat permainanku menjadi lebih bagus dan saya yakin dengan kondisiku bahwa saya bisa tampil untuk membela negaraku di laga kualifikasi Piala Dunia 2018 melawan Skotlandia. Saya tahu timnas Inggris sangat memerlukanku, tapi itu juga tergantung dengan pelatih soal siapa saja yang akan diturunkan di laga hari Kamis nanti,” ucap Kane.
“Jika saya dipilih maka saya siap memberikan segalanya dan berusaha keras untuk membawa negaraku meraih kemenangan. Saya juga sudah bekerja keras di sesi latihan. Saya ingin berusaha untuk bermain lebih baik dan menunjukkan ketajamanku di depan gawang lawan-lawan,” tambahnya.
Inggris kini berada di puncak klasemen sementara Grup F kualifikasi Piala Dunia 2018 dengan mengoleksi tujuh angka dalam tiga laga yang sudah dijalaninya hingga sekarang ini. Perinciannya dari tiga laga itu, dua kali menang dan satu kali bermain seri.
Di samping ini ada tambahan berita lainnya, Arsenal bermain imbang 1-1 kala menjamu Tottenham Hotspur di Emirates Stadium dalam lanjutan Liga Primer Inggris.
Dalam laga yang dihelat di Emirates Stadium, Minggu (6/11) malam WIB, baik Arsenal maupun Spurs sama-sama punya satu kali membentur tiang jala. Arsenal terlebih dulu unggul melalui gol bunuh diri Kevin Winner pada akhir paruh perdana. Di awal paruh kedua, The Lilywhites sukses mencetak gol balasan lewat sebuah penalti yang dieksekusi dengan bagus oleh Harry Kane.
Dengan hasil imbang ini maka Arsenal kini berada di posisi ketiga klasemen sementara Liga Primer Inggris dengan mengoleksi 24 angka dalam 11 laga yang sudah dijalaninya pada musim ini. Sementara itu Spurs di peringkat kelima klasemen dengan raihan 21 angka.
Kronologi Laga
Tekanan langsung dari Spurs kala laga baru berjalan lima menit. Lewat sisi kiri, Son Heung-min menggiring bola sampai ke kotak terlarang namun sayang operan silangnya tak bisa disambut Harry Kane di tiang jauh. Arsenal lalu mencoba dominasi jalannya laga dan menekan lewat sisi kanan pertahanan lawan. Namun sampai 20 menit laga berlangsung belum bisa menghasilkan kans emas.
Malah Spurs yang memiliki peluang bagus lewat counter attack. Pada menit ke-22, operan lambung Christian Eriksen di kotak terlarang disambut Kane dengan tandukan namun bola masih melenceng dari jala Arsenal yang dikawal oleh Petr Cech. Kans terbagus Arsenal tercipta 10 menit berselang. Lewat counter attack yang sangat cepat, Alexis Sanchez memberikan umpan yang dilanjutkan Alex Iwobi. Namun sayangnya, tendangan Iwobi terlalu ringan sehingga mudah diamankan oleh Hugo Lloris.
Arsenal hampir memperoleh gol perdananya pada menit ke-39. Sepakan kaki kanan Theo Walcott menaklukkan penjagaan kiper Spurs namun mengenai tiang jala. Bola muntah dilanjutkan Mesut Oezil dengan tendangan voli yang melayang tinggi. Tim tuan rumah akhirnya benar-benar bisa membuka keunggulannya kala laga menginjak menit ke-42. Diawali dari sepakan bebas Oezil, Kevin Wimmer salah mengamankan bola sehingga meluncur ke dalam gawang timnya sendiri. Arsenal unggul 1-0 atas Spurs yang sekaligus bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Spurs langsung tampil lebih menekan pertahanan Arsenal. Hasilnya, mereka bisa menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat sebuah penalti pada menit ke-51. Penalti ini diberikan untuk tim tamu setelah Laurent Koscielny melakukan pelanggaran terhadap Moussa Dembele di kotak terlarang. Kane yang ke depan menjadi algojo dan berhasil menjalani tugasnya dengan baik usai tembakannya tak bisa ditepis oleh Cech.
Tekanan Spurs kembali datang empat menit kemudian. Berawal dari Clearance Shkodran Mustafi, bola mengarah ke Eriksen yang dilanjutkan dengan tendangan keras kendati masih dapat dihadang oleh Cech. Lagi, tim tamu kembali mengancam pada menit ke-60. Operan silang Dany Rose ke Kane ke tiang jauh bisa dihalau oleh Nacho Monreal.
Usai itu, Arsenal gantian yang mendapatkan peluang emas. Iwobi memberikan operan lambung ke kotak terlarang Spurs. Granit Xhaka yang berdiri di posisi bagus tidak bisa menyundul bola dengan bagus. Pada menit ke-72, Lloris berhasil menghalau tendangan Oezil dari dalam kotak. Tendangan sudut Arsenal langsung diantisipasi sebelum tendangan Aaron Ramsey dari jarak jauh masih melayang tinggi.
Arsenal terus berusaha melancarkan serangan demi mencari gol keunggulannya kembali. Tiga menit kemudian, Hector Bellerin melepaskan tendangan dari jarak dekat namun membentur Kyle Walker. Bola langsung diantisipasi oleh kiper Lloris.
Jala Arsenal kembali terancam. Pada menit ke-85, tendangan bebas Eriksen mengenai tiang jala, namun bola muntah tak bisa dimanfaatkan dengan bagus. Menatap laga selesai, Sanchez memberikan operan silang yang ditanduk Olivier Giroud. Namun bola masih bisa ditangkap dengan baik oleh Lloris.
Di sisa waktu babak kedua, kedua tim saling tekan menekan untuk mencari gol keduanya masing-masing. Tapi hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga, tidak ada gol tambahan tercipta lagi. Skor berakhir 1-1 untuk Arsenal maupun Spurs.
Pada partai lainnya lagi, Manchester United meraih tiga poin dalam lawatannya ke kandang Swansea City di lanjutan Liga Primer Inggris usai menang 3-1. Zlatan Ibrahimovic mencetak dua dari tiga gol The Red Devils.
Kala menjalani laga yang berlangsung di Liberty Stadium, Minggu (6/11) malam WIB, United tidak ditemani Jose Mourinho di pinggir lapangan. Kendati demikian, United tetap bisa bermain mendominasi dan unggul ball posession sampai 64 persen. Seluruh gol United di pertandingan ini dilesakkan di paruh perdana. Paul Pogba mencetak gol di menit ke-15, kemudian dua gol Ibra menambahkan keunggulan United jadi 3-0 atas Swansea lewat golnya pada menit ke-21 dan ke-33. Di babak kedua, Swansea cuma bisa mencetak satu gol melalui Mike van der Hoorn pada menit ke-69.
Dengan kemenangan ini membawa United kini berada di peringkat keenam klasemen dengan raihan 18 angka. Sedangkan Swansea berada di peringkat ke-19 dengan raihan lima poin.
Kronologi Laga
United langsung bermain menekan begitu laga dimulai. Wayne Rooney mendapatkan peluang pada menit kedua. Tapi sepakan yang dilakukannya masih melenceng dari sasaran Swansea yang dijaga oleh Lukasz Fabianski.
Pogba membawa United unggul 1-0 atas Swansea di menit ke-15 melalui golnya. Sepakan volinya dari jarak jauh tembus ke jala Swansea. Tak lama berselang, Marouane Fellaini memberikan umpan melenceng kala menerima operan Matteo Darmian.
Enam menit kemudian, giliran Ibrahimovic yang membobol gawang Swansea dan sekaligus menambahkan keunggulan United menjadi 2-0. Memanfaatkan operan Darmian, Ibra melepaskan tendangan dari jarak jauh yang tepat ke sasaran.
Ibra kembali menciptakan gol keduanya di laga ini. Tepatnya pada menit ke-33, striker asal Swedia itu melego seorang pemain kemudian mengirim bola ke dalam jala Fabianski. Skor 3-0 untuk keunggulan United bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, tepatnya pada menit ke-69, Swansea bisa memperkecil ketertinggalannya menjadi 1-3 dari United. Van der Hoorn meneruskan operan sepakan bebas Gylfi Sigursson untuk merobek jala United yang dikawal David de Gea.
United nyaris mencetak gol lewat aksi Juan Mata pada menit ke-77. Namun tendangan yang dilepaskannya masih melayang dari gawang usai menyambut operan Rooney. Hingga usai laga, skor tetap 3-1 untuk kemenangan United atas Swansea. (As)

