Tottenham Hotspur meraih kemenangan telak 6-1 atas Leicester City di lanjutan Liga Primer Inggris. Empat dari enam gol The Lilywhites dicetak oleh Harry Kane.
Dalam laga yang berlangsung di King Power Stadium, Jumat (19/5/2017) dini hari WIB tadi, sebetulnya telah tidak ada manfaatnya lagi untuk Tottenham Hotspur Mereka telah memastikan diri menjadi tim yang finis di posisi kedua klasemen Liga Primer Inggris musim ini usai menaklukkan Manchester United pada akhir minggu silam.
Kendati begitu, The Lilywhites tetap bermain menekan. Mereka memecah kebuntuannya di menit ke-25 usai Harry Kane memanfaatkan operan Son Heung-min untuk mengantarkan Spurs unggul 1-0 atas Leicester.
Sebelas menit kemudian, Spurs menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 atas tim tuan rumah lewat aksi Son. Gol ini diawali dari kelihaian Dele Alli saat mengirim operan ke Son dengan sedikit mencungkil si kulit bundar. Son meneruskannya dengan tendangan first time untuk merobek gawang Leicester.
Statistik mencatatkan bahwa Spurs yang bertindak sebagai tim tamu tampil lebih mendominasi dan memiliki kans lebih banyak atas Leicester. Sampai babak pertama selesai, kedudukan tetap 2-0 bertahan untuk keunggulan Spurs sampai turun minum.
Di babak kedua, tepatnya di menit ke-59, Leicester bisa memperkecil ketertinggalannya jadi 1-2 dari Spurs melalui tendangan Ben Chilwell. Akan tetapi, perlawanan tim tuan rumah cuma sampai di sini saja lantaran usai itu mereka tidak berdaya harus menerima serangan yang datang dari Spurs.
Kane kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-63 dan sekaligus menambahkan keunggulan Spurs jadi 3-1 atas Leicester. Tandukannya dari dalam kotak tidak dapat diamankan oleh penjaga gawang Leicester City, Kasper Schmeichel.
Son mencetak gol keduanya di laga ini. Tepatnya di menit ke-71, striker internasional Korea Selatan tersebut mengendalikan bola dari jarak jauh, kemudian melepaskan tendangan tepat ke arah gawang tanpa bisa ditepis oleh Schmeichel. Kedudukan kini jadi 4-1 untuk Spurs atas Leicester.
Lagi, Kane merobek jala Leicester lagi. Di menit ke-88, dia melepaskan tendangan dari jarak jauh untuk mengantarkan Spurs memimpin 5-1 atas Leicester.
Pada masa injury time babak kedua, Kane kembali mencetak gol lagi. Kali ini dia melepaskan tendangan yang tidak bisa dihadang oleh Schmeichel dan sekaligus memastikan kemenangan Spurs menjadi 6-1 atas Leicester.
Dari hasil akhir 6-1 di laga ini maka Spurs kini tetap berada di peringkat kedua klasemen sementara Liga Primer Inggris dengan mengoleksi 83 angka dalam 37 pertandingan yang sudah dijalaninya pada musim ini. Sedangkan Leicester berada di posisi ke-11 klasemen dengan raihan 43 angka dari 37 laganya.
Di laga lainnya, Juventus meraih gelar perdananya di musim ini. Si Nyonya Tua berhasil meraih gelar juara Coppa Italia usai menang 2-0 atas Lazio di final.
Melawan Lazio di Stadion Olimpico, Juventus tampil tanpa diperkuat Miralem Pjanic yang harus menjalani hukuman larangan bermain, sedangkan Sami Khedira juga tidak bisa tampil membela Juventus lantaran mengalami cedera. Dengan begitu, Tomas Rincon dan Claudi Marchisio pun diturunkan sebagai starter di barisan tengah.
Lazio bermain dengan ngotot, namun Juventus memiliki kans lebih banyak, terutama di paruh perdana. Dalam sejumlah kans di paruh perdana, dua di antaranya membuahkan gol untuk Bianconeri. Dani Alves memecah kebuntuan Juventus lewat golnya di menit ke-12. Kemudian Leonardo Bonucci menambahkan keunggulan timnya menjadi 2-0 lewat golnya di menit ke-25.
Di babak kedua, serangan Juventus terlihat menurun. Lazio pun mencoba memaksimalkannya untuk bermain menekan. Namun sampai pertandingan selesai, Lazio tidak dapat merobek jala Juventus.
Untuk Juventus, ini merupakan trofi ke-12 mereka di ajang Coppa Italia dan yang ketiga didapatkannya secara beruntun. Mereka bahkan sebagai tim paling banyak mengoleksi trofi di ajang ini, unggul atas AS Roma yang memiliki sembilan gelar dan Inter Milan yang memiliki tujuh gelar.
Kesuksesan meraih gelar juara Coppa Italia juga menjaga kans Juventus untuk merengkuh treble di musim ini. Mereka berikutnya akan berjuang untuk memastikan diri menjadi juara di Serie A dan meraih gelar juara Liga Champions.
Kronologi Laga
Juventus terlebih dulu mendapatkan kans. Giorgio Chiellini melepaskan tendangan dari luar kotak di menit keenam, namun sepakannya masih dapat dijinakkan oleh penjaga gawang Lazio, Thomas Strakosha.
Dua menit berselang, gantian Lazio yang mengancam dan hampir menemui sasaran. Namun untungnya untuk Juventus, tendangan Keita Balde Diao hanya mengenai tiang gawang.
Di menit selanjutnya, Gonzalo Higuain mendapatkan peluang untuk mengantarkan Juventus memimpin. Tapi tendangan voli Higuain dari jarak jauh masih bisa dihalau oleh Strakosha.
Juventus membuka keunggulannya di menit ke-12 lewat gol Alves. Gol ini diawali dari Alex Sandro memberikan umpan kepada Alves yang tanpa lama melepaskan tendangan untuk membawa Juventus unggul 1-0.
Dua menit kemudian, Paulo Dybala memperoleh peluang untuk menambahkan keunggulan timnya. Sepakan kerasnya dari jarak jauh tepat ke arah gawang, namun bisa ditepis oleh Strakosha.
Serangan yang terus dilakukan Juventus bikin Strakosha benar-benar harus berjuang keras dalam mengawal gawang timnya. Dia berhasil menghadang dua tendangan dari pemain Juventus. Yang pertama, dia berhasil menghalau tendangan Dybala, yang kedua dia berhasil mengamankan tendangan Higuain.
Akan tetapi, Strakosha kali ini gagal menyelamatkan gawangnya di menit ke-25. Juventus menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 atas Lazio berkat gol Bonucci. Gol berawal dari tendangan sudut yang dilakukan Dybala. Alex Sandro sedikit mengarahkan bola dengan tandukannya yang bikin Bonucci dengan gampang menciptakan gol.
Pada masa injury time paruh perdana, Lazio punya kans untuk memperkecil ketertinggalannya. Tandukan Sergej Milinkovic-Savic melanjutkan sebuah tembakan tepat ke sasaran, namun Neto berdiri di posisi yang bagus untuk mengamankan bola. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki paruh kedua, Lazio yang punya kans melalui tendangan Felipe Anderson, namun Neto masih dapat menghalaunya.
Kali ini giliran Luis Alberto yang memiliki peluang di menit ke-73, namun tendangannya bisa dihadang oleh Neto. Lazio kembali mengancam lewat Immobile di menit ke-77. Tapi tendangan keras Immobile bisa dihadang Neto.
Di sisa waktu babak kedua, tidak ada gol tercipta lagi. Skor berakhir 2-0 untuk kemenangan Juventus atas Lazio. (As)

