Argentina berhasil meraih tiket lolos ke babak perempatfinal Copa America 2019. Tiket itu didapatkan Tim Tango usai berhasil mengalahkan Qatar dengan skor 2-0 di laga terakhir fase grup.
Dalam pertandingan pamungkas penyisihan grup Copa America 2019 yang berlangsung di Porto Alegre pada hari Senin (24/6/2019) dini hari WIB tadi, Argentina harus menang untuk bisa membuka peluang melangkah ke babak perempatfinal. Tiket ke babak berikutnya itu akhirnya bisa diperoleh usai mereka meraih kemenangan 2-0 atas Qatar, dan dibarengi Kolombia berhasil mengalahkan Paraguay 1-0.
Argentina menciptakan kedua golnya di awal babak pertama dan akhir pertandingan. Yang perdana datang pada menit keempat lewat Lautaro Martinez, sedangkan yang kedua dicetak oleh Sergio Aguero kala laga sisa delapan menit waktu normal selesai.
Dari hasil kemenangan di laga ini maka Argentina melaju ke babak delapan besar Copa America 2019 menjadi runner-up Grup B dengan memiliki empat poin dan selisih lima poin dari Kolombia yang finis sebagai juara grup.
Kolombia meraih hasil sempurna di babak fase grup usai di pertandingan pamungkas yang digelar bersamaan mereka berhasil mengatasi Paraguay dengan skor tipis 1-0.
Dengan demikian, Argentina akan berhadapan dengan Venezuela di babak delapan besar Copa America 2019.
Di samping ini ada tambahan berita lainnya, Patrick Cutrone disaranin untuk pergi dari AC Milan lantaran jarang peluangnya untuk tampil di atas lapangan hijau. Dia dinilai bisa meningkatkan kualitas bermainnya jika dia bergabung ke klub lain yang bisa memberikan kesempatan tampil yang lebih banyak.
Cutrone adalah pemain didikan asli Milan. Pada musim 2017/2018, dia sempat tampil oke dengan menciptakan 18 gol dari 46 laga yang dilewatinya di seluruh kompetisi dan bahkan sebagai pencetak gol terbanyak di I Diavolo Rosso.
Namun di musim 2018/2019, kesempatan bermain Cutrone terlihat tipis sekali, terutama usai Rossoneri menggaet Krzysztof Piatek pada tengah musim. Piatez yang tajam sebagai ujung tombak baru dan lantas mencetak 11 gol di 21 laga yang dijalaninya di seluruh ajang.
Sedangkan Cutrone menduduki peringkat kedua sebagai pencetak gol terbanyak Milan dengan mengoleksi sembilan gol dalam 43 laga yang dileweatinya. Dia dinilai bermain dengan rata-rata waktu tampil 44 menit, jika dibandingkan dengan musim sebelumnya maka dinilai turun koleksi golnya.
Mantan striker AC Milan, Alberto Gilardino, menilai Cutrone lebih baik mencari klub baru yang bisa memberikan satu posisi sebagai starter di tim skuad, daripada harus bertahan di jendela transfer musim panas yang sedang dibuka. Dia tidak sudi melihat pemain belia yang dinilai masih bisa meningkatkan performanya menjadi lebih baik lagi.
“Saya ingin memberikan saran kepada Cutrone untuk hengkang dari AC Milan dan bergabung ke klub lain. Alasan utama adalah dia harus mendapatkan waktu bermain lebih banyak lagi, karena dia masih muda dan punya potensi yang bisa meningkatkan kemampuan bermainnya di atas lapangan hijau,” kata Gilardino.
“Dia bisa memiliki masa depan yang lebih cerah lagi jika pergi dari Milan, di klub yang bisa memberikan posisi utama dan di sana dia bisa menjadi salah satu pemain terbaik yang bisa terkenal seperti Cristiano Ronaldo atau Lionel Messi,” tambahnya.
“Dia di musim lalu atau musim sebelumnya sudah menunjukkan ketajamannya sebagai striker di depan gawang lawan. Dia juga ditakuti banyak lawan, lantaran lawan juga sudah tahu kualitas bermainnya dan ketajaman dia. Jadi saya pikir dia lebih baik mencari klub baru saja,” beber Gilardino. (As)

