Massimiliano Allegri menegaskan krusialnya Coppa Italia untuk Juventus. Kendati berkompetisi di Liga Italia dan Liga Champions, Bianconeri tetap mengincar Coppa Italia.
Masih bertanding di tiga ajang bikin jadwal bermain Juventus kian banyak. Si Nyonya Tua akan berhadapan dengan Atalanta di laga leg perdana babak empat besar Coppa Italia pada tengah pekan ini atau tepatnya pada hari Rabu (31/1/2018) dinihari WIB nanti, sebelum serangkaian laga Liga Italia dan Liga Champions pada bulan Februari.
Setelah bertanding melawan Atalanta, Juventus dinantikan Sassuolo dan Fiorentina di Liga Italia. Gonzalo Higuain dkk. lalu akan menghadapi Tottenham Hotspur di Liga Champions, kemudian melawan Torino dan dua pertandingan menghadapi Atalanta di Liga dan Coppa Italia.
Kendati dinantikan pertandingan sulit, Allegri tidak akan membiarkan Juventus melepas pertandingan kontra Atalanta. Allegri justru ingin timnya kembali meraih kesuksesan di Coppa Italia. “Coppa Italia tetap misi yang ingin kami gapai, dengan Serie A dan Liga Champions. Kami pikir ketiga ajang itu sama besarnya dan kami bertekad ingin memenanginya,” jelas Allegri di situs resmi klub.
“Ini merupakan ajang yang tak seharusnya dipandang lemah. Kami tak tampil untuk ribuan gelar, namun untuk tiga gelar yakni, Liga Italia, Liga Champions dan Coppa Italia. Kami selalu ingin mendapatkan apa yang kami inginkan,” tambahnya.
“Memiliki ambisi untuk menang di setiap laga memang tidak mudah, tapi kami harus mencobanya dan berjuang serta bekerja keras. Misi kami selanjutnya adalah laga besok agar leg selanjutnya tak akan sulit. Lalu kami akan memikirkan laga berikutnya, seperti yang telah menantikan kami,” katanya lagi.
Di samping ini ada tambahan berita lainnya, Juventus meraih kemenangan 2-0 atas Chievo di pekan ke-22 Liga Italia. Kemenangan ini membawa Juventus ke pucuk klasemen. Berhadapan dengan Chievo di Stadio Marc’Antonio Bentegodi, Juventus menang lewat gol-gol yang dilesakkan oleh Sami Khedira dan Gonzalo Higuain di paruh kedua.
Namun Juventus baru dapat menciptakan gol usai Chievo tampil dengan sembilan pemain. Chievo harus ditinggal dua pemainnya usai Samuel Bastien dan Fabrizio Cacciatore diusir wasit keluar dari lapangan. Dengan tambahan tiga poin di laga ini maka Juventus kini memiliki 56 angka dalam 22 laga yang sudah dilewatinya pada musim ini. Mereka kini sementara menduduki pucuk klasemen dan Napoli, yang memiliki 54 angka dan baru akan bermain kontra Bologna pada besok hari. Sementara itu Chievo berada di urutan ke-13 dengan raihan 22 angka.
Kronologi Laga
Juventus baru dapat melepaskan tendangan ke sasaran di menit ke-20. Namun tendangan Miralem Pjanic dari luar kotak penalti masih bisa dijinakkan oleh penjaga gawang Stefano Sorrentino. Kans selanjutnya diperoleh Higuain pada menit ke-30. Tendangan mendatar Higuain tepat ke sasaran, namun masih dapat diantisipasi oleh Sorrentino.
Bastien, pemain Chievo, menerima dua kartu kuning dari wasit dari waktu kurun selama dua menit. Kartu kuning perdana dia peroleh karena menyikut Kwadwo Asamoah. Bastien lalu mendapatkan kartu kuning lagi usai menarik kerah baju Asamoah. Dia pun harus keluar dari lapangan.
Di menit-menit akhir paruh perdana, Khedira memiliki peluang melalui tendangan kerasnya dari luar kotak penalti. Tapi Sorrentino berdiri di posisi yang bagus untuk mengamankan jala Chievo. Sorrentino kembali mengamankan jala timnya di menit ke-54. Dia berhasil menghadang tendangan Mario Mandzukic dari jarak dekat.
Chievo harus kehilangan satu pemain lagi. Kali ini Cacciatore yang harus keluar dari lapangan pada menit ke-61. Cacciatore mendapatkan kartu merah lantas usai melakukan protes dan bikin gestur seperti diborgol ke arah wasit.
Dengan begitu, Juventus tentu lebih mudah memberikan ancaman ke gawang Chievo. Dan pada akhirnya Juventus bisa membuka keunggulannya di menit ke-67. Khedira meneruskan operan Federico Bernardeschi di dalam kotak terlarang dengan tendangan voli untuk mengantarkan Juventus unggul 1-0.
Empat menit kemudian, Higuain melepaskan tendangan yang tepat ke sasaran. Akan tetapi, Sorrentino dengan siaga menghadang bola yang datang. Di menit ke-88, Juventus bisa menambahkan keunggulannya menjadi 2-0 atas Chievo. Kali ini giliran Higuain yang mencatatkan namanya di papan skor usai Higuain dengan gampang menyundul bola hasil operan dari Douglas Costa untuk merobek gawang Chievo. Setelah itu tidak ada gol tambahan tercipta lagi hingga peluit panjang ditiupkan wasit tanda berakhirnya pertandingan.
Di laga lainnya lagi, AC Milan meraih tiga poin dalam lawatannya ke kandang Cagliari di laga lanjutan Serie A, usai menang tipis 2-1. Di laga di Sardegna Arena, Cagliari unggul lebih dulu usai Nicolo Barella menciptakan gol cepat pada menit kedelapan. Tapi Milan punya Franck Kessie yang bermain bagus dengan menciptakan dua gol di 10 menit pamungkas paruh perdana.
Kedua tim mengakhiri laga ini dengan 10 pemain. Milan terlebih dulu ditinggal Ricardo Rodriguez pada menit ke-80 lantaran mendapatkan kartu kuning kedua. Sementara Barella menerima kartu kuning kedua di menit ke-88. Dari hasil akhir ini maka membawa Milan naik ke posisi ketujuh klasemen Serie A dengan mengoleksi 31 angka. Mereka pun tidak tertaklukkan di empat pertandingan pamungkas di seluruh ajang.
Paruh perdana lantas berlangsung sengit. Cagliari tampaknya tahu performa Milan belum begitu konsisten dan menunjukkan penampilan yang cukup bagus.
Baru berlangsung delapan menit, Cagliari bisa memecah kebuntuannya. Melalui Nicola Barella yang masuk ke dalam pertahanan Milan, si pemain melego Davide Calabria dan lantas bikin tendangan. Sepakan sebetulnya tidak begitu keras namun memantul ke tanah dan tidak bisa ditepis oleh Gianluigi Donnarumma. Cagliari memimpin 1-0.
Gol itu bikin Milan lebih bermain terbuka untuk mencari gol balasan. Namun upaya mereka masih belum membuahkan hasil. Sampai akhirnya Milan memperoleh hadiah penalti di menit ke-37 kala Luca Ceppitelli melakukan pelanggaran terhadap Nikola Kalinic di dalam kotak penalti. Franck Kessie yang maju sebagai algojo dan berhasil menjalani tugasnya untuk mengubah kedudukan jadi 1-1.
Lima menit kemudian, Kessie kembali mencetak gol keduanya di laga ini. Kali ini dia membobol gawang Cagliari hasil operan matang dari Kalinic di menit ke-42. Usai itu tidak ada gol tercipta lagi di sisa waktu laga ini. (As)

