Juventus semakin mantap di puncak klasemen Serie A usai berhasil mengalahkan AS Roma dengan skor akhir 1-0 di giornada ke-17.
Bermain di Allianz-Stadium, Turin, Minggu (23/12/2018) dini hari WIB tadi, Juventus yang bertindak sebagai tim tuan rumah memimpin 1-0 di paruh perdana. Gol tersebut dilesakkan oleh Mario Mandzukic di menit ke-35. Gol itu bertahan sampai pertandingan selesai.
Dengan kemenangan di laga ini maka Juventus semakin kokoh di posisi pertama klasemen Serie A dengan mengoleksi 49 angka dalam 17 pertandingan yang sudah dilewatinya pada musim ini dan memimpin delapan poin dari Napoli yang berada di peringkat kedua klasemen. Sementara itu Roma berada di urutan kesepuluh klasemen dengan raihan 24 angka.
Dalam laga berlangsung ini, Juventus bermain menyerang begitu laga dimulai dan sudah mendapatkan peluang di menit kedua. Mario Mandzukic melakukan tendangan, tapi bola masih dapat dihadang oleh pemain Roma. Di menit kedelapan, Bianconeri kembali mengancam melalui aksi Alex Sandro. Dia melakukan tendangan ke sasaran, tapi bolanya masih dapat dihalau oleh Robin Olsen.
Cristiano Ronaldo ikut memberikan ancaman ke jala Roma pada menit ke-19. Lewat tendangan sudut, striker asal Portugal itu menanduk bola, tapi hasilnya masih melebar dari jala Roma. Pada menit ke-33, kans kembali diperoleh Ronaldo. Menyambut operan dari Paulo Dybala di kotak terlarang Roma, Ronaldo melakukan tendangan tepat ke arah gawang, tapi Olsen dengan sigap menghadangnya dan hanya menghasilkan tendangan sudut.
Serangan Juventus membuahkan hasil dua menit kemudian. Diawali dari serangan lewat sisi kanan, De Sciglio melakukan umpan ke tengah. Mario Mandzuki dapat menanduk masuk bola ke dalam jala tanpa bisa ditepis lagi oleh Olsen. Kedudukan 1-0 untuk Juventus.
Roma mencoba menyerang balik untuk mencari gol balasan. Pada menit ke-42, Giorgio Chiellini melakukan keslahaan yang nyaris dimaksimalkan Giallorossi menjadikan gol. Patrick Schick mendapatkan bola dari kaki Chiellini dan memberikan umpan kepada Davide Santon. Tidak pakai lama, Santon memberikan umpan ke dalam kotak terlarang dan dapat ditanduk Steven Nzonzi. Penjaga gawang Juventus, Wojciech Szczesny masih siaga mengamankan bola dari tandukan Nzonzi. Sampai babak peartama selesai, kedudukan tetap 1-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki paruh kedua, Bianconeri memberikan tekanan pada menit ke-54. Alex Sandro melakukan umpan ke tengah dan dapat ditanduk Ronaldo, tapi bolanya masih melambung. Tiga menit kemudian, gantian Roma yang menekan. Federico Fazio dapat menanduk bola, tapi usahanya lemah sehingga bola gampang diantisipasi Szczesny.
Ronaldo kembali menekan jala Roma pada menit ke-59. Dybala melakukan umpan ke tengah dan dapat ditanduk Ronaldo, tapi Olsen bikin penyelamatakn krusial. Satu menit kemudian, kans Ronaldo kembali dihadang oleh Olsen.
Chiellini sempat mencetak gol ke dalam jala Roma di menit ke-69. Namun gol itu dianulir wasit lantaran si pemain dinilai terlebih dulu dalam melakukan pergangguan terhadap Olsen. Roma bukannya tidak ada kans bagus, mereka sempat beberapali kali mengancam seperti tekanan yang didirikan Nzonzi, Schick dan Justin Kluivert, tapi sayangnya usaha itu bisa dihadang oleh pemain Juventus.
I Lupi terlihat sulit membongkar pertahanan Juventus yang mana pertahanan belakang tim tuan rumah sangat rapat. Menginjak akhir menit babak kedua. Roma lebih banyak menekan daripada Juventus. Di menit ke-89, Bryan Cristante melakukan tandukan, memaksimalkan sepakan bebas. Tapi usahanya dapat diantisipasi oleh Szczesny.
Pada masa injury time, Douglas Costa sempat merobek jala Roma. Tapi gol itu juga dianulir wasit setelah melihat Video Assistant Referee (VAR). Sampai pertandingan selesai, kedudukan tetap 1-0 untuk Juventus atas Roma.
Di laga lainnya, Inter Milan gagal meraih kemenangan di kandang Chievo Verona dalam laga lanjutan Serie A. Sempat unggul lebih dulu, namun pada akhirnya Sergio Pellissier mencetak gol balasan di masa injury time.
Chievo menghadapi Inter di Stadio Marcantonio Bentegodi pada hari Minggu (23/12) dini hari WIB tadi. Kedua tim itu saling gantian tekan menekan di paruh perdana. Namun demikian, Nerazzurri sukses unggul lebih dulu melalui Ivan Perisic. Di sisa waktu babak pertama, tidak ada gol tambahan tercipta lagi. Skor 1-0 untuk keunggulan Inter bertahan sampai turun minum.
Chievo tampil jauh lebih bagus dari Inter di paruh kedua. Itu ditampilkan dalam tujuh tendangan banding lima yang dilakukan Chievo. Namun begitu, tim tuan rumah yang terus mencoba bermain menekan pada akhirnya bisa mencetak gol penyama kedudukan pada masa injury time.
Sergio Pellissier menjebol gawang Inter dan sekaligus mengubah kedudukan jadi 1-1. Setelah itu tidak ada gol tercipta hingga laga selesai. Dengan hasil imbang ini, maka La Beneamata tetap berada di peringkat ketiga klasemen sementara Serie A dengan mengoleksi 33 angka. Sementara itu Chievo masih tetap berada di posisi terbawah klasemen dengan raihan lima angka. (As)

