Simone Padoin bukan pemain Juventus lagi, usai pemain berumur 32 tahun itu resmi dijual Si Nyonya Tua ke Cagliari di bursa transfer musim panas ini.
Dari keterangan yang dikutip oleh website resmi Juventus, Simone Padoin didatangkan Cagliari dengan harga transfer sekitar 600.000 euro, yang akan dibayar secara cicilan selama tiga tahun.
“Kubu Juventus secara resmi mengumumkan bahwa sudah setuju untuk melepas Simone Padoin ke Cagliari dengan nilai transfer sekitar 600.000 euro, yang akan dibayarkan dengan cara bertahap selama tiga tahun dan pelepasan sang pemain di lakukan di bursa transfer musim panas ini,” tulis keterangan resmi klub.
“Klub mengucapkan terima kasih kepada Padoin atas kinerjanya selama di Juventus. Dan tak lupa, klub akan tetap mendukungnya kendati dia kini sudah menjadi bagian klub lain.”
Padoin direkrut Juventus di bulan Januari tahun 2012 lalu dengan nilai transfer lima juta euro dari Atalanta. Selama membela Juventus dengan perkiraan yang sudah bertahan di Juventus Stadium sekitar empat setengah musim, Padoin tercatat tampil hanya 84 kali di ajang Liga Italia, yang mana dia lebih banyak duduk di bangku cadangan daripada bermain di atas lapangan hijau.
Dari empat setengah musim tersebut, Padoin bersama Juventus berhasil merengkuh lima trofi juara Liga Italia secara beruntun.
Padoin cuma tampil sebanyak 12 laga di ajang Liga Italia musim silam, yang mana enam di antaranya menjadi pemain pelapis. Cuma empat kali dia tampil penuh di Serie A selama musim lalu.
Torehan itu jauh rendah dari musim sebelumnya, yang mana dia tampil sebanyak 26 laga dengan 14 di antaranya tampil penuh.
Padoin sendiri pun mengaku senang dan bangga selama berkarier di Juventus. “Ya, saya sangat gembira dan bangga bisa memperkuat klub besar seperti Juventus. Ini tentu akan menjadi kenangan indah yang tak terlupakan, ditambah dengan trofi-trofi yang pernah kudapatkan di sana. Itu jelas luar biasa,” kata Padoin.
“Saya tahu kini saya bukan pemain Juventus lagi dan saya sudah resmi bergabung ke Cagliari. Tapi saya akan tetap mendukung mereka untuk bisa lebih sukses, terutama mereka harus mendapatkan gelar Liga Champions, karena mereka sudah lama menginginkannya,” lanjutnya.
“Saya juga tahu saya harus mempersiapkan diri untuk bertemu dengan rekan-rekan baruku di Cagliari. Semoga saya bisa segera menyatu dengan gaya permainan mereka lantaran itu sangat penting dalam bertanding menghadapi lawan-lawan kami di musim depan,” tandasnya.
Di samping ini ada tambahan berita lainnya, selesai sudah gosip masa depan Fernando Torres. Striker asal Spanyol itu akan terus berseragam Atletico usai baru saja meneken kontrak baru selama satu tahun yang diberikan pihak klubnya.
Penyerang berumur 32 tahun tersebut sebenarnya akan sebagai bebas agent di bursa transfer musim panas ini. Atletico di awalnya tak tertarik untuk memperpanjang masa kontrak Torres.
Namun Torres bermain bagus di paruh kedua musim lalu. Eks pemain Liverpool dan Chelsea tersebut akhirnya berhasil menciptakan 12 gol dan membuat lima assist dari 44 laga yang dilewatinya pada musim lalu dan hal ini yang membuat Atletico tertarik untuk mempertahankan sang pemain.
“Saya tentu sangat senang dan gembira setelah mendapatkan kontrak baru dari pihak Atletico Madrid. Saya pun langsung meneken kontrak itu dan tidak berpikir panjang lagi. Karena saya sudah menganggap Atletico seperti rumah sendiri. Maka itu saya lantas menandatanganinya,” ungkap Torres di website resmi Atletico Madrid.
“Klub mempercayaiku dan saya pun ingin membalas kepercayaan mereka dengan tampil sebaik mungkin di atas lapangan hijau. Saya senang dengan prestasiku di musim lalu, di mana saya berhasil membantu klub dengan mencetak gol yang sangat banyak. Jadi, musim depan nanti saya berharap bisa mencetak lebih banyak gol lagi dan membantu tim meraih kemenangan lebih banyak,” lanjutnya.
kubu Atletico juga ingin Torres bisa tampil lebih baik lagi di musim depan. “Ini tentu akan menjadi kabar baik untuk kami lantaran Torres ada di sini dan para suporter klub akan merasa senang melihat dia akan tetap bersama kami,” ungkap direktur olahraga Atletico Madrid, Jose Luiz Perez Caminero.
“Di usianya sekarang ini memang tidak muda lagi, tapi dia tetap diyakini bisa memberikan penampilan terbaik untuk tim. Kami tahu dia sangat rajin dan berjuang keras kala berlatih. Ini salah satu hal yang membuat klub ingin mempertahankan dia. Dia juga memiliki pengalaman bermain yang sangat banyak dan sudah pernah mencicipi gelar juara, terus kerap tampil di turnamen besar.”
Di bawah ini ada tambahan berita lainnya lagi.
Paris Saint-Germain terus membangun timnya menjadi lebih kuat dengan cara memboyong pemain-pemain baru di jendela transfer musim panas ini. Kali ini mereka baru saja mendatangkan pemain asal Belgia, Thomas Meunier.
Les Parisiens mendatangkan Meunier dari Club Brugge dan sudah memberikan kontrak kepada sang pemain selama empat tahun. Meunier merupakan pemain anyar ketiga yang direkrut PSG di bursa transfer musim panas ini usai menggaet Grzegorz Krychowiak dan Hatem Ben Arfa.
Selain PSG membidik Meunier, ternyata masih ada beberapa klub yang menginginkan jasa sang pemain seperti West Ham United, Napoli dan Torino yang digadang-gadang juga tertarik dengan pemain berumur 24 tahun tersebut. Namun akhirnya klub Ligue 1 itu yang berhasil memboyong Meunier.
Bersama PSG, Meunier akan sebagai pengganti Gregory van der Wiel, yang pergi dari klub usai kontraknya selesai.
“Saya merasa senang bisa menjadi pemain Paris Saint-Germain. Ini merupakan sebuah kehormatan bisa bergabung ke klub besar dan membela salah satu tim yang telah berisi banyak pemain bintang,” senang Meunier setelah resmi gabung ke PSG.
“Saya memilih bermain di Prancis lantaran saya memiliki keinginan untuk meraih gelar juara dan ingin meningkatkan performaku. Saya berharap bisa mendapatkan apa yang saya inginkan di klub baru dan satu lagi adalah saya juga ingin menghibur para fans baruku dengan cara bermain bagus,” sambungnya.
Meunier sendiri baru siap memperkuat tim nasional Belgia di EURO 2016. Dalam lima ppertandingan dijalani Belgia, dia sebagai pemain inti di bagian bek kanan di empat pertandingan. (As)

