Juventus berhasil meraih kemenangan dalam lawatannya ke markas Dinamo Zagreb di laga kedua fase grup Liga Champions, usai menang empat gol tanpa balas.
Dalam laga yang dilangsungkan di Stadion Maksimir, Zagreb, Rabu (28/9) dinihari WIB tadi, Juventus menggandalkan Gonzalo Higuain dan Paulo Dybala di barisan depan timnya. Sementara ada Sami Khedira, Miralem Pjanic dan Hernanes diturunkan bersamaan di barisan tengah. Di lini belakang ada Giorgio Chiellini, Andrea Barzagli dan Leonardo Bonucci.
Juventus yang tampil sangat mendominasi bisa mengakhiri babak pertama dengan memimpin dua gol tanpa balas. Dua gol perdana Bianconeri dilesakkan oleh Pjanic di menit ke-24 dan Higuain di menit ke-31. Di babak kedua, Si Nyonya Tua yang tidak mengendurkan serangannya berhasil menambahkan dua gol lagi yang dilesakkan oleh Dybala di menit ke-57 dan Dani Alves di menit ke-85.
Dengan tambahan tiga poin ini mengantarkan Juventus kini di posisi pertama klasemen sementara Grup H Liga Champions dengan mengoleksi empat angka dalam dua pertandingan yang sudah dijalaninya pada musim ini. Mereka memimpin produktivitas gol dari Sevilla yang menduduki di peringkat kedua klasemen. Sementara itu Dinamo berada di posisi paling bawah dengan nilai 0.
Kronologi Laga
Juventus langsung tampil menekan dan mendominasi di awal menit babak pertama. Namun pertahanan Dinamo sangat rapat membuat tim tuan rumah sulit memiliki kans bagus. Di awal menit tersebut, Juventus pun akhirnya coba dengan tendangan-tendangan dari luar kotak penalti. Seperti yang dilakukan Hernanes dan Dani Alves, namun upaya kedua pemain itu tidak mengarah ke gawang Dinamo.
Juventus baru bisa memecah kebuntuannya di menit ke-24 melalui aksi Pjanic. Gol ini tidak lepas dari kesalahan pemain Dinamo kala mencoba menghadang operan dari Leonardo Bonucci. Pjanic memaksimalkannya untuk mendapatkan bola liar. Dengan sentuhan ringan, dia berhasil merobek gawang lawannya dan sekaligus mengantarkan Juventus memimpin 1-0.
Dinamo hampir mencetak gol balasan dua menit berselang. Gordon Schildenfeld menanduk bola hasil sepakan bebas Domagoj Antolic, namun tandukan Schildenfeld hanya mengenai mistar gawang Juventus.
Juventus justru bisa menambahkan keunggulannya jadi 2-0 atas Dinamo kala laga menginjak menit ke-31 lewat aksi Higuain. Diawali dari Pjanic memberikan operan lambung yang sangat tepat di barisan tengah. Higuain yang berdiri di kotak terlarang berhasil menerima bola umpan itu, kemudian mengirim ke dalam jala tanpa dapat dihalau penjaga gawang Adrian Semper.
Setelah unggul 2-0, Juventus terlihat semakin percaya diri untuk menekan pertahanan Dinamo. Sempat beberapa kali punya kans bagus, tapi tidak berujung gol. Sementara Dinamo mencoba menyerang namun gagal lantaran sulit menembus pertahanan Juventus yang sangat rapat. Di sisa waktu paruh perdana selesai, skor 2-0 bertahan hingga turun minum.
Juventus tidak mengendurkan serangannya di awal paruh kedua. Hasilnya, mereka berhasil mengubah kedudukan jadi 3-0 di menit ke-57, usai tendangan keras kaki kiri Dybala dari jarak jauh meluncur ke dalam jala tim tamu.
Marko Pjaca yang didatangkan Juventus dari Dinamo di bursa transfer musim panas lalu, memiliki kans untuk merobek jala eks klubnya di menit ke-75. Pjaca menggiring bola hingga ke kotak terlarang dan lalu melepaskan tendangan, namun bisa diamankan oleh Semper.
Juan Cuadrado juga tidak dapat memanfaatkan kans yang didapatnya di menit ke-78. Sepakan voli yang dilakukannya bisa diredam oleh Semper. Juventus baru bisa memperlebar keunggulannya menjadi 4-0 atas Dinamo di menit ke-85 melalui aksi Alves.
Gol itu berawal sepakan bebas Alves yang berubah arah usai membentur pagar pemain Dinamo. Semper berusaha menghadang bola agar tidak masuk ke dalam jalanya, namun bola ternyata mengarah ke dalam jala. Gol ini sempat dikatakan menjadi gol bunuh diri Semper, namun lalu dicek dan dinilai gol lewat Alves.
Setelah itu, Juventus baru terlihat mengendurkan serangan dan lebih banyak bermain umpan-umpan di barisan tengah dan di barisan belakang timnya. Sementara Dinamo mencoba terus menekan, tapi tidak ada kans yang bisa dimanfaatkan untuk menjadikan gol. Hingga laga selesai, skor berakhir 4-0 untuk kemenangan Juventus atas Dinamo.
Di laga lainnya yang berada di grup sama, Sevilla memanfaatkan kesempatan tampil di depan pendukungnya sendiri. Sevilla berhasil mengalahkan Lyon dengan skor 1-0 di matchday 2 Liga Champions.
Dalam laga yang dihelat di Stadion Ramon Sanchez-Pizjuan, Rabu (28/9) dinihari WIB tadi, kedua tim bermain cukup imbang. Baik Sevilla maupun Lyon sama-sama gagal mencetak gol di sepanjang babak pertama.
Sevilla akhirnya bisa membuka keunggulannya di menit ke-52 lewat aksi Wissam Ben Yedder. Ben Yedder merobek jala Lyon melalui tandukan dari dalam kotak usai memanfaatkan operan dari Luciano Vietto.
Sevilla sempat memperoleh penalti di menit ke-69 usai Jordy Gaspar melakukan pelanggaran terhadap Samir Nasri di kotak terlarang. Tapi Vietto yang ke depan menjadi algojo gagal menjalaninya usai tendangannya melayang dari gawang. Usai itu tidak ada gol tercipta hingga laga selesai.
Dengan kemenangan ini membawa Sevilla berada di peringkat kedua klasemen dengan raihan empat angka. Sedangkan Lyon berada di urutan ketiga dengan raihan tiga angka.
Di laga lainnya yang berada di Grup G, Copenhagen meraih kemenangan telak 4-0 atas Club Brugge. Dalam pertandingan berlangsung ini, Copenhagen memimpin 1-0 di menit ke-53 lewat gol bunuh diri Stefano Denswil yang bermaksud mencoba menghadang operan silang, namun bola malah mengarah ke dalam gawang timnya sendiri.
Copenhagen memiliki kans untuk menggandakan keunggulannya melalui penalti di menit ke-61. Tapi eksekutor Ludwig Augustinsson dihadang oleh penjaga gawang Ludovic Butelle.
Namun Copenhagen tidak perlu waktu lama untuk menggandakan keunggulannya jadi 2-0. Di menit ke-64, Thomas Delaney berhasil merobek gawang lawan lewat tendangan voli.
Federico Santander mengantarkan Copenhagen unggul 3-0 lewat golnya di menit ke-69. Santander menyambut tendangan sudut Augustinsson untuk merobek jala Club Brugge.
Mathias Joergensen memastikan kemenangan Copenhagen melalui golnya di masa injury time. Tandukannya melanjutkan sepak pojok Augustinsson tepat ke sasaran.
Hasil akhir 4-0 ini membawa Copenhagen ke peringkat kedua klasemen Grup G dengan raihan empat angka. Sementara Club Brugge di posisi terbawah dengan nilai 0. (As)

