Timnas Italia meraih hasil positif di laga persahabatan terakhir menjelang Piala Eropa 2016. Menghadapi Finlandia, Gli Azzurri meraih kemenangan dengan skor 2-0.
Dalam laga yang dilangsungkan di Stadio Marc Antonio Bentegodi, Selasa (7/6) dinihari WIB kemarin, tim nasional Italia bermain sangat mendominasi dengan unggul ball posession sampai 58 persen berbanding 42 persen milik Finlandia. Statistik mencatatkan bahwa tim besutan Antonio Conte itu juga memiliki kans lebih banyak daripada lawannya. Gli Azzurri bisa melepaskan 21 tembakan dengan tujuh di antaranya mengarah ke gawang. Sementara itu Finlandia hanya punya satu tendangan dan tidak ada satu pun yang tepat sasaran.
Italia mengawali pertandingan ini dengan menekan pertahanan dan mendapatkan kans bagus pada menit kedelapan lewat aksi Simone Zaza. Namun sayangnya, tandukannya masih melenceng dari sasaran. Lima menit kemudian, Zaza kembali mengancam. Kali ini tembakan yang dilepaskannya dari jarak jauh bisa ditangkap dengan bagus oleh penjaga gawang Finlandia Lukas Hradecky.
Italia kembali menyerang tapi banyak usaha selanjutnya belum membuahkan hasil. Beberapa kans didapatkan dari pemainnya seperti Antonio Candreva, Ciro Immobile dan Emanuele Giaccherini, masih melayang dari sasaran.
Gol yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga, Italia memperoleh hadiah penalti pada menit ke-27 usai Perparim Hetemaj melakukan pelanggaran terhadap Candreva di kotak penalti. Candreva yang sendiri ke depan menjadi algojo dan menjalani tugasnya dengan baik. Italia 1-0 Finlandia.
Setelah unggul satu gol, Italia kembali melancarkan serangannya dan mendapatkan banyak kans bagus. Sebuah kans terbagus didapatkan oleh Leonardo Bonucci, yang mana sang pemain melepaskan sepakan tepat ke sasaran tapi bisa dihadang. Keunggulan 1-0 untuk Italia bertahan hingga turun minum.
Di awal paruh kedua, Italia kembali melancarkan serangan ke pertahanan Finlandia. Lagi Candreva kembali mengancam. Namun upayanya belum menemui sasaran.
Italia baru bisa menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 atas finlandia kala laga menginjak menit ke-71. Kali ini giliran daniele de Rossi yang mencatatkan namanya di papan skor usai meneruskan sepakan bebas Candreva.
Zaza nyaris menambahkan keunggulan Italia pada menit ke-77, andaikan tendangan yang dilepaskannya tak mampu dihalau penjaga gawang lawan. Tidak lama kemudian, Zaza kembali menyerang, tapi upayanya masih melayang.
Giliran Graziano Pelle yang mencoba peruntungannya. Namun usahanya untuk merobek gawang Finlandia masih belum menemui sasaran. Immobile juga sempat mendapatkan peluang bagus lagi, tapi tendangannya belum mengarah ke gawang.
Setelah itu Italia kembali memperoleh beberapa kans emas lagi, tapi tidak ada satu pun yang berujung gol. Sementara Finlandia dipaksa bermain bertahan dan gagal menciptakan peluang bagus untuk merobek gawang Italia. Hingga peluit panjang ditiupkan wasit tanda berakhirnya pertandingan, skor berakhir 2-0 untuk kemenangan Italia.
Selanjutnya Italia akan mengawali babak penyisihan grup EURO 2016, dengan melawan Belgia sebagai lawan perdana, Selasa (14/6/2016) mendatang.
Di samping ini ada tambahan berita lainnya mengenai kubu timnas Inggris. Usai memetik tiga kemenangan di tiga pertandingan persahabatan pamungkas, Inggris akan bermain di EURO 2016. Lawan pertama yang akan dihadapi yakni, Rusia.
Dari tiga pertandingan uji coba pamungkas, Inggris menang tipis dengan skor akhir 2-1 atas Turki, kembali meraih hasil yang sama kala menghadapi Australia 2-1 dan meraih kemenangan tipis 1-0 atas Portugal. Tiga kemenangan itu, ujar Adam Lallana, bikin timnya optimistis menjalani pertandingan pertama EURO 2016 kontra Rusia.
The Three Lions akan melawan Rusia di Marseille, 11 Juni 2016. Lallana juga meminta teman satu timnya untuk tidak panik kala melakoni pertandingan pertama itu.
“Kami akan menghadapi Rusia di laga pertama Piala Eropa 2016. Kami tahu Rusia bukan tim yang mudah dikalahkan dan mereka punya kualitas bermain cukup bagus. Namun kami tidak perlu panik dengan situasi itu, kami harus yakin bahwa kami bisa menang dan kemenangan dari laga pertama bisa menjadikan modal bagus untuk membuka kans kami lolos ke babak berikutnya,” ungkap Lallana.
“Kami sudah bermain bagus di laga ujicoba dan kami berhasil menyapu berhasil dengan meraih kemenangan. Sekarang ini kami cuma perlu fokus dan mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin. Kami tidak boleh meremehkan lawan dan bermain sebagus-bagusnya hingga laga usai,” lanjutnya.
Inggris berada di Grup B dengan Slovakia, Rusia dan Wales. Meski minim bermain mengesankan di turnamen itu, Inggris tetap diberikan dukungan penuh dari para fansnya sendiri.
“Ya, para fans tetap memberikan dukungan kepada timnas Inggris kendati minim tampil oke di turnamen tahun-tahun lalu. Tapi di EURO 2016, Inggris akan bermain sebagus-bagusnya,” ucap Lallana.
Terakhir kali Inggris tembus ke babak empat besar EURO di tahun 1996 silam, kala turnamen empat tahun tersebut diadakan di negara sendiri. Usai itu, prestasi terbagus adalah dua kali tembus ke babak delapan besar di tahun 2004 dan tahun 2012.
Di bawah ini ada tambahan berita lainnya lagi.
Kabar kurang sedap untuk tim nasional Kolombia menatap pertandingan melawan Paraguay. James Rodriguez dipastikan menepi lantaran mengalami cedera bahu.
James mengalami cedera bahu kala Kolombia mengalahkan Amerika Serikat dengan skor 2-0 di pertandingan pertama Copa America Centenario hari Jumat silam. James terjatuh dengan posisi yang kurang oke dan dia pun lantas ditarik keluar dari lapangan. Setelah pertandingan itu berakhir, manajer Kolombia Jose Pekerman menyatakan James mendapatkan dislokasi bahu.
Cedera tersebut bikin James disangsikan bermain di pertandingan kedua Grup A melawan Paraguay, Rabu (8/6) pagi besok dan laga ini akan dilangsungkan di Rose Bowl, Pasadena.
“James Rodriguez mengalami cedera bahu di laga melawan Amerika Serikat. Dia tidak bisa tampil di laga kedua Kolombia,” ungkap Pekerman.
“Masih ada waktu untuk bikin keputusan sebelum laga kedua dimulai. Tapi kami tidak bisa memainkan pemain yang tidak dalam kondisi fit 100 persen,” lanjutnya.
Akan tetapi, tidak lama usai pernyataan Pekerman itu, Federasi Sepakbola Kolombia mengumumkan bahwa James dipastikan tidak bisa tampil di laga kedua melawan Paraguay.
Sebagai pengganti James, Kolombia bakal memanfaatkan Edwin Cardona yang di pertandingan perdana sebagai pemain utama dan bikin assist atas gol pertama Christian Zapata.
“Anda saya diberikan kesempatan tampil sebagai starter di laga kontra Paraguay, maka saya pasti akan berusaha bermain sebaik mungkin,” ujar Edwin. (As)

