Italia meraih tiket lolos ke babak delapan besar EURO 2016, usai mengatasi Spanyol dengan skor akhir 2-0 di babak 16 besar.
Dalam laga yang dilangsungkan di Stade de France, Senin (27/6) malam WIB, Italia bermain lebih menekan di awal menit paruh perdana. Sedangkan Spanyol kesulitan membongkar pertahanan Gli Azzurri di sepanjang babak pertama.
Dari statistik mencatatkan bahwa Italia kalah soal ball posession. Tim besutan Antonio Conte itu cuma memiliki 42 persen penguasaan bola. Akan tetapi, mereka memiliki kans lebih banyak, di mana tujuh dari 11 peluang mereka tepat sasaran. Sementara Spanyol memang memiliki 13 tembakan namun lima di antaranya mengarah ke gawang.
Diawali dari sepakan bebas pada menit ke-33, Italia membuka keunggulan. Bola rebound hasil tendangan Eder berhasil disambar oleh Giorgio Chiellini ke dalam jala Spanyol.
Tertinggal satu gol langsung bikin Spanyol kian menyerang dan menekan pertahanan Italia di paruh kedua. Namun bukannya membalas gol, tapi gawang La Furia Roja yang dikawal oleh David de Gea kembali begetar. Lewat countter attack, Graziano Pelle berhasil membobol gawang lawan pada masa injury time.
Dari hasil akhir ini mengantarkan Italia melaju ke babak delapan besar Piala Eropa 2016. Mereka berikutnya akan berhadapan dengan Jerman di Nouveau Stade de Bordeaux, Minggu (3/7) dinihari WIB.
Kronologi Laga
Spanyol mengawali dengan coba mendominasi jalannya laga. Sementara Italia coba menyerang melalui umpan-umpan ke depan.
Satu usaha dari Graziano Pelle pada menit kedua lewat tandukan menyambut operan Marco Parolo, tapi masih melebar dari sasaran.
Empat menit kemudian, Italia menekan melalui sisi kiri, yang mana Mattia de Sciglio memberikan umpan kepada Eder. Tanpa lama, Eder pun melepaskan tendangan namun masih mengenai pemain lawan dan dapat diantisipasi dengan gampang oleh kiper David de Gea.
Lagi, Italia kembali mengancam dua menit berselang. Alessandro Florenzi memberikan operan silang dan sukses disundul Pelle ke sasaran Spanyol. De Gea berdiri di posisi datangnya bola itu dan berhasil mengamankan gawangnya dari kebobolan.
Tekanan lain dari Italia pada menit ke-11. Sebuah operan panjang diberikan kepada Pelle yang berada di sisi kiri dari jarak dekat dan sukses ditanduk ke dalam kotak.
Emanuele Giaccherini yang berdiri di sana berhasil menerima si kulit bundar dengan tendangan. Bola meluncur ke sasaran, namun tidak terjadi gol lantaran bola bisa ditepis oleh De Gea, yang lalu mengenai tiang jala dan diantisipasi oleh pemain Spanyol.
Spanyol baru bisa mendapatkan peluang bagus kala laga menginjak menit ke-19 lewat aksi Cesc Fabregas. Tapi sepakan yang dilepaskannya masih mengenai pemain Italia.
Italia gantian menyerang lewat countter attack pada menit ke-25. Lewat sisi kiri, De Sciglio memberikan operan silang dan diterima sundulan Marco Parolo. Tapi usaha sang pemain masih melenceng dari gawang.
Spanyol menorehkan usaha on target perdananya pada menit ke-28. Nolito memberikan operan kepada ANdres Iniesta dari sebuah tendangan sudut dan dilanjutkan dengan tendangan dari jarak jauh dan bola meluncur ke sasaran, tapi kiper Italia Gianluigi Buffon dengan sigap mengamankannya.
Italia mendapatkan sebuah tendangan bebas pada menit ke-31 usai Pelle dilanggar jatuh oleh Sergio Ramos di luar kotak terlarang Spanyol.
Lewat sepakan bebas inilah, Italia membuka keunggulan. Eksekutor keras Eder sempat dihalau De Gea, bola muntah coba disepak Giaccherini namun tidak bisa memanfaatkannya. Tapi di belakang ada Giorgio Chiellini dengan mudah menyepak bola ke dalam jala.
Setelah kebobolan, Spanyol langsung tampil menekan dan meningkatkan serangannya. Akan tetapi, mereka sulit membongkar pertahanan Italia. Sedangkan Italia justru kembali memperoleh peluang d menit-menit akhir perdana.
Lewat sebuah counter attack, Pelle memberikan bola kepada Giaccherini. Giaccherini langsung menggiring bola dan melepaskan tendangan keras yang bisa dihadang De Gea. Hingga babak perdana selesai, skor tetap 1-0 bertahan hingga turun minum.
Di awal babak kedua, tepatnya di menit ke-50, Spanyol menyia-yiakan sebuah kans emas. Diawali tendangan sudut, Iniesta memberikan umpan ke Fabregas yang lalu melepaskan operan lambung ke dalam kotak terlarang. Bola meluncur ke Morata yang berada dalam posisi bebas, namun striker Spanyol itu menanduknya mengarah ke Buffon, yang berhasil menjinakkan bola.
Tidak lama kemudian, Fabregas kembali memperoleh kans. Dia melepaskan tendangan dari jarak jauh, tapi masih melenceng dari sasaran.
Gantian Italia mendapatkan peluang pada menit ke-55 melalui countter attack lewat sisi kanan. Awalnya bola dibelokkan ke Pelle, yang kemudia memberikan kepada Eder. Dalam posisi satu lawan satu dengan De Gea, tendangan Eder bisa dihadang oleh kiper Spanyol.
Spanyol langsung menekan pertahanan Italia. Aritz Aduriz punya kans pada menit ke-57. Namun tandukannya masih melayang. Sedangkan usaha Morata juga belum menemui sasaran, tembakannya masih melambung.
Spanyol mendapatkan peluang lagi pada menit ke-70. Lewat sisi kiri, Fabregas memberikan umpan dan disambut Aduriz. Aduriz langsung melepaskan tendangan kaki kiri yang selesai melenceng. Satu menit kemudian, sundulan Ramos menerima operan tendangan sudut Fabregas masih melayang.
Spanyol meneruskan serangannya. Pada menit ke-76, Iniesta menerima operan Lucas Vazquez dengan tendangan. Cuma upayanya masih bisa dihadang oleh Buffon. Satu menit kemudian, gantian Pique yang mendapatkan peluang bagus. Tapi sepakannya dari jarak jauh masih bisa dihalau oleh Buffon.
Italia punya kans pada menit ke-85 usai memanfaatkan kesalahan pemain Spanyol. Operan dari pemain belakang bikin si kulit bundar meluncur ke Bonucci yang lantas memberikannya ke Insigne. Insigne langsung melepaskan tendangan keras dari jarak jauh yang dihadang oleh De Gea.
Pique memiliki satu kans pada menit ke-89. Si kulit bundar yang dilepaskan De Gea tidak bisa dibuang dengan bagus oleh pemain Italia dan bola mengarah ke dalam kotak terlarang. Pique yang berdiri di sana menerima, namun tidak bisa menyonteknya dengan bagus.
Italia malah menambahkan keunggulan pada masa injury time babak kedua. Diawali dari counter attack, Darmian berdiri di sisi kanan memberikan operan silang ke dalam kotak terlarang. Bola sempat mengenai pemain Spanyol, namun tetap meluncur ke Pelle yang lantas melepakan tendangan tepat ke jala.
Skor berubah jadi 2-0 untuk keunggulan Italia atas Spanyol yang sekaligus bertahan hingga laga selesai. (As)

