Spanyol meraih kemenangan 3-0 atas Italia di lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2018. Isco tampil ciamik dan menciptakan dua gol untuk La Furia Roja.
Dari laga yang berlangsung di Santiago Bernabeu, Minggu (3/9/2017) dinihari WIB tadi, timnas Spanyol telah memimpin dua gol di paruh perdana. Dua gol La Furia Roja dicetak oleh Isco. Memasuki babak kedua, Italia masih terlihat sulit melayani permainan La Furia Roja. Sedangkan Spanyol justru bisa mencetak satu gol tambahan melalui tendangan Alvaro Morata.
Atas hasil akhir 3-0 di laga ini maka Spanyol kini kian oke di pucuk klasemen sementara Grup G kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa dengan mengoleksi 19 angka dalam tujuh laga yang sudah dilewatinya pada musim ini. Sedangkan untuk Italia, ini merupakan kekalahan perdana mereka di kualifikasi dan tetap berada di posisi kedua klasemen dengan koleksi 16 angka.
Kronologi Laga
Spanyol lantas tampoil menyerang begitu laga di mulai dan mencoba mendominasi jalannya laga. Tekanan yang dilakukan Spanyol bikin pemain Italia beberapa kali melakukan pelanggaran terhadap pemain Spanyol.
Salah satu pelanggaran di depan kotak terlarang Italia menghasilkan sepakan bebas untuk Spanyol. Sergio Ramos yang ke depan menjadi eksekusi, namun sepakannya masih melayang dari gawang Italia.
Spanyol kembali memperoleh tembakan bebas di depan kotak terlarang Italia setelah pelanggaran yang dilakukan Leonardo Bonucci terhadap Marco Asensio. Kali ini giliran Isco yang mengeksekusi dan berhasil mengalahkan Gianluigi Buffon. Spanyol kini memimpin 1-0 pada menit ke-13.
Italia bukannya tidak ada kans. Andrea Belotti sempat memberikan ancaman ke jala Spanyol melalui tandukan setelah melanjutkan operan Matteo Darmian. Namun David de Gea bisa menghalau bola.
Lima menit menatap babak pertama selesai, Spanyol menambahkan keunggulannya menjadi 2-0 atas Italia. Isco kembali mencetak gol keduanya di laga ini melalui sebuah tembakan dari jarak jauh. Setelah itu tidak ada gol tercipta hingga turun minum.
Memasuki paruh kedua, De Gea berhasil menghadang tembakan yang dilepaskan Lorenzo Insigne dari jarak jauh. Bola rebound yang masih berada di dalam kotak penalti Spanyol coba dimaksimalkan oleh Darmian. Namun mengenai Pique dan dengan gampang diantisipasi oleh De Gea.
Di pertengahan babak kedua, permainan terlihat sedikit menurun. Kendati begitu, Italia tetap masih sulit untuk menembus pertahanan Spanyol. Hampir tidak ada kans bagus yang bisa diperoleh oleh Italia.
Spanyol malah bisa mencetak satu gol lagi pada menit ke-77. Melalui counter attack, Sergio Ramos yang berada di sisi kanan sambil berlari lalu memberikan umpan ke tiang jauh. Alvaro Morata mengakhiri operan Ramos dengan bagus untuk merobek gawang Italia dan sekaligus mengubah skor menjadi 3-0 untuk keunggulan Spanyol.
Morata sempat merobek jala Buffon lagi melalui sebuah sundulan pada menit ke-89. Namun gol tersebut dianulir wasit lantaran Morata terlebih dulu dalam jebakan offside.
Di sisa waktu babak kedua ini, tidak ada gol tambahan tercipta lagi. Skor berakhir 3-0 untuk kemenangan Spanyol atas Italia.
Di laga lainnya, Wales meraih kemenangan tipis 1-0 atas Austria di laga lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2018. Gol tunggal The Dragons dicetak oleh pemain debutannya, Benjamin Woodburn.
Dalam laga yang dihelat di Cardiff Stadium, Minggu (3/9/2017) dinihari WIB tadi, Wales mencoba langsung tampil menekan. Kans perdana diperoleh pada menit kedua, melalui kombinasi antara Gareth Bale dan Jazz Richard, yang mana tendangan Bale masih melenceng dari gawang.
Austria baru dapat memberikan tekanan pada menit kedelapan. Tapi kombinasi di antara Stefan ilsanker dan David Alaba masih dapat diamankan oleh James Chester.
Austria perlahan-lahan dapat keluar dari ancaman dan balik memberikan tekanan. Tapi tak ada kans bagus yang bisa mengancam gawang Wales.
Wales justru tampil lebih agresif. Kans emas mereka peroleh pada menit ke-32. Aaron Ramsey bertemu dengan penjaga gawang Heinz Lindner dan mengangkat si kulit bundar tapi masih mengenai mistar gawang.
Skor masih 0-0 bertahan hingga babak pertama selesai.
Memasuki paruh kedua, Wales kembali dominasi jalannya laga. Beberapa kans diperoleh lewat Sam Vokes, Ramsey dan Bale.
Pada menit ke-69, manajer Chris Coleman memainkan Benjamin Woodburn dan menarik keluar Tom Lowrence. Ini merupakan debut Woodburn mengenakan seragam timnas senior Wales. Keputusan itu juga terbukti tepat.
Penyerang muda Liverpool itu tampil sebagai pahlawan Wales. Pada menit ke-74, Woodburn menjebol jala Austria melalui tendangan kerasnya dari jarak jauh. Wales pun unggul 1-0.
Pada sisa waktu babak kedua, tak ada gol tercipta lagi. Skor 1-0 itu bertahan hingga laga selesai.
Dengan kemenangan ini membawa Wales naik ke posisi ketiga klasemen sementara Grup D kualifikasi Piala Dunia 2018 dengan mengoleksi 11 angka. Kans laju ke babak final masih terbuka mengingat mereka sekarang ini hanya tertinggal dua angka dari Irlandia yang berada di peringakt kedua, yang diimbangi Georgia 1-1.
Pada laga lainnya lagi, Belgia menaklukkan Gibraltar dengan skor besar 9-0 di laga lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2018.
Di laga yang dilangsungkan di Stade Maurice Dufrasne, kedua tim sama-sama harus mengakhiri dengan bermain 10 orang pemain. Belgia lebih dulu ditinggal Axel Witsel yang mendapatkan kartu merah pada akhir paruh perdana. Sementara Gibraltar kehilangan Erin Barnett di 10 menit pamungkas laga.
Belgia kini oke di puncak klasemen setelah memiliki 19 angka. Kemenangan itu bikin rekor Belgia yang belum pernah takluk dari tujuh laga.
Belgia membuka gol pada menit ke-16. Dries Mertens membawa Belgia unggul lebih dulu lewat golnya. Enam menit berselang, Belgia menggandakan keunggulannya jadi 2-0 usai Meunier mencetak gol. Lukaku ikut merobek jala Gibraltar pada menit ke-21 dan mengubah skor jadi 3-0.
Witsel ikut mencatatkan namanya di papan skor dan membawa Belgia unggul jadi 4-0. Lukaku kembali mencetak gol setelah memanfaatkan operan dari Meunier. Belgia sekarang ini memimpin 5-0.
Hazard menambahkan keunggulan Belgia menjadi 6-0 melalui golnya sebelum babak pertama selesai.
Di babak kedua, Belgia tak mengendurkan serangannya. Meunier menciptakan dua gol lainnya dari selang enam menit saja ketika laga menginjak sejam.
Wasit memberikan hadiah penalti kepada Belgia usai Barnett melakukan pelanggaran terhadap Kevin de Bruyne. Lukaku yang ke depan menjadi algojo dan sukses mengirim bola ke dalam jala. (As)

