Inter Milan naik ke puncak klasemen Serie A. Hasil ini didapatkan Nerazzurri usai berhasil mengalahkan Chievo dengan skor telak 5-0 di pekan ke-15.
Dari laga lanjutan Serie A yang berlangsung di Giuseppe Meazza pada hari Minggu (3/12) malam WIB kemarin, Inter Milan yang bertindak sebagai tim tuan rumah tercatat bermain dominasi jalannya laga dan memiliki kans sangat banyak untuk mencetak gol. Nerazzurri bisa mengakhiri paruh perdana dengan memimpin 2-0 atas Chievo melalui gol-gol yang dilesakkan oleh Ivan Perisic dan Mauro Icardi.
Di babak kedua, Perisic menciptakan dua gol tambahan lagi untuk mengukir hat-trick. Satu gol La Beneamata dilesakkan oleh Milan Skriniar. Dengan kemenangan di laga ini maka Inter berhak memuncaki klasemen Serie A dengan mengoleksi 39 angka dalam 15 laga yang sudah dijalaninya pada musim ini dan memimpin satu poin dari Napoli yang berada di posisi kedua klasemen. Sedangkan Chievo berada di posisi ke-12 klasemen.
Kronologi Laga
Inter telah menampilkan dominasinya begitu laga dimulai. Mereka hampir memecah kebuntuannya pada menit kedua melalui tandukan Andrea Rancchia yang meneruskan tendangan sudut. Namun bola sundulan Ranocchia masih melayang dari gawang Chievo.
Chievo gantian memberikan ancaman ke gawang Inter. Sundulan Riccardo Meggiorini yang melanjutkan operan silang Valter Birsa menekan jala Inter. Namun peluang Chievo itu bisa dihadang oleh Samir Handanovic. Inter pada akhirnya bisa unggul pada menit ke-23. Davide Santon masuk di sisi kiri dan melepaskan tendangan yang sempat dihadang oleh Stefano Sorrentino. Bola rebound lantas disepak Ivan Perisic untuk merobek jala Chievo.
Empat menit berselang, Inter memperoleh kans bagus untuk menambahkan keunggulan. Diawali dari umpan pemain Chievo yang tidak bagus, bola sukses didapatkan oleh Mauro Icardi. Icardi lalu memberikan umpan ke Joao Maro yang tidak terjaga. Tapi upaya akhir Joao Mario masih dapat diamankan oleh Sorrentino.
Umpan yang kurang oke dari pemain tim tamu kembali membuat kans emas untuk tim tuan rumah. Kali ini Marcelo Brozovic yang menghadang bola dan lantas memberikan umpan ke Icardi. Kali ini Icardi tidak menyiakan peluang yang diperolehnya dengan melepaskan tembakan ke arah gawang tanpa bisa ditepis kiper. Kedudukan berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan tim tuan rumah yang sekaligus bertahan sampai babak pertama selesai.
Memasuki babak kedua, Inter tidak mengendurkan serangannya kendati sudah unggul dua gol. Antonio Candreva hampir menambahkan keunggulan tim tuan rumah. Namun sepakan kerasnya dari luar kotak penalti masih melenceng dari sasaran. Perisic kembali memperoleh kans emas setelah menyambut operan dari Joao Mario. Tapi sepakannya terlalu ringan dan bola bisa diantisipasi oleh Sorrentino.
Perisic kembali mencetak gol keduanya di laga ini dan sekaligus menambahkan keunggulan Inter menjadi 3-0 atas Chievo. Tepatnya pada menit ke-57, Perisic menggiring bola sampai ke dalam kotak terlarang dan melepaskan tendangan yang tidak bisa dihalau oleh Sorrentino.
Berselang tiga menit saja, gantian Milan Skriniar yang merobek jala Chievo. Lewat sisi kanan, Candreva memberikan operan ke dalam kotak terlarang. Skriniar meneruskan umpan dengan tandukan untuk menjebol gawang Chievo. Skor kini 4-0 untuk keunggulan Inter.
Chievo punya kans emas. Dapat memberikan tekanan di sisi kanan dan memberikan umpan ke Roberto Inglese. Dalam posisi satu lawan satu dengan kiper Handanovic, Inglese malah tidak bisa memanfaatkan peluang yang diperolehnya untuk menjadkan gol usai tendangannya masih melayang dari gawang.
Inter masih terus mencari celah untuk membelah pertahanan Chievo. Namun sepakan para pemain masih belum mengarah ke gawang. Yann Karamoh punya peluang, tapi tendangan yang dilepaskannya masih melenceng dari sasaran Chievo.
Perisic mencetak gol ketiga alias hat-trick di masa injury time dan sekaligus memberikan kemenangan Inter jadi 5-0 atas Chievo. Gol diawali dari bola tembakan Joao Mario yang mengenai pemain Chievo tapi bola mengarah ke kaki Perisic. Dia lalu melepaskan tendangan yang tepat ke arah gawang. Usai ini tidak ada gol tercipta lagi hingga laga selesai.
Di laga lainnya, AC Milan gagal meraih kemenangan kala menghadapi Benevento, usai ditahan imbang 2-2. Di laga yang dihelat di Ciro Vigorito, Minggu (3/12/2017) malam WIB, Diavolo Rosso mengakhiri laga dengan 10 orang pemain. Pemain Milan Alessio Romagnoli mendapatkan dua kartu kuninng dari wasit.
Dalam pertandingan berlangsung ini, Giacomo Bonaventura memecah kebuntuan Milan pada menit ke-38, yang mengakhiri paruh perdana dengan unggul 1-0. Di awal babak kedua, Benevento bisa mencetak gol penyama. Tapi Milan bisa kembali unggul lewat aksi Nikola Kalinic. Terlihat kemenangan akan didapatkan Milan pada akhirnya digagalkan penjaga gawang Benevento, Alberto Brignoli, yang membobol gawang Milan.
Dari hasil imbang di laga ini maka Milan masih berada di posisi ketujuh klasemen Serie A dengan raihan 21 angka dalam 15 laganya. Sementara Benevento masih berada di dasar klasemen dengan raihan satu poin.
Kronologi Laga
Milan membuka keunggulannya lebih dulu pada menit ke-38. Mereka sukses mencetak gol melalui tendangan sudut. Bola tendangan Franck Kessie ditanduk Bonaventura namun dapat dijinakkan di garis jala. Tapi Bonaventura tidak menyiakan bola muntah untuk merobek jala Benevento. Milan unggul 1-0 yang sekaligus bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, Benevento bisa mencetak gol balasan jadi 1-1 pada menit ke-50. Berawal dari tendangan sudut, bola yang diantisipasi pemain Milan dilnjutkan dengan tendangan keras oleh Gaetano Letizia dari jarak jauh. Gianluigi Donnarumma dapat menghadang, namun Puscas berhasil memanfaatkan bola muntah.
Tujuh menit kemudian, Milan bisa kembali unggul jadi 2-1 melalui gol Kalinic. Di sisi kanan, Bonaventura memberikan operan silang datar yang dengan gampang disambar Kalinic di depan jala.
Milan harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-75 usai Romagnoli mendapatkan kartu kuning kedua dari wasit yang memimpin jalannya laga lantaran melakukan pelanggaran terhadap pemain Benevento.
Pada akhirnya masa injury time, Benevento menggerakkan semua pemainnya ke depan kala mendapatkan tembakan bebas dari sisi kanan pertahanan tim tamu. Danilo Cataldi yang mengeksekusinya dan bisa diterima Brignoli dengan tandukan untuk merobek jala Donnarumma. Skor berubah menjadi 2-2 untuk kedua tim. Di sisa waktu, tidak ada gol tercipta lagi. (As)

