Inter Milan meraih kemenangan telak dalam lawatannya ke kandang Cagliari di lanjutan Serie A. Nerazzurri menang telak 5-1 atas tim tuan rumah.
Dalam laga yang berlangsung di Stadion Sant’Elia, Minggu (5/2/2017) malam WIB kemarin, Inter Milan yang bertindak sebagai tim tamu mengakhiri babak pertama dengan unggul 2-1 atas Cagliari. Ivan Perisic membawa La Beneamata memimpin terlebih dulu pada menit ke-34. Kemudian digandakan oleh Ever Banega sebelum dibalas Caglari melalui aksi Marco Boriello. Penampilan Nerazzurri membagus usai jeda laga. Tiga gol sukses dibuat Inter masing-masing lewat Perisic, Mauro Icardi dan Roberto Gagliardini.
Dengan kemenangan di laga ini maka Nerazzurri kini berada di posisi kelima klasemen sementara Serie A dengan mengoleksi 51 angka dan tertinggal enam angka dari Napoli yang berada di posisi ketiga klasemen dan tertinggal satu poin dari Atalanta yang berada di urutan keempat klasemen. Sementara Cagliari ada di zona aman, berada di posisi ke-12 klasemen dengan raihan 31 angka.
Kronologi Laga
Cagliari punya sebuah kans bagus di awal laga kala Joao Pedro menyepak bola yang melewati penjaga gawang Inter Milan Samir Handanovic. Akan tetapi, Gary Medel menghadang potensi gol itu setelah berhasil membuang bola, yang mana dia berdiri tepat di garis gawang. Usai itu permainan terlihat berlangsung hati-hati. Inter masih terus berusaha membongkar pertahanan lawan.
Hingga laga memasuki menit ke-34, Inter akhirnya bisa membuka keunggulannya, usai Ivan Perisic berhasil membobol gawang lawan. Ever Banega memberikan operan lambung ke kotak yang disambut Perisic untuk membawa Inter unggul 1-0 atas tim tuan rumah.
Inter mendapatkan hadiah tendangan bebas usai hand ball yang dilakukan Fabio Pisacane di luar kotak penati. Banega yang ke depan menjadi eksekutor dan melepaskan tendangan melengkung yang tepat ke tiang jala tanpa dapat dihadang oleh Gabriel. Inter pun kini memimpin 2-0.
Menatap babak pertama selesai, Cagliari mencoba bermain terbuka untuk mengejar gol ketertinggalannya. Hasilnya, Marco Boriello bisa merobek gawang Inter untuk memperkecil ketertinggalan timnya jadi 1-2 dari tim tamu. Skor tersebut bertahan hingga turun minum.
Di awal paruh kedua, Inter langsung bermain menekan dan mendapatkan gol ketiganya pada menit ke-47. Bermain umpan satu dua dengan Icardi, Perisic melepaskan tendangan mendatar yang tepat ke arah jala Cagliari.
Berselang lima menit, Inter meminta penalti kepada wasit usai Bruno Alves melakukan pelanggaran terhadap Banega di kotak penalti. namun wasit menilai tidak ada pelanggaran dan laga dilanjutkan. Dengan unggul dua gol, Inter tetap tampil menyerang. Pada menit ke-66, Inter baru benar-benar mendapatkan hadiah penalti dari wasit usai Gabriel melakukan pelanggaran terhadap Icardi di kotak penalti. Icardi yang ke depan menjadi algojo dan menjalani tugasnya dengan baik. Skor berubah menjadi 4-1 untuk keunggulan Inter.
Geoffrey Kondogbia hampir mencetak gol kelima Inter. Pemain asal Prancis ini melewati tiga pemain lawan sebelum melepaskan tendangan keras yang mengarah ke gawang, namun masih dapat dihadang oleh Gabriel. Di menit-menit akhir babak kedua, Roberto Gagliardini memantapkan kemenangan Inter menjadi 5-1 atas Cagliari lewat golnya usai memanfaatkan operan dari Eder. Setelah itu tidak ada gol tercipta lagi hingga usai laga.
Di laga lainnya, Juventus gagal meraih kemenangan kala bertandang ke markas Udinese di pekan ke-27 Liga Italia, usai bermain imbang 1-1. Dalam laga yang digelar di Friuli, Minggu (5/3/2017) malam WIB kemarin, Juventus memainkan para pemain intinya. Tapi, Si Nyonya Tua menerima perlawanan yang sangat ketat dari Udinese.
Bahkan Bianconeri sempat kebobolan terlebih dulu di laga ini. Udinese bisa unggul 1-0 sampai babak pertama selesai melalui gol Duvan Zapata di menit ke-37. Juventus baru dapat mencetak gol balasan di babak kedua. Tepatnya di menit ke-60, Leonardo Bonucci membobol gawang Udinese. Setelah itu tidak ada gol tercipta lagi.
Ini merupakan perdana kali di musim ini Juventus meraih hasil seri di Liga Italia, usai sebelumya mereka mencatatkan 22 kali kemenangan dan kalah hanya empat kali. Kendati gagal mendapatkan tiga poin, Juventus tetap bisa memperlebar keunggulannya dari AS Roma di papan atas klasemen sementara Serie A. Mereka memuncaki klasemen dengan raihan 67 angka dan sekarang ini memimpin delapan angka dari Roma yang menduduki peringkat kedua klasemen. Sementara itu Udinese berada di posisi ke-14 klasemen dengan raihan 30 angka.
Dalam pertandingan berlangsung ini, Juventus memiliki kans untuk memimpin terlebih dulu kala laga baru berjalan tujuh menit melalui aksi Miralem Pjanic. Tapi tendangan keras yang dilepaskan Pjanic masih bisa dihadang oleh kiper Udinese Orestis Karnezis. Udinese lalu gantian menyerang lewat Zapata dan Seko Fofana. Tapi tendangan dari kedua pemain itu bisa dijinakkan oleh penjaga gawang Juventus Gianluigi Buffon.
Udinese akhirnya bisa unggul lebih dulu di menit ke-37. Zapata yang masuk melalui sisi kiri berhasil memenangi duel dari Bonucci dan upayanya tidak bisa diredam oleh Buffon. Keunggulan tim tuan rumah itu bertahan sampai babak pertama selesai. Di babak kedua, Juventus langsung bermain menyerang demi mencari gol balasan.
Juventus baru dapat mencetak gol penyama kedudukan kala laga menginjak menit ke-60. Sepakan bebas Paulo Dybala di sisi kiri pertahanan Udinese diterima Bonucci dengan tandukan dari dalam kotak. Kedudukan pun kini jadi imbang 1-1. Tidak lama kemudian usai gol Bonucci, tim tuan rumah hampir kembali unggul. Namun sayangnya, tandukan Danilo hanya membentur tiang gawang. Setelah itu kedua tim saling tekan menekan di sisa waktu babak kedua ini, tapi tidak ada gol tercipta lagi dari keduanya. Skor pun berakhir imbang 1-1.
Di partai lainnya lagi, Napoli meraih kemenangan tipis 2-1 atas AS Roma di Olimpico dalam lanjutan Serie A. Dari laga yang dilangsungkan di Stadion Olimpico, Sabtu (4/3/2017) malam WIB, Napoli yang bermain agresif memecah kebuntuannya pada menit ke-26 melalui gol Dries Mertens. Di awal paruh kedua, Mertens kembali mencetak gol keduanya dan sekaligus membawa Napoli unggul jadi 2-0. Roma baru bisa memperkecil ketertinggalannya jadi 1-2 pada menit ke-89 lewat aksi Kevin Strootman.
Dengan hasil akhir 2-0 di laga ini, maka Roma tetap di posisi kedua klasemen dengan raihan 59 angka. Sedangkan Napoli di posisi ketiga dengan 57 angka. (As)

