Inter Milan menelan kekalahan di depan publiknya sendiri. Menjamu Cagliari di pekan kedelapan Serie A, Nerazzurri kalah 1-2.
Dalam laga yang dihelat di Giuseppe Meazza, Minggu (16/10/2016) malam WIB, Inter Milan yang bertindak sebagai tuan rumah membidik kemenangan setelah gagal mendapatkan hasil positif di dua laga sebelumnya, usai ditahan imbang melawan Bologna, kemudian ditaklukkan AS Roma.
Di paruh perdana, Nerazzurri memperoleh kans bagus untuk memimpin usai memperoleh hadiah penalti setelah pelanggaran yang dilakukan pemain Cagliari terhadap Mauro Icardi di kotak penalti. Icardi yang sendiri maju sebagai algojo tapi dia gagal menjalani tugasnya dengan baik usai tembakannya melenceng dari gawang.
Inter baru bisa memecah kebuntuannya pada menit ke-55 melalui tendangan Joao Mario. Namun Cagliari bisa menciptakan gol penyama kedudukan pada menit ke-71 lewat Federico Melchiorri. Cagliari bahkan bisa berbalik unggul pada menit ke-85 berkat gol bunuh diri Samir Handanovic. Setelah itu tak ada gol tercipta lagi hingga usai laga.
Dengan hasil akhir 1-2 ini, maka Inter harus turun ke peringkat ke-11 klasemen sementara Serie A dengan mengoleksi 11 angka dalam delapan laga yang sudah dilewatinya pada musim ini. Sedangkan Cagliari naik ke posisi ketujuh klasemen dengan raihan 13 angka dari delapan laganya.
Kronologi Laga
Inter telah nyaris kemasukan kala laga baru berjalan empat menit. Diawali dari tendangan sudut yang dieksekutor oleh Davide Di Gennaro, Luca Ceppitelli menanduk bola. Namun bola sempat mengenai Ivan Perisic dan melenceng tipis dari sasaran Inter Milan yang dikawal oleh Samir Handanovic.
Antonio Candreva gagal memanfaatkan kans emas pada menit ke-17. Lewat counter attack, Candreva yang menerima umpan dari Ever Banega lalu melepaskan tendangan voli, tapi masih melayang dari sasaran.
Inter lalu memperoleh hadiah penalti pada menit ke-24 usai Bruno Alves melakukan pelanggaran terhadap Mauro Icardi di kotak terlarang. Tapi Icardi yang ke depan menjadi agojo malah gagal menjalaninya usai sepakannya melenceng dari sasaran.
Kans diperoleh Joao Mario usai memaksimalkan bola yang dihadang tak bagus oleh pemain Cagliari dari kotak terlarang. Joao Mario menyepak bola dengan tembakan voli, namun masih belum mengarah kek gawang. Hingga babak pertama selesai, skor masih 0-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki paruh kedua, Cagliari lantas tampil menekan. Lewat counter attack, mereka menekan jala Inter. Panagiotis Tachtsidis memberikan umpan ke Di Gennaro. Namun Di Gennaro tidak bisa mengalahkan Handanovic usai tembakannya melenceng dari sasaran.
Cagliari kembali melancarkan serangan dan nyaris memecah kebuntuannya, andaikan tendangan Federico Melchiorri tidak bisa dihadang oleh Handanovic. Tidak lama kemudian, kiper Inter Milan itu kembali menyelamatkan gawang timnya usai menepis sepakan Marco Sau.
Inter unggul lebih dulu pada menit ke-55 lewat aksi Joao Mario. Gol berawal dari Perisic yang membawa bola lalu memberikan operan ke dalam kotak terlarang. Joao Mario berhasil menyambut bola itu dengan tendangan yang sempat dihadang oleh Marco Storari, bola rebound lantas disambar lagi oleh Joao Mario.
Dua menit berselang, Di Gennaro nyaris menyamakan kedudukan andaikan tembakan volinya tidak bisa dihalau oleh Handanovic.
Cagliari akhirnya bisa menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-71. Bola operan Di Gennaro ke dalam kotak terlarang sempat mengenai Jeison Murillo dan bola mengarah ke Melchiorri. Tanpa lama, dia lantas mengirim bola ke dalam jala Handanovic.
Cagliari justru bisa berbalik unggul menjadi 2-1 atas Inter di menit ke-85. Handanovic yang kembali ke garis jala untuk mengantisipasi bola operan Melchiorri di sisi kanan malah mendorong si kulit bundar ke dalam gawang dan menjadi gol bunuh diri.
Inter yang terus menekan untuk mencari gol balasan malah hampir kemasukan gol ketiga pada menit-menit akhir pertandingan. Memanfaatkan counter attack, Cagliari menyerang melalui Mauricio Isla. Dalam posisi satu lawan satu dengan Handanovic di kotak terlarang, namun sepakannya bisa diamankan oleh penjaga gawang internasional Slovenia tersebut.
Hingga peluit panjang ditiupkan wasit tanda berakhirnya laga, tidak ada gol tercipta lagi dari kedua tim. Skor pun berakhir 1-2 untuk kemenangan Cagliari atas Inter. (As)

